TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Memilih Mainan Anak yang Aman, Ini Kriteria dan Tips yang Perlu Diketahui

Bacaan 7 menit
Memilih Mainan Anak yang Aman, Ini Kriteria dan Tips yang Perlu Diketahui

Hati-hati dalam memilih mainan anak, karena banyak mainan yang mengandung zat berbahaya beredar di pasaran.

Apa yang harus Parents pertimbangkan ketika memilih mainan untuk anak? Yang harus Parents pahami adalah, mainan yang baik untuk anak adalah mainan yang aman. Mainan yang tepat dapat membantu anak mengembangkan imajinasi dan koordinasi.

Biasanya, para orang tua membelikan mainan didasari oleh harga dan mutu mainan saja, tetapi masih ingatkah kita bahwa di tahun 2012, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengumumkan penemuan zat berbahaya yang terkandung dalam mainan edukasi anak yang banyak dijual bebas di pasar Indonesia?

Mainan-mainan tersebut mengandung zat yang sangat berbahaya bagi anak seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), cadmium (Cd) dan chromium (Cr).

Adapun mainan-mainan anak yang diuji adalah mainan edukasi yang berbentuk sempoa, puzzle, balok ukur berwarna, balok rumah-rumahan, rumah hitung kayu, dinosaurus kayu serta kotak pos yang semuanya menggunakan cat pewarna. Jadi, jangan ambil risiko anak-anak Anda teracuni bahan-bahan berbahaya tersebut dan pilih mainan yang aman untuk si kecil.

Artikel Terkait: Langkah-langkah Pertolongan Pertama Mengatasi Bayi Tersedak

Daftar isi

  • Cara Memilih Mainan Anak yang Aman
  • Kriteria Memilih Mainan yang Aman untuk Anak
  • Panduan Memilih Mainan yang Aman

Cara Memilih Mainan Anak yang Aman

Mainan anak haruslah aman dan sesuai tahap pertumbuhan anak.

Mainan anak haruslah aman dan sesuai tahap pertumbuhan anak.

Ada jutaan mainan yang ada di pasaran saat ini. Dan ratusan mainan baru yang diproduksi tiap tahunnya. Dan tiap tahun juga ada saja sejumlah anak yang dirawat di rumah sakit karena mainan mereka. Orangtua harus selalu perhatikan label yang tertera pada kemasan mainan anak, baik rincian bahan yang digunakan juga kategori umur yang tercatat pada kemasan mainan.

Karena selain zat-zat berbahaya yang terkandung dalam mainan dapat membahayakan anak dalam tumbuh kembang mereka dalam jangka waktu bertahap dan lama, ada juga bahaya yang mengintai dari penggunaan mainan yang tidak sesuai kategori umur, yaitu bahaya tersedak.

Di negara-negara barat seperti, Amerika Serikat, ada sebuah komisi yang mengawasi dan mengatur peredaran mainan yang aman untuk anak. Seperti bahan yang dibuat dan asal mainan. Dan untuk beredar di Amerika, maka mainan tersebut harus memenuhi semua standar yang telah ditetapkan.

Artikel Terkait: Topik Hot Saat Ini: Orangtua Cepat Kaya Lewat Youtube

Kriteria Memilih Mainan yang Aman untuk Anak

Amankah mainan anak Anda?

Amankah mainan anak Anda?

Beberapa pertimbangan umum untuk memilih mainan yang aman untuk anak, di antaranya adalah:

  • Mainan harus dapat dicuci
  • Mainan yang diberi cat harus bebas dari logam timah
  • Mainan untuk karya seni harus berlabel tidak beracun

Mempertimbangkan dan memerhatikan keselamatan anak pada waktu bemain mainan favorit mereka harus menjadi prioritas orangtua. Jangan mempertimbangkan sejarah atau mahalnya mainan tersebut.

Pertimbangan sebaiknya lengkap, baik dari segi kualitas mainan, usia mereka dan merupakan kesukaan mereka. Sebagai orangtua pasti Anda mengenal dan memahami anak Anda lebih daripada orang lain. Dan jangan menyerahkan anak untuk memilih jika mereka belum bisa menentukan pilihan mainan yang aman dan baik untuk diri mereka sendiri.

Artikel Terkait: Inilah 5 Tips Paling Penting Agar Anak Bermain Sendiri, dan Anda Dapat Mengerjakan Hal Lain

  • Mainan Minimal Berdiameter 3 cm dan Panjang 6 cm. Hal ini dimaksudkan agar anak tidak dapat menelannya dan mainan tersebut tidak akan tersangkut di tenggorokan mereka. Di negara maju, disediakan sebuah perangkat tes atau tabung pencekik yang didesain dengan memerhatikan diameter pangkal tenggorokan anak. Tabung pencekik ini digunakan untuk menentukan besar atau kecilnya mainan tersebut untuk anak.
  • Hindari kelereng, koin, bola-bola yang berdiameter 4,5 cm atau bahkan lebih kecil untuk dimainkan anak Anda. Karena bila mainan tersebut sampai tertelan di tenggorokan dan menyumbat saluran pernapasan anak Anda akan menyebabkan si kecil sulit bernapas. Ini sangat berbahaya.
  • Mainan yang menggunakan baterai harus ditutup rapat dan dipasangkan sekrupnya untuk mengunci dengan kencang sehingga anak tidak dapat membukanya. Kecelakaan anak yang disebabkan oleh mainan berbaterai lebih serius karena selain tercekat, juga dapat menyebabkan pendarahan dan terbakar oleh bahan-bahan kimia.
  • Perhatikan mainan yang Anda berikan untuk batita dan balita, pastikan bahwa mainan tersebut:
    • Mudah patah sehingga mainan tersebut memiliki ujung yang meruncing, tajam atau memiliki bagian kecil yang dapat dilepas bila ditarik. Hati-hati dengan mainan ini ya, Parents!
    • Tidak memiliki benang lebih dari 18 cm
  • Periksalah mainan yang memiliki roda yang dapat digunakan sewaktu-waktu oleh anak yang sudah mulai belajar berdiri tanpa bantuan sesuai dengan rekomendasi pabrik.
  • Hindari mainan yang mengeluarkan suara keras atau melengking untuk menghindari cedera telinga yang serius.
  • Pilih boneka binatang yang dibuat dengan baik. Mata, hidung, dan bagian kecil lainnya dari boneka binatang harus menempel dengan kencang untuk mengurangi risiko tersedak. Selain itu, pilihlah yang bahannya lembut, untuk menjaga keamanan dan menjaga dari iritasi kulit.

Artikel Terkait: 9 Website Edukatif Untuk Belajar Menulis Huruf

Panduan Memilih Mainan yang Aman

Memilih Mainan Anak yang Aman, Ini Kriteria dan Tips yang Perlu Diketahui

Parents perlu memerhatikan sejumlah hal sebelum membeli mainan untuk anak-anak, dengan tujuan untuk memeriksa aspek keamanannya. Berikut adalah beberapa panduan dan tips membelikan dan memilih mainan untuk anak, sebagaimana direkomendasikan laman Parenting First Cry:

Pilih Mainan Sesuai Umur Anak

Baca dengan cermat apa keterangan dalam mainan tersebut. Baca instruksi dengan seksama dan ikuti tingkat usia yang disarankan dan instruksi keselamatan. Pelabelan usia disediakan untuk alasan perkembangan dan keamanan.

Rekomendasi yang sesuai dengan usia diberikan karena dua alasan penting. Pertama, untuk membantu kebutuhan perkembangan anak Anda dan kedua, untuk membuatnya tetap aman.

Misalnya, jika Anda memberinya balok kecil untuk membuat menara, pastikan potongannya tidak terlalu kecil. Balok harus cukup besar sehingga tidak muat sepenuhnya di mulutnya.

Jangan Semata-Mata Mengikuti Hype

Mungkin Anda baru saja mendengar tentang mainan yang baru dirilis, namun belum tentu tepat untuk anak Anda. Dia mungkin terlalu muda untuk mengerti hal itu.

Pada usia ini, keputusan yang Anda pilihkan, termasuk dalam memilih mainan akan berpengaruh membentuk otak mereka.

Banyak Sekali Perkakas Rumah Tangga yang Bisa Jadi Mainan yang Asyik

Beberapa benda di rumah dapat berfungsi sebagai mainan yang aman, lho, Parents. Misalnya gelas ukur plastik, sendok kayu, kantong kertas, dan kotak kardus.

Benda-benda ini menawarkan banyak kesenangan, daripada mainan mahal di pasar. Dan ketika Anda mengubahnya menjadi mainan, Anda akan melihat bahwa bayi Anda sama-sama senang dengan barang-barang ini.

Pastikan Anda Tidak Memilih Mainan yang Berat untuk Si Kecil

Misalnya, jangan membeli apa pun dengan tutup yang berat. Mainan seperti itu bisa menjadi sumber cedera dan karenanya harus dihindari.

Jangan Membeli Mainan Berlebihan untuk Menghibur Si Kecil

Berhati-hatilah dalam memilih apa yang Anda beli. Perbarui mainan si kecil ketika anak Anda mencapai usia yang lebih tinggi. Ini tentu akan membuatnya termotivasi dan bahagia.

Manfaatkan Kreativitas Bersama Anak

Manjakan anak dengan meluangkan waktu membuat sesuatu yang kreatif dan dapat digunakan sebagai mainan. Anda juga dapat mengajaknya dalam proses pembuatan item kerajinan tersebut, atau biarkan dia menonton jika dia terlalu muda. Membuat mainan bersama ini dapat membantu Anda berdua terikat dengan baik satu sama lain.

Jelaskan Cara Main yang Benar kepada Anak

Setelah selesai memilih mainan yang aman untuk anak, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menjelaskan kepada anak cara untuk memainkan atau menggunakannya.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Jangan biarkan anak bermain dengan mainan dengan cara yang berbahaya.

Dan dari kesemua kepedulian dan ketelitian orangtua dalam memilih mainan yang aman untuk anak, maka cara yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan mengawasi mereka saat sedang bermain. Bahkan, jika orangtua turut bergabung dalam permainan anak justru akan lebih baik lagi, karena akan mendekatkan emosi antara orangtua dan anak.

Demikian hal-hal yang perlu Parents pahami dalam memilih mainan untuk anak, agar tetap aman. Semoga bermanfaat.

***

Artikel telah diupdate oleh: Kalamula Sachi

Guidelines For Choosing Toys For Toddlers

parenting.firstcry.com/articles/guidelines-for-choosing-toys-for-toddlers/

Buying Guidelines for Safe and Fun Toys

www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=buying-guidelines-for-safe-and-fun-toys-1-1922

 

Baca juga:

Boneka Yang Bisa Menyusu : Lucu atau Aneh?

Memilih mainan anak 1 tahun yang tepat sesuai perkembangannya

Mainan Edukatif Murah di Jakarta

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yenny The

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Memilih Mainan Anak yang Aman, Ini Kriteria dan Tips yang Perlu Diketahui
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti