TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ini alasan mengapa penderita endometriosis harus operasi jika ingin hamil

Bacaan 4 menit
Ini alasan mengapa penderita endometriosis harus operasi jika ingin hamil

Jika Bunda mengalami endometriosis dan sedang program hamil, sebaiknya ikuti saran dokter kandungan ini.

Siapa di antara Bunda yang sering kali merasa nyeri saat si tamu bulanan datang? Bisa jadi hal tersebut dikarenakan oleh endometriosis. Tahukah Bunda bahwa pengobatan endometriosis tidak sama karena perlu disesuaikan dengan jenis endometriosis yang dialami.

Sebelum membahas pengobatan endometriosis lebih lanjut, tentu saja kita perlu lebih dulu memahami apa yang dimaksudkan dengan endometriosis.

Apa itu Endometriosis?

Dijelaskan oleh dr. Ivander Utama Sp.OG dalam akun YouTube Channel-nya, endometriosis merupakan suatu penyakit yang timbul karena adanya jaringan yang seharusnya ada di dalam rahim, tapi jaringan tersebut justru tumbuh berada di luar rahim.

“Endometriosis ini bisa tumbuh di otot rahim, bisa juga berada di indung telur. bisa juga berada di bagian lain di tubuh kita. Oleh karena itu kondisi endometriosis pada perempuan biasanya memiliki keluhan yang sangat khas, yaitu nyeri saat saat haid.”

Penting untung diketahui bahwa dalam keadaan normal, jaringan dinding rahim akan menebal jika akan mengalami ovulasi. Hal ini terjadi sebagai upaya persiapan agar calon janin dapat menempel pada rahim jika terjadi pembuahan. Bila tak ada pembuahan, endometrium yang telah menebal akan luruh dan keluar dari tubuh dalam bentuk darah.

Artikel terkait: Inilah 5 Tanda penyakit endometriosis yang tidak diketahui wanita

Ini alasan mengapa penderita endometriosis harus operasi jika ingin hamil

Dalam kondisi inilah maka seorang perempuan akan mengalami menstruasi. Sedangkan, hal ini tidak terjadi pada perempuan yang mengalami endometriosis. Di mana jaringan dinding rahim yang tumbuh di luar rahim juga akan ikut meluruh saat menstruasi.

Namun, jaringan yang meluruh itu tidak keluar melalui vagina seperti pada jaringan normal yang terdapat di dalam rahim, sehingga sisa-sisa endometrium tersebut akan mengendap di sekitar organ reproduksi.

Kondisi ini pun lama-lama akan menyebabkan terjadinya endapan yang menyebabkan peradangan, kista, jaringan parut, sehingga menimbulkan berbagai gangguan lain.

Seperti yang dikatakan dr. Ivander, bahwa endometriosis bisanya menyebabkan timbulnya nyeri saat menstruasi. Selain itu, tidak sedikit yang menegalami keluhan lain seperti timbulnya kram, yang disertai dengan mual, muntah, bahkan diare. 

Bagaimanakah pengobatan endometriosis bagi perempuan yang ingin punya anak?

Pengobatan endometriosis harus dengan jalan operasi? Ini penjelasannya

“Sebenarnya nyeri yang ditimbulkan juga sangat bervariasi, ada yang sedang saja tapi ada juga yang sangat parah sehingga menyebabkan tidak bisa beraktivitas sama sekali. Oleh karena itu pengobatan endometriosis memang akan berbeda satu dengan yang lainnya. Penanganan pasien yang mengalami endometriosis sebenarnya harus disesuaikan dengan keluhan tersebut.”

Ditegaskan oleh dr. Ivander, jika keluhannya hanya sebatas nyeri saja,  pemberian anti nyeri sebenarnya masih bisa dibenarkan dan diberikan. Tapi bila pasien datang dengan keluhan ingin cepat hamil atau mau punya anak, maka pengobatan endometriosis pun harus terfokus dengan masalah infertilitasnya.

Tak bisa dipungkiri endometriosis memang bisa berisiko sebabkan perempuan sulit hamil.

Artikel tarkait: Wanita dengan endometriosis bisa hamil dengan 3 cara ini, bunda wajib tahu!

Mengapa endometriosis memengaruhi peluang untuk hamil?

Ini alasan mengapa penderita endometriosis harus operasi jika ingin hamil

Dikutip dari laman liputan6.com, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Subspesialis Fertility dan Hormon Reproduksi Ahli Bedah Laparoskopi, Kiel, Jerman, Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG(K) menyatakan, ada beberapa hal menyebabkan endometriosis mengurangi peluang perempuan untuk bisa hamil dengan mudah.

Pertama, endometriosis menurunkan kualitas sel telur. Kedua, karena dasar dari penyakit endometriosis adalah inflamasi atau peradangan maka menyebabkan terjadinya perubahan anatomi normal organ reproduksi. Misalnya, perlengketan organ reproduksi, bisa juga berupa tersumbatnya saluran sel telur.

Risiko ke-3 yaitu, bisa menurunkan cadangan sel telur, serta adanya risiko jika penyakit ini akan terus dialami sepanjang usia reproduksi sebelum terjadinya menopause.

Oleh karena itu, dr. Ivander mengatakan bahwa pengobatan endometriosis memang harus disesuaikan. Oleh karena itu, penanganan endometriosis sebenarnya berbeda satu dengan yang lainnya.

Pengobatan endometriosis harus dengan jalan operasi? Ini penjelasannya

Jika pasien hanya mengeluh nyerti bisa diberikan obat anti nyeri, pil kb atau bahkan obat hormonal. Namun, untuk kasus ingin hamil tentu saja perlu disesuaikan dengan jenis endometriosis yang dialami, apakah berbentuk kista atau membentuk jaringan perlengketan.

“Bagaimana pengobatan endometriosis yang tepat tentu saja bertujuan agar bisa meningkatkan peluang hamil. Untuk lebih efektif, ada kemungkinan pasien disarankan untuk melakukan operasi terlebih dulu sebelum dilakukan program hamil yang efektif dan efisien,” paparnya. 

Sementara Dr. Caroline mengingatkan jika Bunda sedang melakukan program hamil, maka kehamilan tersebut harus diupayakan. Jangan menunggu, berlomba dengan kambuhnya penyakit.

Katanya, angka kekambuhan yang tinggi pada semua penyakit endometriosis berhubungan dengan sifat infiltrasi dan menyebarnya sehingga terapi apapun tidak ada yang bisa mengeradikasi bersih sel-sel endometriosis ini, apalagi jika paparan polutan lingkungan (bahan kimiawi, cemaran plastik, asap rokok dan kendaraan, zat pengawet dan pewarna, junk food dan daging olahan termasuk daging yang disuntik hormon) tidak dihindarkan.

Itulah informasi terkait endometriosis yang membuat penderitanya susah punya keturunan. 

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca juga:

Apa Itu Endometriosis dan Apakah Menyebabkan Susah Hamil?

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Ini alasan mengapa penderita endometriosis harus operasi jika ingin hamil
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti