TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspadai Plasenta Lepas pada Trimester Kedua dan Ketiga

Bacaan 4 menit
Waspadai Plasenta Lepas pada Trimester Kedua dan Ketiga

Plasenta lepas seringkali tidak menunjukkan gejala berarti. Apa yang harus kita lakukan untuk mengurangi risiko kehamilan ini?

Ada baiknya setiap ibu hamil mengetahui risiko plasenta lepas atau ruptured placenta.

Ada baiknya setiap ibu hamil mengetahui risiko plasenta lepas atau ruptured placenta.

Ruptured plasenta atau plasenta lepas merupakan kejadian yang sangat mendadak, bisa terjadi tanpa gejala, atau malah hanya salah satu atau keseluruhan tanda-tanda ruptus.

Meskipun begitu, dokter bisa saja mendeteksi kemungkinan terjadinya risiko terjadinya plasenta lepas ini dengan melihat tanda-tanda kesehatan atau kondisi ibu saat pemeriksaan rutin.

Karena itu biasakan untuk mencatat vitamin, supplemen, atau obat-obatan apa saja yang ibu konsumsi selama hamil. Dokter mungkin saja sudah mencatatnya pada rekam medis ibu, namun bila ibu juga mengkonsumsi obat, vitamin atau suplemen lain di luar yang dokter berikan, maka tuliskanlah pada sebuah buku catatan.

Kemudian letakkan catatan beserta rekam medis ibu di tempat yang mudah diraih, dan beritahukan kepada suami atau anggota keluarga lain yang mungkin akan membantu ibu bila ada kejadian darurat.

Diagnosa ruptured plasenta/ plasenta lepas

Dokter akan mendiagnosa plasenta lepas berdasarkan kondisi ibu dan bayi serta gejala yang terjadi, apakah berat, ringan atau sedang.

Jika ibu dan janin dalam kondisi mengkhawatirkan, maka yang pertama kali dokter perhatikan adalah menjaga keselamatan ibu dengan cara memberi ibu oksigen, memberi tambahan cairan, dan jika perlu, melakukan transfusi darah.

plasenta lepas

Setelah kondisi ibu stabil, atau bila ibu datang ke rumah sakit dalam kondisi stabil, maka dokter akan memeriksa apakah ada kontraksi yang terjadi, seberapa kuat dan seberapa sering hal itu terjadi.

Dokter mungkin saja akan memeriksa jalan lahir atau serviks untuk memastikan berat-ringannya pendarahan, atau apakah pendarahan terjadi karena robeknya jalan lahir, infeksi, atau gangguan lain non kanker.

Selama proses pemeriksaan tersebut, detak jantung janin juga akan dimonitor. Pemeriksaan USG dilakukan untuk memastikan apakah ada gumpalan darah di dalam uterus dan menyebabkan plasenta previa yang biasanya juga menjadi penyebab pendarahan.

Apabila Ibu memiliki rhesus darah negatif dan mengalami pendarahan vagina pada trimester kedua, maka ibu membutuhkan suntikan anti-D-immunoglobin.

Bila ibu positif mengalami ruptured plasenta/ plasenta lepas

Penanganan plasenta lepas tergantung pada beberapa hal; seperti apakah due date sudah dekat, seberapa parah pendarahan, serta kondisi janin apakah sudah masuk gawat janin atau tidak.

Operasi caesar sebetulnya merupakan tindakan terbaik untuk menangani plasenta lepas, meskipun itu artinya bayi harus lahir prematur (yang kadang juga membawa resiko persalinan lainnya).

Namun, bila dokter memutuskan ruptus ibu adalah ruptus minor, maka bisa saja persalinan ditunda sementara waktu. Tentu saja dengan catatan bahwa bayi dalam kondisi aman.

Bila bayi harus dilahirkan, maka dokter akan memberikan ibu steroid guna mempercepat pematangan jantung pada janin dan melindungi janin dari permasalahan pasca bayi dilahirkan seperti kesulitan bernapas, pendarahan otak, bayi kuning dan lain sebagainya.

Kadang-kadang plasenta lepas membuat ibu dan bayi dalam kondisi gawat. Misalkan karena ibu kehilangan banyak darah, maka dokter akan memastikan ibu untuk mendapat bantuan oksigen, cairan infus, dan tambahan darah.

Sayangnya, kondisi gawat seringkali membuat bayi tidak mampu bertahan dan akhirnya meninggal sebelum dilahirkan.

Bagaimana cara mencegahnya? Bacalah ulasannya di halaman berikut:

Bagaimana mencegahnya?

Risiko ibu untuk mengalami plasenta lepas akan meningkat apabila pernah mengalami hal serupa pada kehamilan sebelumnya. Jika umumnya rasio kejadian ruptured placenta adalah 1 dari 25 kehamilan; maka untuk ibu yang pernah mengalaminya dua kali pada kehamilan sebelumnya, resiko akan meningkat menjadi 1 dari 5 kehamilan.

Sayangnya lagi, plasenta lepas seringkali tidak bisa dicegah. Namun, beberapa hal ini akan mengurangi resiko kejadian lepasnya plasenta:

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
  • Selalu penuhi jadwal periksa kehamilan ibu, terlebih bila ibu hamil di atas usia 35 dan/ atau memiliki tekanan darah tinggi. Adalah penting untuk memastikan tekanan darah ibu tetap normal.

plasenta lepas

  • Saat berkendara, pastikan bahwa Ibu selalu menggunakan sabuk pengaman, seberapa pelan pun ibu biasa berkendara.
  • Hindari rokok, minuman beralkohol terlebih obat-obatan terlarang
ref: babycenter.com, webMD.com dan beberapa sumber lain

Baca juga artikel menarik lainnya:

Bolehkah Mengecat Rambut Saat Hamil?

Bayi Prematur Lahir 3,5 Bulan Lebih Awal, Berhasil Hidup

Pentingnya Seafood dalam Menu Makanan Sehat Ibu Hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Waspadai Plasenta Lepas pada Trimester Kedua dan Ketiga
Bagikan:
  • 20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

    20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • 20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

    20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti