TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Catat, ya, Parents! 5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

Bacaan 4 menit
Catat, ya, Parents! 5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dijalankan oleh beberapa sekolah. Anak Anda tidak boleh sekolah tatap muka jika mengalami hal ini!

Kasus Covid-19 di beberapa kota serentak menurun, dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun sudah mulai longgar diberlakukan pemerintah. Berkaitan dengan ini, ada beberapa sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun jika anak Anda mengalami 5 hal ini, sebaiknya tidak boleh sekolah tatap muka.

5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

Kasus Covid Menurun, PTM Mulai Dijalankan

Catat, ya, Parents! 5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

Image: Pexels

Menurunnya kasus Covid-19 selama satu bulan terakhir membuat banyak pihak, terutama orangtua murid, mendesak pemerintah agar mengizinkan sekolah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Alasannya banyak. Di antaranya karena anak sudah sangat bosan menjalankan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga ketertinggalan banyak materi pelajaran selama proses PJJ.

Melansir Suara.com, Pakar Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) Agustinus Subardono mengatakan ini sebagai usulan yang baik. Tujuannya adalah agar anak dan juga orangtua bisa menjalankan proses interaksi langsung selama bersekolah. Sebagai makhluk sosial, kata Agustinus, kebutuhan berinteraksi secara langsung itu sangat penting.

tidak boleh sekolah tatap muka

“Ya, karena jika PJJ anak hanya di depan monitor, padahal manusia, kan, makhluk sosial sehingga ada keinginan bertemu dengan teman, guru. Bukan sekadar untuk sekolah, tapi juga untuk berinteraksi,” ujar Agustinus menurut siaran pers Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-10, Senin (13/9/2021).

Ini sebenarnya bisa menjadi usulan yang positif jika orangtua yakin anaknya mampu menjalankan protokol kesehatan selama berada di sekolah. Mengingat, meski kasus Covid-19 sudah turun, namun risiko penyebaran virusnya masih tinggi.

Untuk bisa menjalankan PTM, ada beberapa kriteria “boleh” dan “tidak boleh sekolah tatap muka” yang perlu diperhatikan orangtua dan anak.

Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

tidak boleh sekolah tatap muka

Berdasarkan rangkuman Panduan Orangtua dalam Menghadapi PTM yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19, berikut ini kriteria anak yang tidak boleh sekolah tatap muka.

  1. Memiliki penyakit penyerta (komorbid) yang sulit terkontrol.
  2. Tidak dapat menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan pergi dan pulang dari sekolah.
  3. Tidak dalam kondisi sehat dan memiliki gejala Covid-19, seperti demam di atas 37,3 derajat, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan/atau sesak napas.
  4. Memiliki riwayat perjalanan dari wilayah PPKM Level 4, zona oranye, wilayah zona merah dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 hari.
  5. Memiliki riwayat bersentuhan atau berdekatan dengan orang penderita Covid-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 hari.

Si Kecil Boleh Sekolah Tatap Muka, Jika…

tidak boleh sekolah tatap muka

Sedangkan anak yang boleh mengikuti sekolah tatap muka adalah sebagai berikut:

  1. Keinginan anak untuk ke sekolah.
  2. Anak membutuhkan tatap muka untuk memahami materi pembelajaran.
  3. Si Anak sehat tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid).
  4. Anak sudah terbiasa memakai masker.
  5. Anak sudah terbiasa menjaga jarak saat bertemu orang lain.
  6. Si Kecil sudah terbiasa mencuci tangan dengan cara yang benar.
  7. Orangtua menyetujui PTM.
  8. Kedua orangtua tidak/kurang mampu mendampingi PJJ bagi anak.
  9. Orangtua telah membekali anak dengan pemahaman tentang Covid-19.
  10. Orangtua sudah melatih kebiasaan baru untuk menghadapi PTM di masa
    Covid-19.
  11. Dan orang tua siap membekali anak dengan perlengkapan menjaga diri dari Covid-19.

Selain Anak dan Orangtua, Sekolah Juga Harus SIAP

Catat, ya, Parents! 5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka

Untuk bisa menyambut kembali murid-muridnya, ada 7 syarat dan ketentuan wajib yang harus dipenuhi sekolah demi bisa menghindari risiko penularan Covid-19. Yaitu:

  1. Sekolah berada di wilayah PPKM Level 1-3.
  2. Tidak ada kasus atau penularan di lingkungan sekolah.
  3. Sekolah telah mengisi dan memenuhi Daftar Kesiapan Satuan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19.
  4. Sarana pendukung menunjang PTM di masa Covid-19 yang memadai (alat ukur suhu tubuh, ruang belajar dengan sirkulasi udara yang baik, fasilitas sterilisasi ruangan, sarana pengajaran masing-masing, pintu keluar yang berbeda dengan pintu masuk, ruang ganti pakaian untuk siswa dengan transportasi umum).
  5. Terdapat kesepakatan bersama antara komite sekolah dan sekolah.
  6. Guru dan tenaga pendukung di sekolah diharapkan sudah divaksin.
  7. Sekolah telah membentuk Satgas Covid-19.

Sekarang Parents sudah tahu apa kriteria anak boleh atau tidak boleh sekolah tatap muka. Mari tetap jalankan protokoler kesehatan kapan dan di manapun juga agar tidak ada lagi kasus Covid-19 yang baru.

Baca juga:   

Tahun Ajaran Baru Sekolah Dilakukan Tatap Muka, Dokter: “Pastikan Anak Sehat”

Aturan Sekolah Tatap Muka sudah Keluar, Ini 6 Tips agar Anak Siap Menjalaninya

Kegalauan Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Catat, ya, Parents! 5 Kriteria Anak yang Tidak Boleh Sekolah Tatap Muka
Bagikan:
  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti