TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mitos Bayi Lahir Tidak Menangis Ini Jangan Lagi Dipercaya, Cek Faktanya

Bacaan 3 menit
Mitos Bayi Lahir Tidak Menangis Ini Jangan Lagi Dipercaya, Cek Faktanya

Berikut penjelasan mitos dan fakta ilmiahnya spesial untuk calon orangtua baru!

Ada banyak peristiwa dalam perjalanan kelahiran yang kerap disangkut-pautkan dengan kepercayaan tertentu. Misalnya saja mitos bayi lahir tidak menangis.

Sebagian masyarakat Indonesia ada yang memercayai bahwa bayi yang lahir ke dunia dalam keadaan menangis artinya diganggu oleh setan. Sebaliknya, bayi yang tidak menangis saat lahir tidak mengalami gangguan dari makhluk halus.

Anggapan ini sebetulnya tak bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun, kepercayaan tersebut dikhawatirkan bisa menimbulkan kesalahpahaman pada orangtua.

Nah Parents, dalam artikel ini akan dibahas mengenai mitos tersebut. TheAsianparent akan mengulas mengenai betapa pentingnya tangisan bayi di detik-detik pertama kelahiran berikut penyebabnya.

Artikel Terkait: Lewat Tangisan, Cara Bayi Baru Lahir Sampaikan Pesan untuk Orangtuanya

Mengenai Mitos Bayi Lahir Tidak Menangis Artinya Tidak Diganggu Makhluk Halus

Terkait dengan kepercayaan, memang sebaiknya kita menghormatinya. Namun, sebaiknya Parents tetap memilah informasi mengenai fakta, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan kelangsungan hidup si kecil.

Bila masih dipercaya, dikhawatirkan justru bisa menimbulkan bahaya. Ketika bayi tidak menangis saat lahir, orang yang memercayai mitos tersebut akan bersikap santai karena merasa menjadi pertanda postif.

Padahal, kehidupan detik-detik awal ketika bayi lahir menjadi momen yang sangat krusial. Bila tak ditangani dengan baik, bukan tak mungkin nyawa si kecil bisa terancam.

Dampak dan Penyebab Bayi Tidak Menangis saat Lahir

Tangisan pertama saat lahir sering dianggap sebagai tonggak sejarah dan penyebab perayaan. Parents, sebenarnya suara ini merupakan tanda bahwa si kecil sudah bisa bernapas sendiri.

Meskipun biasanya demikian, ada keadaan tertentu yang dapat menyebabkan bayi tidak menangis dalam 30 detik hingga satu menit pertama kehidupannya. Fenomena ini bisa disebabkan oleh kekurangan oksigen, saluran udara tersumbat oleh lendir, cairan ketuban, atau mekonium.

Bila tak ditangani dengan baik, keselamatan si kecil bisa terancam. Oleh karena itu, penting bagi Parents untuk menyadari hal ini dan implikasinya terhadap kesehatan dan keselamatan bayi yang baru lahir.

Artikel Terkait: Normalkah Bayi Baru Lahir Menangis Tanpa Air Mata? Apa Alasannya?

Tangisan Pertama Bayi Tanda Pernapasannya Berfungsi dengan Baik

Umumnya bayi lahir dengan kemampuan menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Saat bayi lahir dan paru-parunya terisi udara, hal ini memicu refleks menangis.

Penting untuk dicatat bahwa jika bayi tidak menangis dalam 30 detik hingga satu menit pertama setelah lahir, itu bisa menjadi indikasi kekurangan oksigen atau saluran udara tersumbat. Dalam kasus seperti itu, bayi harus dipantau secara ketat dan perawatan yang tepat harus diberikan.

Mekonium, Cairan Ketuban, atau Lendir Dapat Menyumbat Jalan Napas Bayi

Meconium, cairan ketuban, atau lendir dapat membuat penyumbatan di jalan napas bayi dan mencegahnya bernapas. Dalam hal ini, bayi perlu dipantau dan dirawat dengan hati-hati untuk memastikan ia mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya.

Parents, kekurangan oksigen harus segera ditangani untuk menghindari potensi efek jangka panjang. Diagnosis dan pengobatan yang cepat dan tepat dapat membantu mencegah kerusakan permanen akibat kekurangan oksigen.

Artikel Terkait: 12 Cara untuk Menenangkan Bayi Baru Lahir yang Menangis

Bayi yang Menangis Setelah Lahir Biasanya dalam Keadaan Sehat

Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang menangis sesaat setelah lahir biasanya dalam keadaan sehat. Seperti yang sudah dijelaskan, ia pun telah mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk bernapas sendiri.

Jadi, mitos bayi lahir tidak menangis sebaiknya jangan lagi dipercaya, ya. Terutama bila membuat orangtua lengah akan kesehatan dan keselamatan bayinya.

Bila kondisi ini terjadi, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan darurat. Sebab, perawatan yang tepat dan cepat bisa membantu mencegah berbagai dampak negatif dari masalah pernapasan bayi yang belum maksimal.

****

Baca Juga:

Mengapa bayi baru lahir selalu menangis kencang? Ini alasannya

Bayi tidak menangis saat lahir, perlukah merasa khawatir? Ini jawaban pakar

6 Jenis Tangisan Bayi Yang Sebaiknya Anda Tahu

 

Cerita mitra kami
Ngurus Anak Bukan Cuma Tugas Istri, Denny Sumargo: “Gue Baru Ngeh Ternyata Capek"
Ngurus Anak Bukan Cuma Tugas Istri, Denny Sumargo: “Gue Baru Ngeh Ternyata Capek"
Mayapada Healthcare Perkenalkan Mayapada Dental Care di Jakarta Timur
Mayapada Healthcare Perkenalkan Mayapada Dental Care di Jakarta Timur
LACTOGROW Hadirkan Digestion Expert Lab, Ajak Orang Tua Pahami Pentingnya Pencernaan Sehat Anak
LACTOGROW Hadirkan Digestion Expert Lab, Ajak Orang Tua Pahami Pentingnya Pencernaan Sehat Anak
Bonteh Community Ambassador Jadi Ruang Mahasiswa Kembangkan Potensi di Dunia Content Creation
Bonteh Community Ambassador Jadi Ruang Mahasiswa Kembangkan Potensi di Dunia Content Creation

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Mitos Bayi Lahir Tidak Menangis Ini Jangan Lagi Dipercaya, Cek Faktanya
Bagikan:
  • 8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

    8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

  • 60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

    60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

  • 45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

    45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

  • 8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

    8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

  • 60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

    60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

  • 45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

    45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti