TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus? Bunda Perlu Tahu Penyebabnya!

Bacaan 7 menit
Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus? Bunda Perlu Tahu Penyebabnya!

Bayi baru lahir masih belum mengenal ritme tidur yang benar dan tampak tidur terus sepanjang hari.

Banyak orang yang mengasosiasikan memiliki bayi baru lahir artinya harus siap diajak begadang dan kelelahan. Namun, bagaimana jika bayi baru lahir malah tidur terus sepanjang hari? Apakah Parents perlu khawatir dengan keadaan ini?

Setiap bayi memang berbeda-beda. Ada orang tua yang kewalahan karena mengurusi bayi baru lahir dan mungkin ada pula yang heran karena bayi mereka tampak tidur terus.

Sebenarnya apakah normal bagi bayi baru lahir untuk terus-menerus tertidur sepanjang hari? Apa saja tanda-tanda yang perlu diwaspadai? Berikut adalah ulasannya.

Artikel Terkait: Kebutuhan Jam Tidur Bayi Sesuai Usia, Sudah Cukupkah Waktu Tidur Si Kecil?

Daftar isi

  • Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus?
  • Penyebab Bayi Baru Lahir Tidur Terus
  • Cara Memperbaiki Pola Tidur pada Bayi
  • Kapan Bunda Harus Khawatir dan Membawanya Ke Dokter?

Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus?

bayi baru lahir tidur terus

Sumber: Freepik

Saat masih berada di dalam rahim, bayi menghabiskan banyak waktu untuk tidur. Mereka sangat nyaman dikelilingi dengan kehangatan rahim dan merasa tenang dan aman mendengarkan suara ibunya. Maka dari itu, setelah lahir, kebiasaan ini bisa terbawa. Bayi mungkin saja terus-menerus tertidur.

Memang sebagian besar bayi yang baru lahir lebih banyak tidur daripada terbangun. Namun, jadwal tidur mereka mungkin hanya sebentar-sebentar dan tidak teratur.

Menurut National Sleep Foundation, dalam periode 24 jam seorang bayi baru lahir dapat tidur antara 14 hingga 17 jam. Beberapa bayi bahkan tidur hingga 18 jam sehari. Percaya atau tidak, 75% dari hari bayi dihabiskan untuk tidur.

Mengutip dari Healthline, Karen Gill, MD, FAAP menjelaskan bahwa selama dua atau tiga minggu pertama bayi lebih banyak tidur dan jarang menyusu.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa bayi harus bangun setidaknya 8 hingga 12 kali untuk menyusui dalam waktu 14 jam. Setelah ia melewati usia tiga minggu, pola tidurnya menjadi lebih bervariasi dan berkurang, meski ada juga bayi yang tidur lebih lama daripada yang lain.

Penyebab Bayi Baru Lahir Tidur Terus

Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus? Bunda Perlu Tahu Penyebabnya!

Sumber: Freepik

1. Perut Bayi Kecil

Bayi yang baru lahir memiliki perut yang kecil, sehingga mereka cepat kenyang.

Jen Trachtenberg, M.D., dokter anak, juru bicara American Academy of Pediatrics (AAP), dan asisten klinis profesor pediatri di The Icahn School of Medicine di Mount Sinai menjelaskan bahwa bayi membutuhkan energi untuk makan dan perut mereka sangat kecil.

“Jadi jika mereka tidak makan atau rewel, bayi pada dasarnya tidur,” ungkapnya.

Seberapa sering bayi terbangun untuk menyusu akan tergantung pada apa yang mereka minum dan seberapa banyak mereka minum. Beberapa jenis susu formula lebih berat dari ASI sehingga menyebabkan bayi kenyang lebih lama. Sedangkan ASI cenderung lebih mudah dicerna dan bayi ASI mungkin akan terbangun lebih sering untuk menyusu.

2. Mudah Merasa Nyaman Bikin Bayi Baru Lahir Tidur Terus

Baik disusui ASI langsung atau diberikan susu formula melalui botol, dipeluk dengan erat dan nyaman akan cenderung meningkatkan rasa kantuk mereka.

Ini juga dapat menyebabkan mereka tertidur sebelum kenyang. Jika Parents khawatir bayi tidak cukup makan atau kekurangan susu, amati popok bayi.

Urine tidak boleh berwarna terlalu kuning. Warna urine yang kuning gelap adalah tanda bahwa bayi tidak cukup minum. Pastikan harus ada jumlah feses yang cukup dengan warna yang tepat. Warna mustard atau kekuningan dan tekstur berbiji adalah feses bayi yang normal.

Artikel Terkait: 6 Langkah Memperkenalkan Rutinitas Tidur pada Bayi

3. Bayi Baru Lahir Tidur Terus karena Belum Terbiasa dengan Jadwal Tidurnya

Bayi yang baru lahir masih belum terbiasa dengan jadwal atau ritme siang dan malam. Oleh karena itu, tidak jarang orang tua menganggap anak terlalu banyak tidur karena waktu tidurnya tidak dianggap sebagai waktu yang tepat untuk orang dewasa.

Saat lahir, ritme sirkadian bayi masih belum teratur karena mereka belum terpapar banyak sinar matahari, sehingga tubuh mereka belum bisa membedakan antara siang dan malam secara alami.

Parents akan mulai melihat perubahan pola tidur yang lebih teratur sekitar empat hingga enam minggu setelah bayi lahir.

4. Membantu Mereka Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari

Tidur sangat diperlukan untuk tubuh bayi yang masih kecil dan berkembang. Jika bayi mendapatkan tidur yang mereka butuhkan di siang hari, itu akan membantu mereka untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.

“Bayi yang terlalu lelah akan rewel, rewel, lebih sulit untuk ditenangkan, dan lebih sulit untuk tidur,” kata Dr. Trachtenberg.

Cara Memperbaiki Pola Tidur pada Bayi

Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus? Bunda Perlu Tahu Penyebabnya!

Sumber: Freepik

Menerapkan jadwal tidur yang baik sejak dini dapat menjadi kunci untuk tidur yang sehat sekarang dan tahun-tahun yang akan datang. Parents bisa memulai menerapkan pola tidur pada bayi sejak ia berusia 2 bulan. Pada usia ini, jam internal tubuh bayi akan sedikit lebih mudah untuk diprediksi sehingga Parents bisa menerapkan jadwal tidur untuknya.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Pada dasarnya tidak ada jadwal tidur bayi yang tepat dan sempurna untuk semua bayi, karena semua bayi berbeda-beda. Anak-anak memiliki variasi tersendiri mengenai kapan dan berapa banyak mereka tidur siang maupun malam.

Ada anak yang memiliki kebiasaan bangun tidur pagi, atau ada pula yang tidur lebih lambat. Temukanlah jadwal tidur yang cocok untuk Parents dan si kecil.

Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa dicoba untuk membangun rutinitas tidur yang sehat untuk bayi.

1. Pelajari Aktivitas Bayi

Catatlah pola tidur bayi beserta aktivitasnya untuk menemukan kapan biasanya waktu bayi mengantuk, bayi lapar, dan lain sebagainya. Berdasarkan catatan pribadi tersebut, terapkanlah jadwal makan dan tidur yang cocok.

2. Tidak Perlu Terlalu Saklek

Parents tidak perlu menerapkan waktu tidur yang terlalu saklek untuk si kecil, karena mungkin saja ia memiliki preferensi yang berbeda. Sesuaikan jadwal tidur bayi dengan ritme alaminya.

Perhatikan pula isyarat bayi yang menandakan ia lelah atau mengantuk, seperti menggosok mata, menguap, atau rewel. Jika sudah seperti itu, Parents bisa segera menidurkan bayi.

Dari hari ke hari, jam berapa bayi ingin tidur bisa berbeda-beda. Oleh karena itu, Parents perlu menerapkan jadwal tidur yang fleksibel alih-alih saklek.

3. Buat Rutinitas

Bayi menyukai rutinitas dan hal-hal yang berulang setiap harinya karena itu membantu ia mempelajari bagaimana kehidupan di luar rahim. Sebisa mungkin atur waktu bangun, tidur siang, makan, dan waktu bermain yang sama setiap harinya. Rutinitas juga memberikan rasa aman bagi bayi sekaligus memperkuat ritme sirkadian alaminya.

Lakukanlah rutinitas tertentu yang menandakan sudah waktunya untuk tidur. Misalnya memberi susu, mandi, membaca buku, pijat, dan memutar lagu pengantar tidur dapat memudahkan bayi untuk mengenali kapan ia harus tidur.

4. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Agar bisa tidur dengan nyaman, Parents perlu menyiapkan lingkungan tidur yang nyaman pula. Ini bisa dilakukan dengan memakaikan bayi piyama yang hangat di malam hari, memastikan kasurnya bersih dan rapi, serta meminimalisasi segala macam gangguan seperti cahaya dan suara di kamar tidur bayi.

5. Sesuaikan dengan Kebutuhan Bayi

Anak-anak khususnya bayi tidak mudah untuk diprediksi, sehingga jadwal tidurnya mungkin akan berubah-ubah seiring dengan waktu. Oleh karena itu, Parents perlu menyesuaikan pola tidur dengan kebutuhan bayi.

Artikel Terkait: Bayi Tidur dengan Mata Terbuka, Bahayakah?

Kapan Bunda Harus Khawatir dan Membawanya Ke Dokter?

bayi baru lahir tidur terus

Sumber: Freepik

Bayi tidur lebih lama dari biasanya bisa terjadi karena mereka mengalami lonjakan pertumbuhan (growth spurt), tetapi bisa juga karena memiliki penyakit ringan seperti pilek atau infeksi tertentu.

Beri tahu dokter jika Parents melihat bayi tidur terlalu lama atau terlalu sedikit berdasarkan:

  • Jika bayi baru lahir atau berusia di bawah 3 bulan, mereka tidur kurang dari 11 jam atau lebih dari 19 jam dalam periode 24 jam.
  • Bayi berusia 4-11 bulan tidur kurang dari 10 jam dan lebih dari 18 jam dalam 24 jam.

Kelebihan tidur pada bayi baru lahir biasanya bukan keadaan darurat kecuali mereka menunjukkan tanda-tanda adanya masalah pernapasan. Hubungi dokter segera jika Parents melihat tanda-tanda berikut ini:

  • Napas bayi terengah-engah
  • Mengi
  • Lubang hidung bayi mengembang saat bernapas
  • Kulit di sekitar tulang rusuk bayi tenggelam saat bernapas
  • Bayi demam

Bayi baru lahir memang tampak tidur terus dan itu normal jika tidur mereka tidak lebih dari 18 jam sehari. Pada dasarnya, tidur diperlukan bayi untuk tumbuh dan berkembang. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Parents semua.

Is my newborn sleeping too much?
www.medicalnewstoday.com/articles/322565

Can Babies Sleep Too Much?
www.whattoexpect.com/first-year/sleep/can-a-baby-sleep-too-much/

How Can I Tell if My Newborn Is Sleeping Too Much?
www.healthline.com/health/parenting/newborn-sleeping-too-much

How Long Do Newborns Sleep?
www.healthline.com/health/baby/how-long-do-newborns-sleep

Getting Baby on a Sleep Schedule
www.whattoexpect.com/first-year/baby-sleep-schedule.aspx

Baca Juga:

Ini dia 12 kriteria baju tidur yang nyaman buat bayi

12 Hal yang Dapat Membuat Bayi Tidur Nyenyak

Benarkah Bayi Perempuan Tidur Lebih Nyenyak Daripada Bayi Laki-laki?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Normalkah Bayi Baru Lahir Tidur Terus? Bunda Perlu Tahu Penyebabnya!
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti