TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Punya masalah susah menelan? Waspada penyakit disfagia yang berbahaya

Bacaan 3 menit
Punya masalah susah menelan? Waspada penyakit disfagia yang berbahaya

Dalam beberapa kasus, disfagia dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti malnutrisi, pneumonia, dan kematian mendadak akibat tersedak. 

Apakah Anda memiliki masalah susah menelan saat makan maupun minum? Atau bahkan kesulitan menelan ludah sendiri? Padahal Anda sedang tidak sakit gigi, sariawan ataupun gusi bengkak. 

Biasanya masalah susah menelan muncul terkait dengan beberapa kondisi masalah kesehatan tertentu, seperti sakit tenggorokan, gondongan atau amandel. Akan tetapi, bisa jadi masalah tidak bisa menelan ini lebih serius dari itu, karena mungkin saja itu gejala penyakit disfagia.

Apa itu penyakit disfagia?

susah menelan 1

Disfagia adalah istilah medis untuk masalah susah menelan. Beberapa orang dengan disfagia memiliki masalah susah menelan makanan atau minuman tertentu. Sementara yang lainnya tidak bisa menelan sama sekali. 

Bagi orang yang mengalami kondisi ini, proses penyaluran makanan atau minuman dari mulut ke lambung membutuhkan usaha lebih besar dan cenderung lebih lama dari orang normal.

Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, orang yang memiliki riwayat parkinson, dan orang yang memiliki gangguan sistem saraf. 

Bila kondisi ini hanya terjadi sesekali, Anda mungkin tidak perlu terlalu khawatir karena hal itu termasuk normal. Namun bila masalah susah menelan terjadi secara sering, Anda perlu berhati-hati karena hal itu bisa mengindikasikan kondisi medis yang lebih serius dan membutuhkan perawatan. 

Jenis-jenis penyakit disfagia

Punya masalah susah menelan? Waspada penyakit disfagia yang berbahaya

Secara umum, disfagia dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan lokasinya yakni disfagia orofaringeal dan esofageal. 

a. Disfagia orofaringeal 

Kondisi ini melemahkan otot-otot tenggorokan, sehingga membuat Anda kesulitan untuk memindahkan makanan dari mulut ke tenggorokan dan kerongkongan.

Hal ini bisa menyebabkan tersedak, muntah, atau batuk ketika sedang mencoba menelan makanan. Anda mungkin juga merasakan sensasi makanan naik ke hidung. Kondisi ini bisa menyebabkan pneumonia. 

Penyebab Disfagia orofaringeal antara lain ialah:

  • Gangguan saraf
  • Kerusakan neurologis:
  • Divertikulum faringoesofageal (divertikulum Zenker)
  • Kanker

b. Disfagia esofageal

Disfagia esofageal mengacu pada sensasi makanan yang lengket tergantung di pangkal tenggorokan atau di dada setelah Anda mulai menelan. Beberapa penyebab disfagia esofagus meliputi:

  • Achalasia
  • Kejang difus
  • Strikum esofagus
  • Benda asing seperti gigi palsu dan lainnya
  • GERD
  • Esofagitis eosinofilik
  • Scleroderma.
  • Terapi radiasi

Artikel terkait: 6 Perbedaan mual tanda kehamilan dan GERD jangan sampai terkecoh!

Susah menelan dan gejala lain penyakit disfagia

susah menelan 2

Gejala utama disfagia adalah kesulitan atau kesusahan dalam menelan makanan atau minuman. Namun selain itu, ada pula beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Mengalami sensasi makanan tersangkut ditenggorokan atau dada
  • Rasa nyeri saat menelan
  • Mengeluarkan air liur secara berlebihan
  • Suara serak
  • Regurgitasi
  • Mulas
  • Asam lambung yang naik ke tenggorokan
  • Penurunan berat badan yang tiba-tiba
  • Batuk atau tersedak saat menelan
  • Harus memotong makanan menjadi potongan-potongan kecil atau menghindari makanan tertentu karena kesulitan menelan

Bila disfagia terjadi pada anak-anak, gejala umum yang sering terjadi ialah:

  • Makanan atau minuman sering keluar dari mulut
  • Tidak mau makan makanan tertentu
  • Sulit bernafas saat sedang makan
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan

Kapan harus ke dokter?

Segera temui dokter bila Anda mengalami disfagia secara persisten dan penurunan berat badan secara tiba-tiba. Anda perlu berhati-hati karena hal itu bisa mengindikasikan kondisi medis yang lebih serius dan membutuhkan perawatan. 

Dalam beberapa kasus, disfagia dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti malnutrisi, pneumonia, dan kematian mendadak akibat tersedak. 

Meskipun umumnya kondisi ini tidak bisa dicegah tetapi Anda dapat mengurangi risiko kesulitan menelan dengan makan secara perlahan dan mengunyah makanan dengan baik.

Deteksi dini dan pengobatan GERD yang efektif juga dapat menurunkan risiko disfagia yang terkait dengan penyempitan kerongkongan. 

Cerita mitra kami
Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!
Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!
Ramadan Anti-Lemas! Rahasia Nutrisi Anak dari Rumah
Ramadan Anti-Lemas! Rahasia Nutrisi Anak dari Rumah
Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Referensi: Mayo Clinic, NHS Inform, Alo Dokter

Baca juga:

Radang Tenggorokan pada Bayi: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Punya masalah susah menelan? Waspada penyakit disfagia yang berbahaya
Bagikan:
  • Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!
    Cerita mitra kami

    Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!

  • Sangat Menular! Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Campak

    Sangat Menular! Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Campak

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!
    Cerita mitra kami

    Berjemur di Bawah Matahari Saja Tidak Cukup, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak!

  • Sangat Menular! Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Campak

    Sangat Menular! Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Campak

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti