Kenali penyebab dan jenis tanda lahir pada bayi, si kecil punya?

lead image

Tanda lahir menjadi bagian tak terpisahkan dari manusia, bagaimana dengan bayi? Apa penyebab dan jenis tanda lahir pada bayi?

Tanda lahir seolah menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari manusia, termasuk bayi. Tanda ini muncul di anggota tubuh tertentu dan bervariasi mulai dari yang hampir tidak terlihat hingga yang sangat jelas. Bahkan ada yang mengganggu penampilan hingga ia dewasa karena ukuran yang tak biasa. Memang noda ini terkadang menjengkelkan untuk sebagian orang, namun ini adalah hal yang tak perlu dicemaskan.

Penyebab tanda lahir pada bayi

Menurut legenda, tanda lahir pada bayi disebabkan oleh keinginan yang tidak tersampaikan saat hamil. Misalnya keinginan makan stroberi selama kehamilan Anda tidak terpuaskan, konon bayi akan memiliki tanda menyerupai stroberi pada salah satu anggota tubuhnya. Tentunya hal ini hanya mitos, mengingat tanda lahir menjadi hal yang tidak bisa dicegah bagaimanapun caranya.

Menurut para ahli, kondisi ini biasanya tidak diwariskan dan muncul bukan karena trauma kulit selama persalinan. Fakta menarik lainnya, orang Asia umumnya cenderung memiliki tanda tertentu sejak lahir dibandingkan benua lainnya. Secara umum terdapat dua jenis tanda pada manusia, pembuluh darah dan pigmentasi. 

Pembuluh darah di bawah kulit bayi akan menimbulkan tanda layaknya pembuluh darah biasa, umumnya berwarna merah atau merah muda. Sementara itu tana yang muncul disebabkan pigmentasi biasanya berwarna cokelat gelap yang disebabkan pigmentasi abnormal antar sel kulit.

Jenis tanda lahir pada bayi

Secara umum terdapat dua jenis tanda lahir pada bayi yaitu sebagai berikut:

#1 Pembuluh darah

  • Gigitan bangau dan ciuman malaikat

Ini hanyalah nama belaka. Bila bayi Anda memiliki bercak merah pada pangkal leher, hal ini disebut sebagai gigitan bangau. Namun jika bayi memiliki tanda pada kening atau mata maka disebut ciuman malaikat.

Gigitan bangau tidak akan hilang hingga bayi tumbuh dewasa dan merupakan salah satu jenis tanda yang paling umum dimiliki. Jenis ini terjadi pada 70% bayi.

  • Haemangioma / tanda stroberi

Jenis ini sebagian besar muncul di leher dan wajah. Berbeda dengan jenis lain, tanda satu ini tumbuh dalam kurun waktu cepat. Tanda stroberi biasanya akan berhenti tumbuh tanpa pengobatan, menyusut, dan kemudian menjadi putih dengan sendirinya.

  • Noda anggur

Jika saraf yang  mengendalikan pembuluh kapiler rusak, bayi Anda bisa saja memiliki apa yang disebut noda anggur. Noda merah atau ungu bisa ditemukan di seluruh tubuh dan pembuluh darah di bagian yang terkena dapat mengalami pendarahan. Jenis tanda satu ini memerlukan pengobatan untuk mencegah noda tersebut bertambah gelap.

#2 Pigmentasi

  • Bintik Café au lait; Seperti namanya, bintik berwarna kopi ini berbentuk oval dan tidak akan pudar seiring bayi tumbuh dewasa
  • Tahi Lalat; Tidak seperti tanda lahir lainnya, tahi lalat umumnya tidak berkembang hingga bayi Anda sedikit lebih besar
  • Bintik Mongolia; Tanda lahir ini berupa bagian kulit yang berwarna lebih gelap, dan lazim terjadi pada bayi Asia. Daerah pigmentasi terbesar terjadi di punggung bagian bawah dan pantat. Tanda ini  akan memudar seiring bertambahnya usia, namun tidak bisa hilang sepenuhnya
  • Tanda Keperakan; Tanda lahir keperakan ini sebenarnya termasuk dalam kategori khusus. Tanda lahir ini diyakini dialami secara turun-temurun, dengan tanda keperakan di rambut yang berada tepat di ujung garis rambut

Beberapa jenis tanda akhirnya akan memudar seiring perkembangan bayi. Konsultasikan pada dokter apabila muncul gejala abnormal yang tidak seharusnya.

Referensi : Why do babies have birthmarks?

Baca juga : 

5 Makanan ini efektif merangsang pertumbuhan gigi anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

hcqwupxl