"Anakku Tidak Pernah Kembali dari Tempat Penitipan," Curhat Ibu yang Bayinya Mengalami SIDS

"Anakku Tidak Pernah Kembali dari Tempat Penitipan," Curhat Ibu yang Bayinya Mengalami SIDS

Pengalaman buruk SIDS bayi meninggalkan luka amat mendalam bagi orangtua ini, terutama sang ibu. Ia sangat sedih dan tak menyangka.

Sudeen Infant Death Syndrome atau SIDS merupakan kondisi yang sangat tidak diinginkan oleh orangtua manapun. SIDS bayi atau sindrom kematian mendadak menjadi salah satu kondisi yang patut diwaspadai. 

Sayangnya, pengalaman buruk SIDS bayi harus dialami oleh seorang ibu beberapa waktu silam. Kala peristiwa itu terjadi, buah hatinya masih berusia 11 bulan. 

Curhatan Ibu yang Mengalami Peristiwa SIDS pada Bayi Tercintanya

“Saat itu hari Senin, 19 Maret 2018 dan saya ingat setiap saat di pagi hari sebelum saya mengucapkan selamat tinggal kepada bayi saya untuk yang terakhir kalinya. Saya membahasnya, menikmati setiap detail di hari saya terakhir bertemu dengan buah hatiku tercinta,” ujar sang ibu mengawali kisahnya.

Pagi itu, semua terjadi seperti biasa, sang ibu membereskan segala hal yang ada di rumah sembari mempersiapkan kebutuhan anak untuk pergi ke tempat penitipan. Saat memakaikan sweater kepada Declan, nama buah hatinya yang berumur 11 bulan, ibu itu menyadari bahwa anaknya sudah tumbuh begitu cepat sampai-sampai bajunya mulai kekecilan.

Declan pun akhirnya sudah berada di tempat penitipan. Tidak lama kemudian, sang ibu mendapat panggilan tidak terjawab dari pihak penitipan anak tempat di mana Declan berada.

Sang ibu sangat syok ketika mendengar berita bahwa Declan tidak lagi bangun dari tidur siangnya. Ketika mendapat panggilan tersebut, Declan sedang dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulans.

Anakku Tidak Pernah Kembali dari Tempat Penitipannya

Ayah dari sang ibu tersebut segera menghubungi suami anaknya, Cody. Sementara itu, sang ibu terus berusaha menenangkan diri dengan terus yakin bahwa Declan akan baik-baik saja. 

Akan tetapi, keyakinan itu seketika runtuh ketika sang suami memegang tangannya untuk melihat Declan di ranjang rumah sakit. Declan sedang dikelilingi oleh petugas medis yang tampaknya sedang berusaha membuat jantungnya kembali berdetak. Namun, akhirnya perjuangan ini diakhiri dengan kalimat seperti di drama televisi.

“Maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin.”

Artikel terkait: Menurut Islam, Begini Aturan Fiqih Anak yang Meninggal dalam Kandungan

SIDS yang Menjadi Penyebab Bayiku Mendadak Meninggal

sids bayi

Mengutip dari laman Alodokter, SIDS atau sudden infant death syndrome adalah kematian mendadak pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun. SIDS bisa terjadi tanpa menimbulkan gejala sama sekali.

Sama seperti yang terjadi pada Declan, kebanyakan SIDS terjadi ketika bayi sedang tertidur, tetapi tetap ada kasus di mana bayi tiba-tiba meninggal sata sedang beraktivitas.

Untuk orangtua, SIDS tentu terasa seperti sebuah takdir kejam. Ibu Declan sudah mengalami sendiri kejadian ini. Declan yang sudah tiada, dan kini sang ibu tidak lagi memiliki bau khas yang disukainya. 

Penjelasan tentang SIDS akhirnya didapatkan oleh ibu Declan dari pihak medis. SIDS memang terjadi mendadak dan umumnya terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun. Declan hanya kurang sebulan dari usia satu tahun.

“Kepergiannya seperti menyisakan lubang yang tidak akan bisa tertutup lagi. Namun, saya harus tetap kuat dan bertahan demi anak-anak saya. Reaghan dan Pasiley, putri kami yang tertua, dan satu anak lagi yang kini sedang ada di dalam kandungan,” ungkap sang ibu bernama Lindsay Paulsen.

Artikel terkait: Memulihkan Mental Ibu Pasca Kehilangan Buah Hati, Ini Saran Psikater

Sekilas tentang SIDS

sids pada buah hati

Sebenarnya penyebab dari SIDS belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa bayi yang memiliki risiko SIDS lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya, antara lain:

  • Bayi yang lahir prematur (kurang dari 37 minggu)
  • Bayi yang berat badannya kurang ketika dilahirkan
  • Ada gangguan pada otaknya
  • Memiliki infeksi paru-paru
  • Bayi yang memiliki kebiasaan tidur telungkup, sehingga ia sulit bernapas
  • Suhu ruangan kamar tidur bayi yang terlalu panas
  • Berbagi tempat tidur dengan orang dewasa sehingga berpotensi mengalami pernapasan yang tertindih 

Artikel terkait: Tingkat Risiko Keguguran Berdasarkan Usia Ibu dan Kandungan, Bunda Wajib Tahu!

Meskipun penyebab dari SISD itu sendiri masih belum bisa dipastikan, Parents bisa melakukan beberapa pencegahan SIDS dengan cara seperti di bawah ini:

  • Memastikan bayi untuk tidur terlentang.
  • Hindari untuk menggunakan tempat tidur yang terlalu tebal dan empuk pada buah hati.
  • Berikan bayi ASI, setidaknya selama 6 bulan pertama kehidupannya.
  • Pakaikan bayi baju yang hangat dan nyaman.
  • Usahakan untuk memisahkan kasur untuk orangtua dengan anak agar ia tidak mengalami kecelakan tidak disengaja seperti pernapasan yang tertindih dan lain-lain.

Demikianlah sekilas tentang SIDS bayi, yang umumnya terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun. Semoga kita semua bisa terhindar dari kondisi seperti ini, ya. 

Baca juga:

Ditinggal 3 jam, anak 2 tahun meninggal dalam mobil, peringatan untuk Parents!

Gangguan pernafasan pada bayi baru lahir, kenali penyebab dan gejalanya

5 gejala gangguan mental pada anak-anak, Bunda wajib tahu!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner