TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya

Bacaan 6 menit
Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya

Warna kotoran telinga bayi yang normal dapat diketahui dengan mudah.

Kotoran telinga merupakan zat alami yang membantu menjaga telinga si kecil tetap bersih dan sehat. Ini sering kali terlihat dalam banyak warna dan tekstur yang berbeda. Lalu, bagaimanakah warna kotoran telinga bayi yang normal?

Warna kotoran telinga memiliki artinya masing-masing. Beberapa di antaranya memberikan tanda anak kekurangan nutrisi tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui warna kotoran telinga anak dan artinya.

Daftar isi

  • Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal
  • Jenis Warna Kotoran Telinga Bayi
  • Mengapa Telinga Memproduksi Kotoran?
  • Kapan Harus Khawatir?
  • Cara Membersihkan Kotoran Telinga Bayi

Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal

Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya

Kotoran telinga baru biasanya bertekstur lunak dan berwarna kuning keemasan. Saat mengering, kotoran menjadi lebih keras dan lebih gelap. Sering kali ia berubah warna menjadi cokelat tua.

Biasanya kotoran telinga anak Anda akan bergerak ke telinga bagian luar dan rontok dengan sendirinya. Namun, terkadang kotoran telinga terkumpul lebih cepat daripada yang bisa dikeluarkan oleh tubuh anak. Saat itulah penumpukan bisa terjadi.

Penumpukan kotoran telinga tidak berarti bahwa anak Anda kotor atau tidak bersih. Itu bisa terjadi pada siapa saja, meskipun beberapa orang lebih rentan terhadapnya daripada yang lain karena mereka secara alami menghasilkan lebih banyak kotoran telinga.

Artikel Terkait: 5 Cara membersihkan telinga anak tanpa cotton bud, apa saja?

Jenis Warna Kotoran Telinga Bayi

Terdapat dua jenis kotoran telinga secara umum, yakni kotoran basah dan kotoran kering. Kotoran basah biasanya dimiliki oleh orang Afrika, Amerika, dan Eropa. Sedangkan kotoran kering biasa dimiliki oleh orang Amerika Latin, Pulau Pasifik, dan Asia.

Selain jenis berdasarkan tekstur, terdapat beberapa warna kotoran telinga beserta artinya yang perlu Anda ketahui sebagai berikut:

1. Cokelat Muda, Oranye atau Kuning

Ini adalah warna kotoran telinga anak yang sehat dan normal. Bayi cenderung memiliki kotoran telinga dengan tekstur yang lebih lembut dan berwarna lebih terang.

2. Putih dan Bersisik

Kotoran telinga yang putih dan bersisik menunjukkan bahwa tubuh kekurangan bahan kimia penghasil bau badan.

3. Kuning Kehijauan

Jika kotoran telinga anak Anda berwarna kuning kehijauan dengan tekstur cair, segeralah periksakan dia ke dokter. Ini bisa jadi tanda awal terjadinya infeksi di dalam telinga anak.

4. Cokelat Tua atau Cenderung Berwarna Gelap

Penyebab kotoran dapat berwarna gelap berasal dari kotoran dan bakteri yang terperangkap. Biasanya, orang dewasa cenderung memiliki kotoran telinga lebih gelap dan lebih keras dibandingkan bayi.

5. Cokelat Tua Kemerahan

Perhatikan jika buah hati Parents memiliki kotoran telinga berwarna cokelat kemerahan. Ini bisa menandakan adanya perdarahan di dalam telinga anak. Perhatikan secara berkala dan jika tidak membaik, segera periksakan ke dokter anak.

6. Hitam

Kotoran berwarna hitam bisa jadi terbentuk karena adanya gangguan hormonal. Jika kondisi ini tidak kunjung membaik, segera periksakan anak Anda ke dokter. Ini dapat menjadi gejala awal adanya infeksi jamur pada telinga.

7. Abu-Abu

Umumnya, warna kotoran ini menunjukkan adanya penyakit eksim. Terlebih jika teksturnya kering dan rapuh. Selain itu, kondisi ini juga bisa dialami oleh mereka yang tinggal di daerah dengan polusi tinggi.

Artikel Terkait: Ketahui Waktu dan 4 Cara Membersihkan Telinga Bayi dengan Aman

Mengapa Telinga Memproduksi Kotoran?

Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya

Kotoran telinga adalah hal yang alami dan bermanfaat bagi tubuh kita, khususnya untuk kesehatan telinga itu sendiri. Berikut beberapa manfaat telinga memproduksi kotoran:

Menjaga Telinga dari Bakteri

Kotoran telinga adalah penghalang alami yang mencegah kotoran dari luar dan bakteri lainnya masuk ke bagian terdalam telinga. Lantaran konsistensinya yang lengket, ia mengumpulkan puing-puing mikroskopis yang menemukan jalannya ke saluran telinga. Tanpa kotoran telinga sebagai penghalang, telinga bagian dalam Anda akan berisiko terpapar bakteri dan kotoran eksternal lainnya.

Melembapkan Telinga

Kotoran telinga juga bertindak sebagai pelembap dan lapisan pelindung untuk saluran telinga. Tanpanya, telinga luar Anda mungkin gatal dan bersisik, dan menempatkannya pada risiko yang lebih besar untuk teriritasi dan terinfeksi.

Menjauhkan dari Serangga

Tahukah Parents bahwa ternyata kotoran telinga juga bisa bertindak sebagai penolak serangga? Bau yang ditimbulkan dari kotoran telinga dapat mengusir serangga secara alami.

Artikel Terkait: Hindari Membersihkan Telinga Bayi Dengan Cotton Bud, Ini Alasannya

Kapan Harus Khawatir?

Parents tidak perlu khawatir dengan kotoran telinga anak, kecuali jika ia merasakan masalah di telinganya. Jika telinganya tertutup dengan banyak kotoran telinga, anak Anda mungkin akan mengalami berbagai masalah. Berikut beberapa masalah yang perlu Anda perhatikan pada anak:

1. Masalah Pendengaran

Apabila kemampuan pendengaran anak Anda berkurang, maka Anda perlu khawatir. Penyebabnya beragam, dan kotoran telinga bukanlah satu-satunya alasan. Sebagian besar masalah pendengaran yang terjadi pada anak adalah menumpuknya cairan di telinga bagian tengah.

2. Sakit Telinga

Kotoran telinga yang menumpuk dapat membuat anak mengalami infeksi. Jika ini terjadi, buah hati Anda mungkin merasakan sakit di telinganya. Perhatikan jika dia menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman di area telinga dan menjadi rewel. Bisa jadi ada masalah yang terjadi di dalam telinganya.

3. Gatal-Gatal

Bayi Anda sering menggaruk-garuk telinga? Coba perhatikan bagian luar dan juga dalam telinganya. Apakah banyak kotoran yang menumpuk? Jika iya, coba bersihkan secara perlahan agar ia kembali merasa nyaman.

4. Ada Suara di Dalam Telinga

Terdengar suara seperti berdenging di dalam telinga ini biasa juga disebut dengan tinnitus. Ini bisa berlangsung sesaat atau bahkan dalam waktu yang lebih lama. Penumpukan kotoran dalam telinga bisa memicu munculnya kondisi ini.

Cara Membersihkan Kotoran Telinga Bayi

Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya

Perlu kehati-hatian dalam membersihkan kotoran telinga bayi agar jangan sampai membuatnya iritasi. Berikut beberapa catatan yang perlu Parents perhatikan dalam membersihkan telinga si kecil:

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Bersihkan Daun Telinga dengan Lembut

Untuk membersihkan telinga dengan aman, bersihkan bagian luar telinga dengan lembut menggunakan sabun bayi dan air. Ini berguna untuk membilas daun telinga dari kotoran-kotoran yang keluar dari saluran dalam.

Jangan Masukkan Benda ke Dalam Telinga Bayi

Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah membersihkan telinga bayi menggunakan cotton bud atau dengan memasukkan jari orang tua. Ini justru bisa mendorong kotoran lebih jauh ke dalam telinga dan menyebabkan lebih banyak masalah. Kondisi terparah yang mungkin terjadi adalah benda-benda tersebut dapat menusuk gendang telinga anak.

Jangan Gunakan Lilin Khusus Telinga (Ear Candle)

Ear candle merupakan teknik alternatif membersihkan telinga menggunakan lilin khusus. Namun, cara ini tidak tepat untuk diterapkan pada bayi. Tidak ada bukti bahwa teknik ini bekerja, dan justru bisa berbahaya bagi anak Anda.

Menggunakan Obat Tetes Telinga

Konsultasikan dengan apoteker untuk penggunaan obat tetes telinga pada bayi. Parents mungkin akan direkomendasikan untuk menggunakan minyak zaitun atau obat tetes kimia untuk melunakkan kotoran dalam telinga anak dan membantunya lebih mudah rontok.

Anda mungkin akan disarankan untuk mencoba obat tetes telinga tiga atau empat kali sehari, selama tiga sampai lima hari. Obat tetes telinga mungkin membuat anak Anda sedikit tidak nyaman atau pusing, dan gangguan pendengarannya mungkin memburuk sebelum akhirnya membaik, tetapi tetaplah bertahan dan berikan sesuai petunjuk apoteker Anda. 

Jika kotoran telinga berlebih tidak hilang setelah beberapa hari perawatan, buatlah janji untuk konsultasi dengan dokter Anda.

***

Parents, itulah pentingnya mengetahui warna kotoran telinga bayi yang normal agar Anda dapat memperhatikan lebih jauh kondisi telinga buah hati. Semoga bermanfaat.

Earwax in children (ages one to five)
https://www.babycentre.co.uk/a25007705/earwax-in-children-ages-one-to-five

Earwax color chart: What to know
https://www.medicalnewstoday.com/articles/326093

(Almost) all you need to know about earwax
www.healthyhearing.com/report/52679-What-you-need-to-know-about-earwax#

Baca Juga:

Korek telinga sendiri, bocah ini alami pendarahan berhari-hari

Hati-hati! Sering Gunakan Headset Berisiko Membuat Si Kecil Alami Infeksi Telinga

10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir, Ini yang Perlu Parents Perhatikan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Anna Nurjanah

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Warna Kotoran Telinga Bayi yang Normal & Cara Membersihkannya
Bagikan:
  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti