Mengajak balita shalat Tarawih di Masjid, ini tipsnya agar anak tak rewel

Mengajak balita shalat Tarawih di Masjid, ini tipsnya agar anak tak rewel

Tips mengajak balita shalat tarawih di masjid agar mereka tidak rewel dan mengganggu kekhusyu'an ibadah jamaah lain, sekaligus mengajar balita shalat

Shalat Tarawih yang hanya dilaksanakan setahun sekali selama sebulan penuh di dalam bulan Ramadhan memang bukan shalat wajib. Namun sudah menjadi budaya masyarakat muslim untuk berbondong-bondong meramaikan masjid di setiap malam Ramadhandengan melakukan shalat Tarawih berjamaah di mushola dan masjid. Selain untuk menjaga kekerabatan antar umat muslim, juga bisa sebagai ajang silaturahmi antar sesama muslim.

Shalat tarawih bisa juga dilaksanakan di rumah secara berjamaah bersama keluarga. Namun karena pahala di bulan Ramadhan yang berlipat, banyak yang lebih memilih untuk melaksanakannya di masjid bersama dengan umat muslim lainnya. Naa, bagi para Ibu yang masih memiliki balita, mereka tentunya terkendala dengan adanya para balita tersebut. Karena umumnya balita akan rewel di tempat asing dan keramaian.

masjid ramah anak

masjid ramah anak

Di sini kami bagikan tips bagaimana mengajak balita shalat tarawih di masjid, hal ini bisa juga diterapkan saat mengajak balita shalat Ied di masjid.

Mangajak Balita shalat tarawih di masjid untuk usia dibawah 1 tahun

Ibu dengan balita yang berusia masih di bawah 1 tahun sebaiknya melaksanakan shalat tarawih di rumah saja, karena pada usia tersebut bayi masih belum bisa di ajak kompromi, sewaktu-waktu masih harus menyusu. Meskipun masalah kencing dan BAB sekarang sudah bisa diatasi dengan pemakaian diapers, namun bayi juga masih gampang menangis dan akan mengganggu jamaah lain.

Mengajak Balita shalat tarawih di masjid untuk usia dibawah 3 tahun

Sebagai orangtua Anda lebih tahu tipikal balita Anda. Jika balita Anda termasuk yang tidak rewel, Anda bisa saja mengajak balita shalat tarawih di masjid. Namun jika mereka tipikal yang mudah rewel dan susah beradaptasi dengan lingkungan, bersabarlah untuk tidak ikut tarawih di masjid dulu.

Jika Anda mengajak balita sholat tarawih ke masjid, persiapkan dan pastikan hal berikut ini:

  • Balita Anda sudah cukup tidur sehingga dia tidak akan mengantuk dan rewel
  • Balita Anda sudah cukup kenyang sehingga dia tidak akan lapar dan rewel
  • Bawakan susu karena sewaktu-waktu mereka akan minta susu
  • Jangan lupa pakaikan diapers. Balita usia di bawah 3 tahun masih sering ngompol dan Anda tidak ingin mengotori masjid yang suci khan?
  • Bawakan mainan kesayangan dia (yang tidak mengeluarkan bunyi, misal: boneka, mobil-mobilan, dan semacamnya).
  • Jangan lupa juga biasakan mereka juga ikut mengenakan mukena buat perempuan atau sarung dan peci buat yang laki-laki.

Mengajak balita shalat Tarawih di Masjid, ini tipsnya agar anak tak rewel

Mengajak balita shalat tarawih di masjid untuk usia diatas 3 tahun

Balita di atas 3 tahun sudah cenderung lebih mudah diarahkan. Namun dua point di atas masih harus diperhatikan untuk menghindari mereka rewel.

  • Balita Anda sudah cukup tidur sehingga dia tidak akan mengantuk dan rewel
  • Balita Anda sudah cukup kenyang sehingga dia tidak akan lapar dan rewel

Bagi sebagian balita usia ini mungkin sudah tidak tergantung dengan botol susu-nya sehingga Anda tidak perlu membawa bekal susu buat mereka. Bahkan pada usia ini mereka akan cenderung meniru untuk ikut-ikutan shalat.

Demi kesehatan ibu dan bayi, ikuti tips menjalankan ibadah puasa bagi ibu menyusui

Cara Mengajarkan Salat pada Anak

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Parents untuk mengajarkan salat pada anak, seperti dikutip dari Jeddah Mom. Dengan beberapa tips ini, semoga anak Anda bisa mencontoh dan ia tumbuh sebagai anak yang suka berdoa, ya Parents.

  • Mengajar dengan memberi contoh. Anak-anak akan lebih memperhatikan kita daripada mendengarkan kita. Jika Anda pergi ke masjid atau musala segera setelah Adzan berkumandang, begitu juga anak Anda. Mereka akan mengawasi Anda dan pada dasarnya ingin menjadi seperti Anda.
  • Beri mereka musala mereka sendiri. Tumbuhkan keinginan untuk salat dan berdoa dengan memberi mereka alat untuk berdoa, yang menjadi milik mereka. Biarkan mereka senang dengan semua barang mereka sendiri, seperti mukena, sarung, Alquran, dan lain-lain.
  • Tunjukkan pada mereka cara yang tepat untuk wudhu. Semakin sempurna seorang anak dalam wadhu-nya, semakin baik konsentrasinya saat berdoa.
  • Panggilan Iqamah. Tumbuhkan kebiasaan panggilan Iqamah jika salat di rumah. Anak-anak akan berlari mendatangi ketika mereka mendengarnya.
  • Bawa mereka ke masjid. Biarkan mereka melihat bahwa itu adalah cara hidup.

Mudah-mudahan tips ini bermanfaat ya Parents

 

Baca juga:

Pentingnya melatih anak berpuasa sejak dini, ini cara yang bisa Parents lakukan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Tyas

app info
get app banner