Benarkah sarapan oatmeal lebih baik dari sarapan buah? Ini penjelasan pakar

Benarkah sarapan oatmeal lebih baik dari sarapan buah? Ini penjelasan pakar

Makanan apa yang sering Bunda sajikan untuk sarapan keluarga? Nasi uduk, roti, sarapan oats atau buah-buahan? Kenali manfaat sarapan oats berikut ini.

Selama ini, makanan apa yang sering Bunda sajikan untuk sarapan keluarga? Nasi uduk, roti, sarapan oats atau buah-buahan? Ya, buah-buahan merupakan salah satu menu yang sering dipilih  karena buah-buahan mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Tidak hanya itu saja, alasan lain yang yang sering membuat Parents memilih buah -buahan sebagai menu sarapan, tentu tidak terlepas karena makanan yang satu ini sangat praktis disajikan. Bunda tidak perlu repot dan membutuhkan waktu yang lama untuik mengolah makanan. Namun tahukah Bunda bahwa dibandingkan buah-buahan justru lebih baik sarapan oats atau oatmeal?

Hal ini dipaparkan oleh ahli gizi,  dr Fiastuti Witjaksono dalam diskusi Start Good Days With A Healthy Breakfast bersama Quaker. Ia menjelaskan bahwa ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh jika sarapan oats.

Ia menegaskan bahwa oats memiliki kandungan gizi yang komplet. Tidak hanya mengandung serat tinggi, oats juga mengandung zat yang dibutuhkan tubuh ketika sarapan. Contohnya protein, karbohidrat, dan juga serat. Karena itulah sarapan oats disarankan.

Baca juga : Paduan 4 Pasang Makanan ini Dapat Memberikan Nutrisi Maksimal untuk Anak

Sementara jika Bunda terbiasa  mengonsumsi atau memberikan buah-buahan untuk keluarga sebagai menu sarapan, misalnya buah apel, dr. Fia mengatakan bahwa kandungan serat  yang terdapat dalam satu buah apel, hanya lima gram.

“Itu pun apelnya harus dimakan dengan kulitnya ya. Sementara, kandungan oats memang kurang lebih sama, tapi kandungan gizi yang lain tidak ada pada apel,” tegasnya.

Jika memang ingin mengonsumsi buah-buahan, toh, sebenarnya saat sarapan dengan oats bisa menambahkan potongan buah-buahan, dilengkapi dengan susu, yogurt, atau madu, sehingga kandungan gizi yang didapatkan juga jauh lebih komplet.

sarapan oats

Dokter yang praktik di RSCM ini juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu  kandungan protein pada oatmeal relatif tinggi, lebih tinggi dibandingkan nasi. Takaran 50 gr nasi mengandung 150 kkal dan 4 gram protein. Sedangkan 34 gr oat gr mengandung 150 kkal, dengan 13 gr protein.

“Kita butuh protein saat sarapan, terutama dari sumber nabati karena tidak mengandung lemak jenuh,” tambahnya.

Kandungan karbohidrat oats ini pun terbilang spesial, karena berbeda dari nasi, oats mengandung karbohidrat kompleks.  Perlu dipahami lebih dahulu, karbohidrat merupakan salah satu zat gizi yang keseluruhannya tersusun atas gula. Sementara karbohidrat kompleks ini dapat membuat gula darah naik pelan-pelan dan stabil.

“Selain itu, bonusnya kalau mengonsumsi sarapan oats, rasa kenyangnya juga akan  lebih lama sehingga tidak lapar mata. Makanya oats ini banyak juga banyak dikonsumsi bagi mereka yang sedang diet,” tegas Dr. dr. Fiastuti.

 

Baca juga :

Manfaat Konsumsi Sarapan (yang Tepat) Untuk Anak dan Keluarga

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner