TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Bacaan 4 menit
8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Kecanduan bermain sosmed dapat menimpa siapa saja, tua-muda tak memandang usia. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasinya.

Meskipun sebagian besar penggunaan media sosial tidak menimbulkan masalah, ada sebagian kecil pengguna yang menjadi kecanduan. Pada akhirnya, mereka terlibat dalam penggunaan yang berlebihan atau kompulsif. Lantas, apa saja tanda kecanduan sosial media yang perlu diwaspadai?

Apa Itu Kecanduan Sosial Media?

Tanda Kecanduan Sosial Media

Kecanduan media sosial adalah kecanduan perilaku yang ditandai dengan terlalu khawatir tentang media sosial, didorong oleh keinginan tak terkendali untuk selalu menggunakan media sosial. Orang yang mengalami kecanduan lalu mencurahkan begitu banyak waktu dan upaya untuk keriuhan di dunia maya sehingga merusak aspek kehidupan penting lainnya.

Kecanduan media sosial dapat menimpa siapa saja, tua-muda tak memandang usia. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Tanda Kecanduan Sosial Media

Melansir laman Addiction Center, penelitian telah menunjukkan bahwa aliran retweet, like, dan share yang konstan dari situs-situs media sosial telah memengaruhi sistem mesocortical limbic circuit di otak. Efek tersebut ternyata memicu jenis reaksi kimia yang sama dengan penggunaan narkotika, seperti kokain.

Kenikmatan menggunakan platform ini dapat berkembang menjadi obsesi yang tidak sehat. Kondisi ini mungkin tidak hanya bermasalah bagi individu yang mengalami kecanduan, tetapi juga bagi orang-orang terdekatnya di kehidupan nyata. 

Artikel terkait: 9 Dampak Negatif Media Sosial pada Kesehatan Mental

8 Tanda Kecanduan Sosial Media

Ada sejumlah tanda-tanda kecanduan media sosial  yang harus diwaspadai. Yuk, simak daftar di bawah ini agar dapat menolong diri sendiri atau membantu orang terdekat yang mungkin mengalaminya.

1. Setelah Bangun Tidur Langsung Mengecek Sosial Media

Tanda Kecanduan Sosial Media

Tanda kecanduan sosial media yang pertama adalah langsung mengecek platform medsos saat baru bangun tidur. Jika insting pertama yang dimiliki seseorang adalah meraih gadget, ia mungkin memiliki hubungan yang sedikit tidak sehat dengan teknologi yang dimilikinya.

2. Membuka Sosial Media Selama Jam Kerja atau Jam Belajar

Tanda Kecanduan Sosial Media

Membiarkan media sosial menghambat produktivitas adalah dampak langsung dari kecanduan media sosial. Godaan membuka Facebook atau Instagram ketika terjebak pada tugas yang membosankan menjadi terasa sulit dan tak tertahankan. Walaupun, ia tahu bahwa melakukannya tidak pernah membuat dirinya merasa lebih baik.

3. Cemas Ketika Tidak dapat Mengecek Sosial Media

Tanda Kecanduan Sosial Media

Pecandu media sosial cenderung memiliki dorongan untuk selalu memeriksa dan menyegarkan halaman media sosial. Ia bahkan merasa cemas jika jauh dari ponsel atau tanpa internet. Rasanya seolah dunia kiamat jika tidak bisa mengakses media sosial untuk sementara waktu.

4. Terlalu Sering Meng-update Status

8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Terlalu sering mengupdate status juga bisa menjadi tanda kecanduan media sosial. Perasaan terobsesi untuk mengekspos kegiatan atau perasaannya di media sosial menjadi tak tertahankan. 

Artikel terkait: Ingin Hidup Lebih Berkualitas, Sarah Sechan Pamit dari Media Sosial

5. Terobsesi dengan Like dan Comment, Termasuk Tanda Kecanduan Sosial Media

Tanda Kecanduan Sosial Media

Pecandu medsos juga memiliki kecenderungan terus memikirkan berapa banyak like yang diperoleh dari postingannya di media sosial. Interaksi orang lain terhadap postingan begitu memengaruhi emosi dan mood-nya. Ia juga akan merasa putus asa jika respon tersebut tidak sesuai yang diharapkan.

6. Menghabiskan Banyak Waktu untuk Memikirkan dan Merencanakan Postingan

8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Orang yang kecanduan medsos biasanya menghabiskan banyak waktu untuk membuat postingan dan cenderung merasa bersalah apabila tidak melakukannya dengan sempurna.

7. Merasa Ponsel Bergetar atau Berdering, Padahal Sebenarnya Tidak

8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Perasaan ini muncul akibat perasaan menyenangkan yang timbul saat ponsel berdering atau bergetar yang berasal dari notifikasi terus yang terbayang-bayang.

8. Mengabaikan Hobi Demi Membuka Sosial Media

Tanda Kecanduan Sosial Media

Terkadang, alih-alih mengambil bagian dalam aktivitas fisik bermanfaat, orang yang kecanduan medsos menghabiskan lebih banyak waktu untuk terus menggulir layar ponsel tanpa henti. Walaupun lagi-lagi, ia tahu bahwa melakukannya tidak akan pernah mendatangkan rasa puas.

Artikel terkait: Mengapa Remaja Sering Curhat di Media Sosial? Ini Penjelasannya Menurut Psikolog

Tips Mengatasi Kecanduan Sosial Media

8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaannya. Cobalah tips berikut untuk membantu mencapai keseimbangan yang lebih sehat dengan media sosial:

  1. Hapus aplikasi media sosial dari ponsel. Meskipun masih dapat diakses dari komputer, menjauh aplikasi medsos dari ponsel dapat membantu mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan di media sosial secara keseluruhan.
  2. Matikan ponsel selama selama melakukan aktivitas tertentu, seperti saat bekerja, selama sekolah, makan, dan kegiatan rekreasi. Sesuaikan pengaturan pada setiap aplikasi media sosial sehingga Anda dapat menonaktifkan notifikasinya.
  3. Sediakan waktu untuk menggunakan media sosial per hari. Anda bisa menggunakan timer untuk membantu tetap ingat batasan waktu yang telah ditentukan.
  4. Meletakkan ponsel di luar kamar jika tidak sedang digunakan.
  5. Lakukan hobi baru yang tidak terkait dengan teknologi. Contohnya olahraga, seni, kelas memasak, dan banyak lagi.
  6. Luangkan waktu untuk bertemu keluarga dan teman.

Apabila kecanduan sosial media tidak dapat diatasi dengan mengurangi penggunaan ponsel, jangan ragu untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan, misalnya psikolog atau psikiater. Mereka dapat membantu menemukan program rehabilitasi yang paling sesuai dengan kebutuhan selama masa pemulihan.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Baca juga:

6 Kesalahan yang Biasa Dilakukan oleh Pasangan di Media Sosial

Bolehkah Anak SD Punya Akun Media Sosial?

Parents, Beritahu 5 Fakta Ini Sebelum Izinkan Anak Pakai Media Sosial!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • 8 Tanda Anda Kecanduan Sosial Media, Ini Cara Mengatasinya
Bagikan:
  • 7 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Bertabur Bintang!

    7 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Bertabur Bintang!

  • 11 Chef Terkenal Korea, Hampir Semua Muncul di 'Culinary Class Wars'!

    11 Chef Terkenal Korea, Hampir Semua Muncul di 'Culinary Class Wars'!

  • 11 Varierty Show Kuliner Netflix Terbaik, Ada 'Culinary Class Wars'!

    11 Varierty Show Kuliner Netflix Terbaik, Ada 'Culinary Class Wars'!

  • 7 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Bertabur Bintang!

    7 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Bertabur Bintang!

  • 11 Chef Terkenal Korea, Hampir Semua Muncul di 'Culinary Class Wars'!

    11 Chef Terkenal Korea, Hampir Semua Muncul di 'Culinary Class Wars'!

  • 11 Varierty Show Kuliner Netflix Terbaik, Ada 'Culinary Class Wars'!

    11 Varierty Show Kuliner Netflix Terbaik, Ada 'Culinary Class Wars'!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti