TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ingin anak lancar bicara? Jangan lupa stimulasi dengan 3 cara ini di rumah

Bacaan 5 menit
Ingin anak lancar bicara? Jangan lupa stimulasi dengan 3 cara ini di rumah

Memberikan stimulasi atau terapi bicara nyatanya bisa diterapkan di rumah, kok!

Rasa was-was tengah dirasakan Suchii, ibu dari Embun yang usianya sudah memasuki 2 tahun. Sebabnya, Embun masih belum banyak bisa bicara dengan jelas. Tak ingin anaknya mengalami keterlambatan bicara, Suchii pun mulai mencari tahu terapi bicara yang tepat dan bisa diterapkan pada puterinya.

Tak bisa dipungkiri, melihat anak belum lancar bicara tentu saja menjadi kekhawatiran orangtua. Meskipun saat ini ganguan bicara dan bahasa merupakan salah satu gangguan perkembangan anak yang sering terjadi. Beberapa laporan menyatakan angka kejadian gangguan bicara dan bahasa anak mencapai 5 sam[ao 10% pada anak sekolah.

Pertanyaan, kapan kondisi perlu dikhawatirkan hingga anak membutuhan terapi bicara secara khusus?

Artikel terkait: 5 Klinik terapi bicara anak di Jabodetabek rekomendasi theAsianparent Indonesia

Terapi bicara

Terapi bicara untuk anak: Manfaat dan cara mudah menerapkannya di rumah

Sebelum memutuskan mengajak si kecil untuk melakukan terapi, mengapa tidak mencoba memaksimalkan dengan memberikan stimulus di rumah?

Pada dasarnya, terapi bicara merupakan metode intevensi bahasa yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, kemampuan untuk membedakan nada bicara, mengatasi artikulasi yang kurang tepat dan gangguan fonologis atau dialek yang dialami oleh anak. Harapannya, terapi ini dapat membantu buah hati dalam mengekspresikan diri mereka melalui bahasa verbal dan non-verbal.

Ada pun beberapa latihan bicara ini berfokus pada:

  • Kelancaran artikulasi pada kata-kata dan kalimat yang dilontarkan
  • Menggunakan nada bicara yang tepat sesuai dengan kondisi tertentu. Misalnya, mengajarkan anak bahwa berbicara dengan orang lain harus sopan dan tidak baik jika menggunakan nada tinggi.
  • Paham arti dari gambar dan simbol yang dilihat, sehingga ia mampu untuk menceritakan makna dari ketiga hal tersebut.

Kapan anak membutuhkan terapi bicara?

Kemampuan bicara pada anak tentu saja berbeda, sesuai dengan kondisi mereka masing-masing. Maka, Jenis terapi pun sebenarnya harus disesuaikan lebih dulu.

Namun memang, beberapa anak yang memiliki kesulitan dalam melakukan sosialisasi urgensi yang tinggi untuk melakukan terapi. Anak yang dinilai sangat membutuhkan jenis terapi ini memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Kalimat yang dilontarkan oleh anak sulit dipahami orang lain
  • Anak tidak mampu mengungkapkan perasaan atau keinginannya secara verbal
  • Berbicara dengan gagap atau selalu mengulang kalimat
  • Belum bisa bersosialisasi dengan teman sebaya atau orang-orang di sekitarnya

Artikel terkait: Ingin bayi cepat bicara? Ayah, lakukan 6 tips agar anak lancar bicara!

Berbagai terapi yang mudah dilakukan di rumah

Beberapa tips yang bisa Parents lakukan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi anak di antaranya:

  • Ajak si kecil mengobrol

Dalam hal ini, Parents dianjurkan untuk menanyakan sesuatu yang dapat mendorong anak berpikir untuk menjawabnya seperti “Kalau Bunda mengizinkan kamu memelihara kucing, kira-kira kamu mau melakukan apa saja dengannya?”.

Pertanyaan seperti itu akan mendorong anak untuk mengungkapkan ide-ide mereka. Dengarkan ia dengan seksama dan batulah ia jika Anda melihatnya mulai kesulitan mengekspresikan pikiran.

  • Dorong anak untuk membaca

Beli atau pinjamlah buku dari perpustakaan untuk si kecil. Anda juga bisa bertanya padanya kira-kira apa yang dia sukai. Misalnya jika dia suka dengan karakter kartun tertentu, maka berilah ia buku tentang tokoh tersebut.

Bacalah buku tersebut bersama-sama. Anda juga bisa meminta si kecil untuk membaca setiap kalimat dalam buku dengan suara keras untuk melatih kemampuan bicara si kecil.

Terapi bicara

  • Terapi sambil bermain

Ajak kerabat atau teman si kecil untuk bermain hal sederhana ini. Caranya, buatlah mereka duduk atau berdiri sejajar. Setelah itu, bisikkan kalimat pada seorang anak kemudian suruh anak tersebut membisikkan kalimat yang sama pada yang lain.

Anak yang berdiri di jajaran paling akhir harus mengungkapkan kalimat tersebut dengan keras. Permainan ini dapat membantu buah hati menambah kosa kata serta mengetahui cara pengucapan kalimat dengan artikulasi tepat.

Beberapa permainan lain yang dapat meningkatkan kemampuan bicara anak di antaranya:

  1. Latihan bicara atau akting di depan cermin
  2. Bermain bola tangkap
  3. Jalan-jalan di sekitar rumah sambil bertanya mengenai benda-benda yang ada di sekitar sana
  4. Permainan silat lidah. Ajarkan anak mengucapkan kalimat dengan susunan kata yang mirip tapi memiliki arti berbeda seperti “ular melingkar di atas pagar”, “satu ribu, dua biru, tiga ribu, empat biru”, “kelapa diparut, kepala digaruk”, dan sebagainya
  5. Permainan meniup gelembung
  6. Bermain alat musik yang menggunakan mulut seperti harmonika, suling, dan sebagainya. Hal ini agar mulut anak terlatih dan lebih fleksibel untuk mengucapkan kalimat yang kompleks.

Artikel terkait: Bicara anak gagap, apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Terapi bicara

Pilih terapi yang sesuai dengan usia anak

Anda tidak bisa memaksa anak usia dua tahun untuk langsung bisa berpidato di depan umum dengan kalimat sempurna, bukan? Maka dari itu, buatlah target pencapaian yang sesuai dengan usia mereka saat ini. Jangan memberikan jenis latihan bicara yang tidak sesuai dengan umur mereka.

Jika usia anak Anda di bawah dua tahun, Anda bisa melatih kemampuan bicaranya dengan cara berikut:

  • Buat suara “ma”, “ba”, “da”. Buah hati mungkin akan tergerak untuk mengikutinya
  • Ajak ia mengobrol saat melakukan aktivitas meski ia belum bisa menjawabnya.
  • Berbicaralah dengan bayi selayaknya Anda mengobrol dengan orang dewasa. Kalimat yang dibuat lucu seperti “anak tiapa ti ini?”, “Adek mau makan cama apa cekalang?”, cenderung akan menghambat kosakata dan kemampuan artikulasinya kelak.
  • Selalu menggunakan gestur ketika berbicara pada anak
  • Bacakan ia cerita dongeng

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak. Parents juga harus sabar ketika melatih buah hati berkomunikasi. Jangan terburu-buru dan berikan mereka kesempatan untuk meningkatkan kemampuan ini dengan sendirinya ya, Parents.

***

Referensi: Momjunction

Baca juga:

Ingin mengajak bayi bicara sejak dalam kandungan? Begini caranya, Parents!

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • Ingin anak lancar bicara? Jangan lupa stimulasi dengan 3 cara ini di rumah
Bagikan:
  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti