Apakah Yang Harus Dipelajari Oleh Anak Usia Dini Di Sekolah Dan Di Rumah?

Apakah Yang Harus Dipelajari Oleh Anak Usia Dini Di Sekolah Dan Di Rumah?

Simak ulasan berikut tentang apa yang harus dipelajari anak usia dini dan beberapa tips bagi orang tua dalam mendidik anak di rumah.

Apa yang seharusnya dipelajari oleh anak usia dini?

Apa yang seharusnya dipelajari oleh anak usia dini?

Pendidikan bagi anak usia dini amatlah penting sebagai dasar perkembangannya. Sebelum anak memasuki jenjang Taman Kanak-kanak (TK), pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah (preschool atau kelompok bermain), namun terlebih orang tua yang berperan sangat penting bagi perkembangan anak.

Walaupun anak usia dini, sekitar usia 2 hingga 4 tahun belajar melalui bermain, ada beberapa konsep utama yang perlu diajarkan bagi anak sesuai dengan usia perkembangannya.

1. Huruf dan bunyi

Di sekolah: Anak usia dini belajar mengenal 26 huruf dimulai dari huruf besar (kapital) lalu huruf kecil. Ia juga belajar mengenali tulisan namanya sendiri dan nama sederhana lain, contohnya ‘mama, papa’. Di samping itu, ia akan belajar untuk menghubungkan antara huruf dan bunyi.

Di rumah: Orang tua dapat bermain bersama anak berusia dini menggunakan huruf dari magnet kulkas dengan cara menebak huruf apakah itu dan menyusunnya menjadi suatu kata sederhana.

Atau dengan menunjukkan huruf pertama di kotak susu atau biskuit dan bertanya huruf depan apa yang tertulis di situ. Orang tua juga dapat menstimulasi anak usia dini dengan mengajak berbicara, membacakan dongeng serta bernyanyi lagu anak-anak.

2. Warna, bentuk, objek

Di sekolah: Anak usia dini akan diperkenalkan dengan nama warna (merah, biru, kuning, dll), bentuk (bulat, segi tiga, persegi, dll) serta objek (seperti bagian tubuh: tangan, kaki, mata, dll).

Di rumah: Orang tua dapat mengajukan pertanyaan seputar benda yang ada di sekitar anak, seperti “Apa ini? Apa warnanya? Apa bentuknya?” Selain itu orang tua dapat bermain “Di manakah aku?” bersama anak dengan menanyakan dan tunjuk “Di mana hidungmu? Di mana tanganmu?”

3. Angka dan berhitung

Di sekolah: Anak usia dini akan belajar untuk mengenal angka dari 1 hingga 10 dan menghitung objek.

Di rumah: Orang tua dapat bertanya pada anak angka yang tertulis di kalender, buku dan sebagainya. Mengajak anak untuk menghitung benda-benda yang ada di sekitarnya juga bisa menjadi pilihan, seperti menghitung mainan mobil-mobilan atau boneka kesayangan anak.

4. Menggunting dan menggambar

Di sekolah: Anak akan belajar mengembangkan kemampuan untuk mengkoordinasi tangan dan mata, termasuk kemampuan motorik halus seperti menggunting, mengelem, menggambar, mewarnai dan menggunakan kuas cat.

Di rumah: Orang tua dapat menyediakan crayon dengan ukuran besar dan spidol untuk anak usia dini mewarnai atau menggambar. Play-doh juga sangat baik untuk anak melatih otot tangan ketika meremas dan membuat bentuk sederhana seperti bola.

5. Bersosialisasi

Di sekolah: Anak di usia dini akan belajar untuk berbagi, bekerja sama, mengantri atau menunggu giliran bersama teman-temannya. Anak juga belajar bagaimana berkomunikasi dan mengikuti perintah sederhana.

Di rumah: Orang tua dapat mengajak anak untuk bermain bersama teman atau saudara sebaya yang tinggal di dekat rumah, juga dalam kelompok bermain. Orang tua dapat menerapkan peraturan sederhana di rumah dan harus konsisten menjalankannya, seperti “rapikan mainan setelah bermain, bersikap sopan, dll”

Semoga informasi ini bisa berguna bagi orang tua dalam memberikan stimulasi yang terbaik demi perkembangan kognitif, emosi dan sosial anak sesuai dengan usia perkembangannya.

Ref: www.parents.com

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner