Doa untuk suami yang sudah meninggal bisa menjadi cara istri menyalurkan rindu, memohon ampunan, dan menghadiahkan pahala untuk almarhum di alam kubur.
Islam sangat menganjurkan untuk terus mendoakan orang yang telah wafat karena doa keluarga, terutama istri dan anak, termasuk amal yang pahalanya tetap mengalir bagi orang meninggal.
Berikut kumpulan doa yang bisa Bunda panjatkan khusus untuk almarhum suami. Silakan sebut nama suami di dalam hati saat berdoa, agar terasa lebih personal dan khusyuk.
10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal
1. Doa Mohon Ampunan dan Rahmat untuk Suami yang Sudah Meninggal
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِزَوْجِي، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ، وَاعْفُ عَنْهُ
Allahumma ighfir lizawji, warhamhu, wa ‘afihi, wa‘fu ‘anhu.
“Ya Allah, ampunilah suamiku, sayangilah dia, lindungilah dia, dan maafkanlah segala kesalahannya.”
2. Doa Memohon Dimuliakan Tempat Kembalinya
اللَّهُمَّ أَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاجْعَلْ قَبْرَهُ رَوْضَةً مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Allahumma akrim nuzulahu, wa wassi‘ mudkhalahu, waj‘al qabrahu raudhatan min riyādhil-jannah.
“Ya Allah, muliakan tempat kembalinya, luaskanlah tempat masuknya, dan jadikan kuburnya taman di antara taman-taman surga.”
3. Doa Memohon agar Suami Dijauhkan dari Siksa Kubur dan Neraka
اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، وَثَبِّتْهُ عِنْدَ السُّؤَالِ
Allahumma ajirhu min ‘adzābil-qabr, wa min ‘adzābin-nār, wa tsabbit-hu ‘indas-su’āl.
“Ya Allah, lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka, dan teguhkanlah dia saat menghadapi pertanyaan di alam kubur.”
4. Doa Memohon Diganti dengan Tempat yang Lebih Baik
اللَّهُمَّ ابْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ
Allahumma abdilhu dāran khayran min dārihi, wa ahlan khayran min ahlihi, wa adkhilhul-jannah.
“Ya Allah, gantilah untuknya rumah yang lebih baik daripada rumahnya di dunia, keluarga yang lebih baik daripada keluarganya di dunia, dan masukkanlah dia ke dalam surga.”
5. Doa Memohon Keluasan dan Cahaya di Kuburnya
اللَّهُمَّ نَوِّرْ قَبْرَ زَوْجِي، وَوَسِّعْ عَلَيْهِ فِيهِ، وَآمِنْهُ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ
Allahumma nawwir qabra zawji, wa wassi‘ ‘alayhi fīhi, wa āminhu min fitnatil-qabr.
“Ya Allah, berikan cahaya di kubur suamiku, lapangkan untuknya, dan lindungilah dia dari fitnah dan ujian kubur.”
6. Doa untuk Kelapangan Dosa dan Diterima Amalnya
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِزَوْجِي ذُنُوبَهُ كُلَّهَا، دِقَّهَا وَجِلَّهَا، وَتَقَبَّلْ مِنْهُ صَالِحَ أَعْمَالِهِ
Allahumma ighfir lizawji dzunūbahu kullahā, diqqahā wa jilluhā, wataqabbal minhu shāliha a‘mālihi.
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosa suamiku, yang kecil maupun besar, dan terimalah semua amal salih yang pernah ia lakukan.”
7. Doa Memohon Husnul Khatimah dan Ridha Allah
اللَّهُمَّ ارْضَ عَنْ زَوْجِي، وَاخْتِمْ لَهُ بِالْخَيْرِ، وَاجْعَلْ مَا بَعْدَ مَوْتِهِ خَيْرًا لَهُ مِمَّا قَبْلَهُ
Allahumma rdhā ‘an zawji, wakhtim lahu bil-khayr, waj‘al mā ba‘da mawtihi khayran lahu mimmā qablahu.
“Ya Allah, ridailah suamiku, akhirilah kehidupannya dengan sebaik-baik akhir, dan jadikan apa yang datang setelah kematiannya lebih baik baginya daripada sebelum kematiannya.”
8. Doa Menghadiahkan Pahala Bacaan dan Amal untuk Suami
اللَّهُمَّ اجْعَلْ ثَوَابَ مَا أَقُومُ بِهِ مِنْ ذِكْرٍ وَقِرَاءَةٍ وَصَدَقَةٍ هَدِيَّةً لِرُوحِ زَوْجِي
Allahumma-j‘al tsawāba mā aqūmu bihi min dzikrin, wa qirā’atin, wa shadaqah, hadiyyatan lirūhi zawji.
“Ya Allah, jadikan pahala zikir, bacaan, dan sedekah yang aku lakukan sebagai hadiah untuk ruh suamiku.”
9. Doa agar Suami Mendapat Ampunan Luas dan Kasih Sayang
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِزَوْجِي مَغْفِرَةً وَاسِعَةً، وَارْحَمْهُ رَحْمَةً تُغْنِيهِ بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ
Allahumma ighfir lizawji maghfiratan wāsi‘ah, warhamhu rahmatan tughnihi bihā ‘an rahmati man siwāk.
“Ya Allah, ampunilah suamiku dengan ampunan yang luas, dan rahmatilah dia dengan rahmat yang membuatnya tidak lagi membutuhkan rahmat dari selain-Mu.”
10. Doa Singkat untuk Suami yang Sudah Meninggal
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِزَوْجِي وَارْحَمْهُ وَاجْمَعْنِي بِهِ فِي جَنَّاتِكَ
Allahumma ighfir lizawji warhamhu, wajma‘nī bihi fī jannātik.
“Ya Allah, ampunilah suamiku, sayangilah dia, dan pertemukanlah aku kembali dengannya di surga-Mu.”
Kapan Waktu Terbaik Membaca Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal?
Doa untuk suami yang sudah meninggal dapat dibaca kapan saja, terutama setelah salat, saat zikir pagi petang, atau di waktu-waktu mustajab.
Bagaimana Cara Mengirim Al-Fatihah untuk Orang yang Sudah Meninggal?
Cara mengirim Al-Fatihah untuk orang yang sudah meninggal bisa dilakukan dengan niat ikhlas. Bisa saat sesudah salat, atau bisa juga dipanjatkan kapan saja.
Untuk mengirimkan Al-Fatihah untuk suami yang sudah meninggal, Bunda bisa langsung membaca surat tersebut lalu menghadiahkan pahalanya untuk almarhum suami dengan menyebut namanya dalam hati atau lisan.
Sebaiknya, diawali dengan pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi, kemudian membaca Al-Fatihah.
Kemudian, Anda juga bisa memanjatkan doa suami yang sudah meninggal di atas untuk memohon ampunan serta rahmat baginya.
Apa Doa Setelah Kehilangan Suami?
Setelah kehilangan suami, doa pertama yang dianjurkan adalah mengucapkan istirja’, yaitu kalimat “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” sebagai bentuk pengakuan bahwa semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Kalimat ini bukan hanya sunnah, tetapi juga membantu hati lebih lapang menerima takdir dan menjadi pintu pahala bagi orang yang bersabar.
Setelah itu, istri dapat menambahkan doa agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan kelapangan hati dalam menjalani hidup tanpa suami.
Selain memohon kekuatan diri, istri juga dianjurkan memperbanyak doa khusus untuk almarhum suami, seperti doa ampunan, rahmat, serta permohonan agar suami ditempatkan di sisi Allah yang terbaik.
Apa yang Dilakukan Istri yang Ditinggal Mati Suami?
Istri yang ditinggal mati suami memiliki masa iddah, yaitu masa tunggu sekitar empat bulan sepuluh hari, kecuali jika hamil maka iddahnya sampai melahirkan.
Pada masa ini, istri dianjurkan menjaga diri, tidak menikah lagi dulu, dan lebih banyak mendekat kepada Allah lewat salat, zikir, dan doa.
Iddah juga menjadi waktu bagi istri untuk memulihkan diri secara emosional sambil tetap menjalankan kewajiban ibadahnya.
Di luar itu, istri dianjurkan memperbanyak sedekah dan amal salih dengan niat menghadiahkan pahala untuk almarhum suami, seperti sedekah atas nama suami, membantu sesama, atau mendukung lembaga yang bermanfaat.
Menjaga hubungan baik dengan keluarga suami, merawat anak-anak dengan penuh kasih sayang, serta tidak larut dalam keputusasaan juga menjadi bagian dari ikhtiar istri untuk menghormati dan meneruskan kebaikan suami yang telah tiada.
Apa Doa Terbaik untuk Suami?
Secara umum, doa terbaik untuk suami, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, adalah yang mencakup permohonan ampunan, rahmat, perlindungan dari azab.
Doa-doa seperti “Allahumma ighfir lizawji warhamhu…” dan doa memohon agar suami dijauhkan dari siksa kubur serta neraka termasuk doa yang sangat dianjurkan untuk pasangan yang sudah meninggal.
***
Baca Juga:
Lancar Urusan Cinta, Ini Doa Sebelum Tidur agar Dia Ingat Kita
Tulisan Arab Bismillahirrahmanirrahim yang Benar dan Artinya
Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah Lengkap dan Doa Orang Sakit
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.