TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Atasi Serangan Panik dengan Terapi, Kenali Ciri-ciri dan Penanganannya

Bacaan 4 menit
Atasi Serangan Panik dengan Terapi, Kenali Ciri-ciri dan Penanganannya

Bukan hanya sekadar takut semata, serangan panik tidak memiliki alasan tertentu

Apakah Parents pernah mendengar gangguan serangan panik sebelumnya? Berbeda dengan panik saat menghadapi masalah tertentu, serangan panik menyebabkan penderitanya merasa takut dan gelisah tanpa alasan secara mendadak! Untuk mengatasinya, penderita serangan panik harus melalui serangkaian terapi agar lebih baik.

Ciri-ciri Serangan Panik

Atasi Serangan Panik dengan Terapi, Kenali Ciri-ciri dan Penanganannya

Sumber: Unsplash

Dilansir dari WebMD, Serangan panik memiliki ciri-ciri khas yakni ketakutan atau merasa dunia benar-benar hancur selama waktu yang sangat singkat yakni sekitar 10 menit.

Selain rasa panik yang tidak memiliki sebab tetap, serangan panik juga diikuti minimal 4 gejala di bawah ini:

  • Ketakutan kehilangan kontrol karena rasa panik
  • Merasa akan hilang akal
  • Keringat berlebihan
  • Palpitasi, jantung berdebar kencang, atau detak jantung dipercepat
  • Sesak nafas
  • Perasaan tercekik
  • Gemetar
  • Nyeri dada atau tidak nyaman
  • Mual atau gangguan perut
  • Pusing, goyah, pusing, dan pingsan
  • Menggigil atau sensasi panas
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Ketakutan akan mati
  • Merasa ‘mengawang’, tidak ‘hadir’ di dunia

Bila seseorang pernah mengalami serangan panik, maka dia akan berusaha menghindari situasi yang menyebabkan serangan panik tersebut.

Artikel Terkait: Simak Cara-Cara Atasi Gangguan Kecemasan pada Pasangan

Penyebab Serangan Panik

Apa yang menyebabkan serangan panik terjadi pada penderitanya?

Rupanya ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan serangan panik, Parents.

Secara biologis atau reaksi tubuh, seseorang bisa saja lebih rentan terhadap rasa takut karena bagian otak tertentu yang lebih aktif.

Bagian otak ini akan teraktivasi sehingga menyebabkan rasa takut yang begitu dahsyat hingga ingin lari dibandingkan orang lainnya!

Ada pula tekanan psikologis atau stres sebelumnya yang menyebabkan seseorang menjadi lebih rentan dengan ketakutan ini.

Gaya hidup pun juga berpengaruh, lo. Seseorang yang sebelumnya tidak mengalami masalah bisa saja membentuk gejala serangan panik karena konsumsi rokok atau minuman beralkohol.

Selain itu jika seseorang tidak belajar cara menyelesaikan masalah dengan benar, bisa jadi rasa panik ini akan dibawa hingga seterusnya.

Nah, faktor-faktor ini membentuk gejala yang menyebabkan seseorang memiliki reaksi dahsyat terhadap ancaman yang sederhana!

Misalnya saja jika seseorang tengah menghadapi ujian, tubuhnya bisa beraksi seolah menghadapi ancaman nyawa.

Kapankah Penderita Serangan Panik Harus ke Dokter atau Terapi?

serangan panik terapi

Sumber: Unsplash

Jika Anda mengalami gejala di atas, tentunya akan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari Anda!

Tidak ada salahnya memeriksakan kepada dokter atau psikolog agar bisa menentukan diagnosis pada diri Anda.

Anda juga bisa menanyakan beberapa hal, seperti:

  1. Bagaimana serangan panik ini muncul?
  2. Apakah serangan panik ini berisiko diteruskan ke anak saya?
  3. Apakah ada riwayat medis yang mendasari serangan panik?
  4. Apakah saya harus minum obat?
  5. Apa efek sampingnya?
  6. Kapan saya bisa memulai terapi mengatasi serangan panik?
  7. Apakah gejala panik saya bisa kembali lagi setelah terapi?
  8. Bagaimana saya bisa mengubah gaya hidup untuk membuat saya lebih baik?

Artikel Terkait: Gangguan Kecemasan Beda dengan Cemas Biasa, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Jenis-jenis Terapi Untuk Serangan Panik

Serangan panik bukan hanya berkaitan dengan obat-obatan, namun juga diiringi dengan terapi psikologis.

Ahli kesehatan akan membuat evaluasi psikologis dan menentukan terapi apa yang sesuai dengan Anda.

Terapi Pemaparan atau Exposure Therapy

Apa yang disebut terapi pemaparan? Sesuai namanya, terapi ini mengajak Anda untuk menghadapi langsung hal-hal yang memicu serangan panik Anda.

Terkesan menakutkan? Jangan khawatir.

Terapi ini akan didampingi oleh psikolog atau psikiater, kok! Sehingga situasi akan dikendalikan dengan baik.

Selain itu, terapi tidak semerta-merta membuat Anda menghadapi hal tersebut langsung. Namun secara berangsur-angsur.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Selama berproses, Anda akan belajar mengenali reaksi serangan panik pada diri Anda.

Terapi Kognitif Perilaku atau Cognitive Behavior Therapy

serangan panik terapi

Sumber: Unsplash

Terapi ini menjadi salah satu terapi yang sangat sering dilakukan oleh psikolog kepada para klien yang menghadapi serangan panik. 

Pada terapi ini, Anda akan diajak mengenali rasa takut serta belajar cara mengendalikan pola pikir dan perilaku Anda.

Setelah Anda mulai memahami apa yang terjadi, maka perlahan-lahan situasi pemicu akan tampak lebih mudah dihadapi!

Artikel Terkait: 7 Terapi Anak Belum Bisa Jalan, Latihan di Rumah hingga Perawatan Fisioterapi

Terapi Suportif atau Supportive Therapy

Terapi terakhir bukan hanya untuk Anda, namun keluarga dan orang tercinta. Terapi suportif akan mengedukasi orang-orang terdekat Anda terkait apa yang tengah dialami dan memberi dukungan emosional untuk melewatinya.

Dengan demikian, Anda tak perlu takut merasa sendirian, Parents!

***

Baca Juga:

Bocah 5 Tahun Ini Trauma Makan Nasi, Jalani Terapi Khusus Agar Mau Makan Lagi!

Bekerja Sebagai Terapis, Saya Bertemu Para Ibu Istimewa yang Dikaruniai Anak Spesial

Camila Cabello Akui Punya Masalah Kesehatan Mental, Jalani Terapi Kecemasan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adismara Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Atasi Serangan Panik dengan Terapi, Kenali Ciri-ciri dan Penanganannya
Bagikan:
  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti