TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Punya banyak mainan berdampak buruk bagi anak

Bacaan 3 menit
Penelitian: Punya banyak mainan berdampak buruk bagi anak

Bila anak sudah memiliki banyak mainan, Anda mungkin perlu memberinya sesuatu yang berbeda sebagai hadiah. Menurut penelitian, anak punya banyak mainan berdampak buruk bagi perkembangannya.

Bukan rahasia lagi jika anak-anak menyukai mainan, Bunda dan Ayah juga pasti senang melihat anak memainkan mainan yang Anda belikan. Namun, tahukah Parents dampak buruk anak punya banyak mainan?

Ya, Anda tidak salah baca. Memang mengejutkan bahwa ternyata anak punya banyak mainan kemungkinan mengurangi waktu bermain yang berkualitas

Mengapa anak punya banyak mainan memiliki dampak buruk?

Menurut Shelley Lindauer, PhD., anak punya banyak mainan dapat menyebabkan anak kewalahan dan merasa terganggu akibat ‘kelebihan mainan’. Ia menambahkan bahwa anak-anak tidak belajar menghargai benda kepunyaan mereka atau tidak merasa bertanggung jawab merawat mainan-mainan mereka.

Selain itu, menurut para peneliti di University of Toledo, Amerika Serikat, anak-anak akan jauh lebih kreatif jika mereka memiliki lebih sedikit mainan untuk dimainkan.

Para peneliti merekrut 36 balita dan mendorong mereka bermain selama satu jam. Mereka menemukan bahwa anak-anak yang bermain dengan mainan lebih sedikit ternyata jauh lebih terlibat dan lebih imajinatif saat bermain.

Kenyataannya, karena diberi mainan lebih sedikit, anak-anak jadi termotivasi untuk memikirkan apa lagi yang bisa dilakukan dengan mainannya. Hasilnya, mereka bermain lebih lama dengan setiap mainan yang ada.

Memiliki sedikit mainan juga membuat anak memiliki waktu bermain yang lebih berkualitas dan menjadi lebih fokus pada setiap mainan saat mereka bermain. Sikap positif ini amat penting bagi anak karena membantu meningkatkan perkembangan otak sekaligus melatih otaknya.

Selengkapnya: Manfaat Memiliki Sedikit Mainan Bagi Tumbuh Kembang dan Kepribadian Anak

Bagaimana orangtua menangani anak punya banyak mainan?

Tidak mudah bagi Parents untuk mencegah anak memiliki banyak mainan, terutama jika anak Anda sering menerima hadiah berupa mainan saat ulang tahun atau libur sekolah, misalnya.

Selain efek negatif yang telah disebutkan di atas, punya banyak mainan juga membuat Parents kesulitan menjaga rumah tetap rapi. Banyak mainan berserakan di lantai meski Anda sudah berusaha merapikan rumah berkali-kali dalam sehari.

Itulah mengapa penting membatasi jumlah mainan yang dimiliki anak.

Untungnya, ada banyak strategi yang bisa Parents manfaatkan supaya anak tidak kelebihan mainan.

  • Parents tidak harus selalu membeli mainan untuk anak. Hal ini berlaku bagi yang anaknya masih usia bayi dan balita. Sebenarnya mereka lebih tertarik pada barang-barang aneh seperti kotak dan kertas warna-warni ketimbang mainan sungguhan!
  • Saat membeli mainan untuk anak, pastikan benar-benar unik dan spesial. Memilih hadiah yang ‘sempurna’ membuat anak lebih menghargai mainannya dan mencegahnya meminta lebih banyak mainan karena sudah merasa puas.
  • Jangan biarkan anak bermain dengan semua mainannya sekaligus. Saat anak menerima banyak mainan sebagai hadiah, mengapa tidak mencoba merotasi mainan tersebut setiap hari sehingga ia bisa memainkannya bergantian? Dengan cara ini, anak tetap dapat memainkan tanpa ‘kelebihan mainan’.
  • Ajari anak untuk berbagi dengan menyumbangkan mainan lamanya. Dorong anak untuk murah hati dengan memberikan mainan pada panti asuhan atau pada anak-anak tidak seberuntung dirinya. Ajak ia memilih dan memberikan langsung mainannya sehingga ia tidak lagi mencari mainan lamanya karena sudah disumbangkan.

Parents, sudah mengecek berapa banyak jumlah mainan yang dimiliki anak? Semoga strategi di atas dapat diterapkan sehingga anak tidak kelebihan mainan.

 

Referensi: The Telegraph, theAsianparent Singapura

Baca juga: 

Penelitian: Jenis dan Warna Mainan Memengaruhi Masa Depan Anak

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Penelitian: Punya banyak mainan berdampak buruk bagi anak
Bagikan:
  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti