Cara atur strategi keuangan di zaman sekarang memang susah-susah gampang, ya, Parents. Apalagi kalau sudah berkeluarga, pastinya pengeluaran bakal terus bertambah, terutama ketika si Kecil mulai tumbuh dewasa.
Namun, jangan panik dulu. Parents pastinya bisa banget mengatur strategi keuangan asal paham konsep dan langkah-langkahnya.
Penasaran?
Jawabannya dikupas tuntas di hari kedua Parenting Bash 2025, pada Sabtu (6/12).
Di sana, Prudential menghadirkan talkshow bertema “Uang Aman, Keluarga Nyaman: Strategi Keuangan. Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis” bersama Rista Zwestika, Certified Financial Planner, ditemani oleh Stevy Isabella Limbong, perwakilan Prudential Indonesia, sebagai moderator.
Yuk, langsung saja intip liputan lengkapnya di bawah ini!
Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Tahukah Parents, ada berbagai masalah keuangan yang dihadapi keluarga Indonesia di era modern ini? Rista menjelaskan, beberapa masalah keuangan yang paling banyak dihadapi keluarga Indonesia di antaranya adalah:
- Banyak Terlilit Utang: Dalam 3 tahun terakhir, angka bunuh diri karena terlilit utang atau pinjaman online mencapai 61 kasus dan didominasi oleh orang berkeluarga. “Bahkan, kebanyakan yang mengaku terjebak pinjol di antaranya adalah perempuan!” jelas Rista dalam talkshow.
- Tidak Punya Dana Darurat: 80% masyarakat Indonesia tidak punya dana darurat
- Tidak Punya Dana Pensiun: 90% orang Indonesia tidak punya dana pensiun dan terancam merana saat lansia
- Tidak Punya Dana Pendidikan Anak: 45,7% orang tua Indonesia belum menyiapkan dana pendidikan untuk anak
- Banyak Terlibat Judi Online: Sehingga finansial semakin memburuk
- Tidak Punya Asuransi: Banyak yang tidak memiliki asuransi karena kondisi keuangan sehari-hari yang sudah mencekik dan tidak dikelola dengan baik.
Lalu, bagaimana cara agar terhindari dari masalah keuangan di atas?
Rista Zwestika memberikan edukasi tentang strategi keuangan keluarga dalam talkshow persembahan Prudential di Parenting Bash 2025.
Jawabannya, tentu saja dengan mengetahui strategi keuangan keluarga yang sehat, Parents. Beberapa cara mengatur strategi keuangan yang sehat menurut penjelasan Rista Zwestika adalah sebagai berikut:
1. Punya Financial Awareness
Kalau ingin kondisi keuangan kita bagus dan aman, yang pertama harus dimiliki adalah financial awareness. Apa itu?
Financial awareness adalah kesadaran keuangan. “Harus sadar dulu, biasanya uang hilang itu karena kurangnya kesadaran. Misalnya, kita tidak sadar hanya punya uang Rp 5 juta, tapi ngambil cicilan yang Rp 10 juta. Makanya, harus punya kesadaran dulu supaya uang tidak cepat habis sia-sia dan agar tidak rentan terjebak utang,” jelas Rista.
Selain itu, setiap hal punya risiko tidak terduga, sehingga kita harus siap dan sadar bahwa kondisi keuangan kita pun bisa berubah sewaktu-waktu.
“Misalnya, risiko adanya wabah seperti COVID-19 yang membuat kondisi keuangan tidak stabil, membuat banyak orang tua yang harus kehilangan pekerjaan, THR tidak cair, dan sebagainya,” ungkap Rista.
2. Harus Punya Pengetahuan Keuangan
Isi pengetahuan tentang rencana pengelolaan keuangan sebanyak-banyaknya. Bisa dari mengikuti talkshow, mendengarkan podcast, atau membaca artikel.
“Pokoknya jangan ragu buat belajar bagaimana cara mengatur keuangan, budgeting pengeluaran dan pemasukan yang baik itu seperti apa? Dan sebagainya. Setelah punya pengetahuan, terapkan dengan membuat rencana pengelolaan keuangan sendiri,” jelas Rista.
3. Mengelola Keuangan Keluarga dengan Tepat
Lalu, seperti apa contoh pengelolaan keuangan keluarga yang baik?
Rista menjawab, pengelolaan keuangan keluarga yang baik harus berdasarkan pada kesadaran dan kesepakatan antara suami-istri.
Apabila istri dan suami sama-sama bekerja, pengeluaran bisa 50% dari istri dan 50% dari suami. Lalu, sisa uang istri dan suami dapat diatur masing-masing.
Atau, bisa juga kebutuhan rumah tangga diambil dari 100% pendapatan suami, dan uang istri tetap menjadi hak istri sepenuhnya.
“Semuanya bisa diterapkan, asalkan berdasarkan kesepakatan bersama,” tegas Rista.
Selain itu, beberapa hal penting tentang pengelolaan keuangan keluarga lainnya menurut Rista adalah:
- Budgeting harus berdasarkan skala prioritas. Buat anggaran berdasarkan skala prioritas wajib, butuh, dan ingin. Jangan dibalik.
- Utang tidak boleh lebih dari 30% dari pendapatan per bulan
- Harus punya dana darurat. Untuk Parents yang belum punya anak, dana darurat yang harus tersedia minimal 9 kali pendapatan per bulan. Serta, bagi Parents yang sudah punya anak, minimal harus ada dana darurat 12 kali pendapatan per bulan.
4. Punya Asuransi
Nah, setelah ketiga poin di atas sudah terpenuhi sebagai pondasi, yang wajib dimiliki selanjutnya adalah asuransi.
Asuransi yang perlu kita punya adalah asuransi jiwa, asuransi penyakit krisis, dan asuransi kesehatan.
“Kenapa ketiga ini? Karena seperti yang sudah aku jelaskan, kita tidak tahu risiko apa yang akan dihadapi berikutnya. Hari ini sehat, besok belum tentu. Jadi, enggak ada yang bisa diprediksi. Nah, ketika tidak ada yang bisa diprediksi, maka kita harus punya perlindungan,” jelas Rista.
Ketika keuangan aman dan terlindungi asuransi, barulah setelahnya kita bisa memutuskan untuk memiliki instrumen investasi.
Para Parents yang hadir foto bersama usai talkshow.
“Dengan paham konsep ini, meskipun dengan kondisi keuangan yang terbatas, tetapi kita tetap bisa mewujudkan tujuan keuangan baik untuk jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang,” pungkas Rista.
Sekilas keseruan Booth Prudential di Parenting Bash 2025.
Tidak cuma lewat talkshow, pengetahuan tentang mengatur strategi keuangan keluarga para Parents juga makin bertambah di acara Parenting Bash 2025.
Soalnya, booth Prudential menyediakan edukasi financial & Insurance literacy, financial health check-up, penjelasan dan penawaran produk yang cocok dengan kebutuhan setiap Parents, hingga aktivitas ramah anak yang tentunya menyenangkan.
***
Buat Parents yang ingin mewujudkan “Uang Aman, Keluarga Nyaman” Prudential menawarkan solusi keamanan finansial melalui berbagai produk Asuransi Jiwa.
Dengan memiliki Asuransi Jiwa dari Prudential, Parents dapat memberikan lapisan perlindungan finansial bagi orang-orang tercinta dalam situasi tak terduga.
Dengan memberikan kepastian bahwa rencana keuangan Parents tidak terpengaruh oleh kejadian yang tidak terduga, Asuransi Jiwa dari Prudential dapat menjadi bagian integral dari strategi keuangan Anda.
Jangan tunda perlindungan finansial. Hubungi Prudential sekarang untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang produk Asuransi Jiwa yang sesuai dengan kebutuhan Parents.
Yuk, mulai bangun keamanan finansial keluarga yang kokoh dan lengkapi perencanaan keuangan Parents dengan langkah-langkah bijak.
Prudential siap membantu Parents meraih ketenangan pikiran dalam perjalanan menuju keuangan yang lebih stabil.
***
Baca Juga:
Alasan Penting bagi Orang Tua Memiliki Asuransi Pendidikan untuk Anak
Asuransi Jiwa: Jenis, Manfaat, dan Prosedur Pembuatannya
Asuransi Ibu Hamil: Manfaat, Jenis Layanan, dan Besaran Iurannya
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.