Inilah 5 Tips Paling Penting Agar Anak Bermain Sendiri, dan Anda Dapat Mengerjakan Hal Lain

Inilah 5 tips agar anak bermain sendiri, selamat mencoba ya.

Melatih anak bermain sendiri? Ayo dicoba.

Melatih anak bermain sendiri? Ayo dicoba.

Menemani anak bermain adalah momen yang membahagiakan, walaupun kadang melelahkan karena kita harus mengikuti irama kelincahan mereka.

Pada saat bermain itulah terbentuk ikatan emosi yang kuat antara kita dan anak, sehingga jangan pernah lupa menyisihkan waktu untuk mengajaknya bermain.

Namun, kesibukan kita sehari-hari tidak memungkinkan kita terus  menerus menemani anak bermain. Berbeda dengan orang dewasa yang “bermain” hanya pada waktu luang, anak-anak bermain hampir setiap saat. Jadi mengapa tidak kita latih agar anak dapat bermain sendiri?

Bermain sendiri juga ada baiknya loh. Bermain sendiri dapat merangsang daya imajinasi anak-anak. Selain itu, ketika anak bermain sendiri, ia dilatih untuk lebih mandiri dan percaya diri. Jadi bagaimana agar anak dapat bermain sendiri?

Latih anak bermain sendiri pada usia yang tepat

Kita harus memilih waktu yang tepat untuk melatihnya. Pada saat anak berusia 1-3 tahun, adalah saat yang tepat untuk mengajarkan anak bermain sendiri. Ada beberapa ide yang dapat Anda lakukan, antara lain :

1. Berikan pengarahan

Mungkin anak tidak mau bermain sendiri karena tidak tahu cara memainkan mainannya. Berikan pengarahan dan bimbing ia bermain, sampai akhirnya ia dapat melakukannya sendiri. Secara bertahap, tariklah diri Anda dari arena permainan agar ia bermain sendiri. Tetapi jangan lupa, anak tetap harus diawasi selama bermain.

2. Jangan sendirikan dia

Walaupun kita mengusahakan anak bermain sendiri, jangan biarkan ia merasa sendirian. Lakukanlah pekerjaan Anda di dekatnya. Misalnya, saat ia bermain, Anda minum teh di dekatnya. Atau, saat Anda membaca buku, ia juga bermain dengan bukunya di dekat Anda.

3. Bermain dengan sedikit mainan saja

Sudah wajar bila si kecil memiliki setumpuk mainan. Semakin bertambah usianya, semakin banyak mainan yang ia miliki. Anak cepat bosan dengan mainan yang terlalu banyak. Keluarkan mainannya satu per satu, dan sembunyikan mainan yang ia sudah bosan. Biarkan ia mengeksplorasi mainan hingga bosan, baru beralih ke mainan lainnya.

4. Tirulah Anda

Kadang kala anak ingin memainkan benda-benda yang bukan mainan. Coba berikan alat-alat yang aman untuknya. Bila sapu termasuk benda yang aman untuk anak seusianya, mintalah ia bermain bersih-bersih ruangan.

5. Buatlah sesuatu yang seru

Buatlah tenda kecil dari kain sprei, dan letakkan beberapa mainan di dalamnya. Ia pasti seru bermain tenda-tendaan.

Parents, perlu diingat bahwa kemampuan anak bermain sendiri sangat tergantung pada kondisinya. Bila ia lapar, sakit, atau lelah, ia tidak akan mau bermain sendiri. Mulailah menyelipkan waktu untuk bermain sendiri dalam rutinitas sehari-harinya, agar ia terlatih sejak dini. Bersabar ya parents, kebiasaan ini tidak dapat langsung diterapkan. Bila Anda memiliki tips lainnya, ayo berbagi dengan pembaca lainnya di kolom komentar di bawah ini.

Ref : How to Get Your Kid to Play Alone