TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jadi Istri, Ibu & Pengusaha, Zhafira Loebis Alami Burnout, Bagaimana Mengatasinya?

Bacaan 5 menit
Jadi Istri, Ibu & Pengusaha, Zhafira Loebis Alami Burnout, Bagaimana Mengatasinya?

"Setelah 8-9 bulan berjalan, aku sempat ada di tahap burn out," kata Zhafira Loebis.

Tahun 2020 adalah tahun yang sulit. Tak terkecuali bagi orangtua. Setidaknya hal ini diakui Zhafira Loebis, Co-founder Babyloania.  Bahkan ia mengalami sindrom burnout. Apa yang sebabkan  Zhafira Loebis burnout?

Tidak bisa dipungkiri kalau sejak pandemi melanda Indonesia awal Maret lalu, banyak hal yang berubah hingga menuntut setiap orang untuk beradaptasi dengan normal baru. Hal ini juga dirasakan Zhafira Loebis. Butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan baik, ia pun mengakui bahwa tahun 2020 adalah tahun yang sulit baginya.

 Pandemi, Zhafira Loebis Akui Alami Burnout

zhafira loebis burn out

Sumber: Instagram/@zhafiraloebis

Sejak pandemi melanda, mau tidak mau memang menuntut semua orang untuk bisa beradaptasi dengan perubahan. Sekolah dan kantor ditutup, kerumunan dilarang, banyak usaha yang gulung tikar, hingga perusahaan yang melakukan PHK karena tak kuat bertahan.

Zhafira Loebis, seorang mompreneur yang merupakan pendiri bisnis sewa perlengkapan bayi Babyloania, berbagi kisah tentang tantangan menjadi ibu di tahun 2020. Ia mengakui bahwa tahun ini bukanlah tahun yang mudah.

“Semuanya berbarengan,” katanya, Rabu (16/12/2020) ketika diundang dalam acara “Peran Ibu di Masa Pandemi dan Tantangan Ibu di Tahun 2021” yang diadakan oleh BaBe.

Di awal pandemi, ia merasa bisa menghadapi segala perubahan. Ia ingin bisa menjadi guru yang baik bagi anaknya yang sekolah dari rumah, menjadi istri yang baik bagi suami yang bekerja dari rumah, dan mengurus bisnis dari rumah. Namun, kenyataannya, setelah 8 bulan berjalan, ibu 2 orang anak itu akhirnya mengalami burnout.

“Setelah 8-9 bulan berjalan, aku sempat ada di tahap burnout. Menurutku, itu yang paling berat karena ingin semua berjalan seperti normal padahal ini bukan situasi yang ideal,” kata Zhafira.

Baca juga: Cegah postpartum depression di tengah pandemi Corona, bagaimana caranya?

Zhafira Loebis Burnout karena Merasa Bersalah dengan Keluarga

zhafira loebis burn out

Sumber: Instagram/@zhafiraloebis

Burnout atau kelelahan secara mental yang dirasakan oleh Zhafira terjadi ketika ia mulai merasa tak bisa melakukan semua tugasnya sebagai ibu dengan sempurna. Sejak saat itu, ia mulai dihantui rasa bersalah.

“Semuanya seperti campur aduk. Kalau dulu, pagi saya antar anak ke sekolah kemudian setelah itu bekerja sambil menunggu anak pulang sekolah, saya temani sampai tidur siang dan malamnya saya kembali kerja. Nah, kalau sekarang ini semuanya serba berbarengan,” ungkap Zhafira.

Karena sejak pandemi, semua kegiatan berpindah ke rumah, ia jadi merasa semua hal harus selesai dalam satu hari di satu tempat. Hal inilah yang bagi Zhafira terasa sangat berat hingga akhirnya membuatnya burnout.

“Yang paling berat adalah merasa semua harus beres dalam satu hari. Padahal, keadaannya lagi tidak sempurna, tidak normal. Akhirnya jadi keteteran semua,” katanya.

Baca juga: Pola Asuh Anak saat Pandemi yang Penting untuk Parents Terapkan, Seperti Apa?

Burnout di Mata Psikolog, “Itu Situasi yang Cukup Kritis”

zhafira loebis burn out

Ilustrasi burn out (Sumber: Shutterstock)

Pandemi virus corona memang mengubah segalanya. Bagi ibu, situasi ini membuat pekerjaannya menjadi berkali-kali lipat lebih sulit. Putu Andani, seorang psikolog dari Tiga Generasi mengakui bahwa di tahun 2020 ini, ia banyak menerima keluhan dari para ibu.

Mereka merasa kesulitan dalam beradaptasi dengan situasi normal baru. Sebab, dalam situasi pandemi, tak jarang seorang ibu harus melakukan 5 peran sekaligus. Ia harus menjadi guru bagi anak-anaknya yang sekolah di rumah, menjadi rekan bagi suami yang bekerja dari rumah, menjadi anak apabila tinggal bersama orang tua, belum ditambah jika ia adalah ibu yang bekerja atau mompreneur seperti Zhafira.

Nah, namun, terkadang para ibu juga tidak mengenali kondisi ketika ia sudah mencapai level burn out. Padahal, ini kondisi yang memerlukan perhatian. Apabila tidak diatasi dengan baik maka akan menimbulkan masalah lain.

“Stres itu ada di level satu, burnout di level kedua, depresi atau anxiety disorder itu ada di level ketiga. Jadi, ini titik yang lumayan kritis,” terang Putu.

Baca juga: Pandemi corona bikin kasus KDRT meningkat tajam, begini cara mengatasinya!

Cara Mengenali dan Menghadapi Burnout 

zhafira loebis burn out

Sumber: Shutterstock

Menurut Putu, cara mengenali tanda-tanda burnout bisa dengan melihat lingkungan sekitar. Bisa jadi anak mulai sering menangis atau suami sering mengeluh karena sikap kita yang mulai berubah. Nah, perubahan inilah yang sering tidak kita sadari terjadi karena kita kelelahan secara mental.

Untuk mengatasinya, ia pun menyarankan agar para ibu meminta maaf kepada anggota keluarga dan terutama kepada diri sendiri. Rasa bersalah sangat wajar muncul ketika seorang ibu merasa kelelahan kemudian bersikap kelewatan kepada anak atau suami.

“Guilty feeling pasti muncul dan itu wajar. Tips pertama adalah minta maaf. Minta maafnya ke siapa? Ke anak dan diri sendiri. Ke anak kita minta maaf, bagaimana pun kan kita manusia. Kita juga harus bisa meminta maaf kepada diri sendiri. Karena, pada dasarnya yang paling berat adalah suara-suara kritik di dalam kepala kita sendiri,” terang Putu.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Nah, Parents, apakah Anda juga merasakan hal yang sama seperti Zhafira Loebis? Jika iya, jangan lupa beristirahat dan minta maaf kepada diri sendiri ya. Yuk sayangi diri sendiri dengan lebih baik. Jangan lupa bahagia ya!

Baca juga:

Apakah Istri Anda Kelelahan? Kenali 9 Ciri Istri Butuh Piknik

5 Tips dari Pakar Seksologi untuk Merangsang Istri yang Malas Bercinta

10 Peluang Bisnis Menjanjikan Saat Pandemi Corona, Parents Tertarik Mencoba?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Jadi Istri, Ibu & Pengusaha, Zhafira Loebis Alami Burnout, Bagaimana Mengatasinya?
Bagikan:
  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti