Waspadai 10 tanda-tanda pengasuh anak yang buruk ini

Waspadai 10 tanda-tanda pengasuh anak yang buruk ini

Menggunakan jasa suster atau babysitter sebagai pengasuh anak tidak boleh asal-asalan ya, Parents. Kenali dulu tanda-tanda pengasuh yang buruk ini.

Memilih pengasuh yang baik untuk anak memang cukup sulit. Sayangnya, karena berbagai faktor, banyak orangtua yang secara tidak sengaja memilihkan pengasuh yang buruk untuk anak mereka.

Tenang dulu, Bun, ada cara untuk mengenali pengasuh yang buruk tanpa harus memata-matainya. Perhatikan tanda-tanda berikut ini:

Tanda pengasuh yang buruk #1: Anak kita tampak takut dan cemas

Ciri-ciri pengasuh yang buruk

Ciri-ciri pengasuh yang buruk

Terkadang anak butuh penyesuaian untuk membiasakan diri dengan pangasuh baru. Mereka mungkin menangis, cemberut, atau mengamuk pada awalnya. Ini normal.

Tapi jika anak terlihat sering menghindar dan menarik diri dari pengasuhnya bahkan setelah beberapa lama, maka Bunda harus waspada.

Artikel terkait: Anak Mengalami Kekerasan oleh Pengasuh? Kenali Tanda-tandanya

Tanda #2: Pengasuh tampak tertutup terhadap rutinitas sehari-hari

Bagaimana anak Anda dan pengasuhnya menghabiskan waktu sehari-hari seharusnya tidak menjadi rahasia. Ketika pulang ke rumah, Anda tentunya ingin mendengar tentang kegiatan si kecil di hari itu.

Jika pengasuh tidak terbuka atau terkesan menyembunyikan sesuatu, bisa jadi ia melakukan hal-hal yang tidak seharusnya ia lakukan ketika bersama anak Anda.

Tanda #3: Anak terlalu sering mengalami kecelakaan kecil yang harusnya bisa dihindari

tanda pengasuh yang buruk

Tugas pengasuh adalah menjaga dan mengawasi gerak-gerik anak, dan tahu apa yang sedang dilakukan anak untuk mencegah kecelakaan. Jika anak sering cedera, bisa jadi pengasuh sering meninggalkan anak bermain tanpa pengawasan.

Tanda pengasuh yang buruk #4: Pengasuh tidak melakukan permintaan Anda

Anda dan pengasuh bekerjasama dalam merawat anak, sehingga pengasuh tidak seharusnya bertindak seolah-olah ia tahu lebih banyak tentang cara membesarkan anak dan mengabaikan saran Anda.

Tanda #5: Pengasuh sering mengkritik cara parenting Anda

Sekali lagi, mengasuh anak adalah kerja tim. Memang kita harus bisa menerima saran-saran yang konstruktif dari pengasuh, terutama karena ia menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak kita.

Namun jika Anda dan pengasuh sering tidak sepakat, terutama untuk masalah-masalah dasar seperti nutrisi, tidur, dan keselamatan, kerja tim akan sulit dilakukan.

Tanda pengasuh yang buruk #6: Sering terlambat

Keterlambatan atau ketidakhadiran adalah salahsatu tanda orang tidak berkomitmen terhadap pekerjaannya. Selain itu bisa jadi pertanda ia juga tidak dapat diandalkan dalam hal-hal lain.

Tanda #7: Anak terlalu sering kotor dan berantakan

Anak-anak memang akan kotor dan berantakan jika sedang bermain. Tetapi jika anak sering terlihat secara konsisten memiliki tangan yang kotor bekas makanan pada pagi hari sampai sore, atau popoknya selalu kotor ketika Anda pula, ini bisa menjadi masalah.

Jika pengasuh si kecil tidak dapat mengurus hal-hal dasar, bisa menjadi tanda ia tidak sungguh-sungguh dalam memenuhi kebutuhan anak.

Tanda #8: Ceritanya sering tidak cocok

Jangan pernah mentolerir orang yang suka mencuri, berbohong, atau menipu Anda dengan cara apapun. Anda harus mempercayai pengasuh 100% untuk bisa mempekerjakannya.

Artikel terkait: Jaga Emosi Saat Bayi Menangis, Waspadai Shaken Baby Syndrome Yang Mematikan

Tanda #9: Anak sering terlihat lapar dan lelah

bayi mati di tangan pengasuh yang buruk 1

Saat pulang ke rumah dan melihat anak Anda makan seperti sangat kelaparan atau terlalu lelah sampai tak bisa membuka mata, waspadai hal ini ya, Bun. Pengasuh mungkin saja tidak mengikuti waktu makan atau tidur siang yang seharusnya.

Jika anak yang ditinggalkan dengan pengasuh masih berusia di bawah 2 tahun, Bunda juga harus waspada jika ia terlihat kaku, lesu, mata berkaca-kaca, nafsu makan menurun, kesulitan makan, atau bahkan muntah-muntah.

Bisa saja, bayi Bunda mengalami Shaken Baby Syndrome (SBS) atau Sindrom Bayi Terguncang. Seorang bayi yang mengalami SBS akan tampak kaku, lesu, mudah tersinggung, mata berkaca-kaca, nafsu makan menurun, kesulitan makan, atau bahkan muntah-muntah.

Anak juga akan sulit mengangkat kepalanya, dan tidak fokus pada objek tertentu. Dalam kasus yang parah, anak bisa kesulitan bernafas, atau bahkan kejang, gagal jantung, hingga koma.

Tanda #10: Ada perasaan tak enak

Dalam kondisi ragu, percaya saja pada insting Anda sebagai orangtua. Seringkali intuisi orangtua tepat sasaran, jadi jika Anda merasa si pengasuh tidak baik, cari saja orang lain.

Itulah informasi mengenai 10 tanda-tanda pengasuh anak yang buruk, semoga tips ini berguna, Parents!

Baca juga:

Karakter Anak dan Pola Pengasuhan yang Tepat Untuknya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner