Usia Berapa Anak Boleh Minum Yakult (Minuman Probiotik)?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Jika orangtua suka minum yakult, pasti ada kalanya anak juga ingin mencoba. Namun amankan minuman probiotik ini untuk anak usia 2 tahun ke bawah?

Pertanyaan ini melintas di kepala saya beberapa waktu lalu. Setelah anak saya yang berusia 1 1/2 tahun memaksa mencoba yakult yang saya minum.

Tak disangka, anak saya suka dengan rasanya. Dan sejak itu ia mulai menuntut untuk diberikan yakult setiap hari.

Namun amankah minuman probiotik ini diberikan kepada anak di bawah usia 2 tahun?

Kata dokter mengenai minuman probiotik untuk anak

Dr. Devka Yuldharia dalam alodokter.com mengatakan produk yakult mengandung probiotik yang memiliki banyak manfaat.

Diantaranya untuk membantu meredakan diare, meringankan radang/iritasi usus, mencegah alergi dan pilek, meringankan gangguan kulit, membantu menjaga vagina dan saluran kemih, menjaga kesehatan mulut dan mencegah infeksi pernapasan.

Namun minuman probiotik ini sebaiknya dikonsumsi secara hati-hati pada anak-anak. Juga pada wanita hamil, orang dengan gangguan sistem imun, dan orang lanjut usia.

"Apabila anak anda mengalami gangguan pencernaan, sebaiknya anda memeriksakan anak anda ke dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diberikan penanganan yang tepat. Konsumsi probiotik hanya bersifat membantu dan tidak bisa menggantikan fungsi obat-obatan medis."

Selain itu seperti dilansir Kompas.com, menurut dr Atilla Dewanti, Sp.A., anak usia 6-24 bulan boleh saja minum minuman probiotik. Terutama saat sedang terserang diare.

Dosis yang tepat adalah setengah hingga satu takaran dalam sehari. Anjuran Atilla ini diperkuat oleh sebuah riset yang menemukan manfaat bakteri baik pada anak-anak, yakni meringankan gejala diare dan mencegah diare akibat penggunaan antibiotik saat anak sakit.

Minuman ini memang dapat dikonsumsi sesekali sebagai makanan pendamping air susu ibu (MPASI) untuk anak umur 6 bulan ke atas. Namun perlu diingat, perannya jangan sampai menggantikan ASI.

Rasa minuman probiotik yang enak juga bisa saja mengalahkan rasa ASI bila diberikan secara teratur. Jadi, jangan terlalu sering memberikannya ya, Parents.

 

Baca juga:

Penelitian: Bayi bisa ‘divaksinasi’ terhadap Asma dengan Probiotik

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan ibu dan anak