4 Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19, Apa Saja?

4 Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19, Apa Saja?

Jenis vitamin apa saja yang direkomendasikan dan bagaimana tips agar cepat sembuh dari COVID-19?

Vitamin memiliki peran yang cukup penting dalam proses penyembuhan penyakit terkait infeksi Virus Corona. Untuk menjaga kesehatan, ada beberapa rekomendasi vitamin untuk pasien COVID-19 yang dianjurkan oleh pakar. 

Faktanya, vitamin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien untuk melawan virus yang menginfeksi. Tak hanya itu, asupan suplemen vitamin juga dapat membantu tubuh untuk tetap sehat dalam melawan bakteri dan virus lainnya yang membawa penyakit. 

Hal ini pun dicantumkan dalam Pedoman Tata Laksana COVID-19 Edisi 3 yang disusun oleh gabungan perhimpunan dokter Indonesia. Para pakar menganjurkan agar pasien yang terinfeksi Virus Corona dapat mengonsumsi beberapa jenis vitamin sebagai salah satu dari proses penyembuhan mereka. 

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa vitamin yang direkomendasikan untuk pasien COVID-19 selengkapnya!

Artikel terkait: Catat! 7 Daftar Orang yang Tidak Dianjurkan Vaksin COVID-19

Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19 Sesuai Gejalanya

1. Vitamin untuk Pasien Tanpa Gejala

rekomendasi vitamin untuk pasien covid-19

Pasien dapat mengonsumsi vitamin C dengan pilihan sebagai berikut:

  • Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)
  • Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)
  • Multivitamin yang mengandung vitamin C 1 – 2 tablet/24 jam (selama 30 hari)
  • Multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, dan zink

Pasien juga direkomendasikan mengonsumsi vitamin D berupa:

  • Suplemen: 400 IU – 1000 IU/ hari. Vitamin ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, dan sirup)
  • Obat 1000 – 5000 IU/hari. Tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU. 

2. Vitamin untuk Pasien COVID-19 Bergejala Ringan

rekomendasi vitamin untuk pasien covid-19

Vitamin C dengan pilihan sebagai berikut:

  • Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)
  • Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)
  • Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet/24 jam (selama 30 hari)
  • Dianjurkan juga mengonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, dan zink

Vitamin D berupa:

  • Suplemen: 400 IU – 1000 IU/hari. Tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, dan sirup.
  • Obat 1000 – 5000 IU/hari. Tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU.

3. Multivitamin untuk Pasien COVID-19 dengan Gejala Sedang

4 Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19, Apa Saja?

Pemberian vitamin dilakukan melalui intravena atau suntikan karena pasien dengan gejala sedang umumnya sudah memiliki pneumonia dan dirawat di rumah sakit.

4. Multivitamin yang Disarankan untuk Pasien COVID-19 Gejala Berat atau Kritis

rekomendasi vitamin untuk pasien covid-19

Bagi pasien yang memiliki gejala berat atau kritis berarti sudah membutuhkan perawatan di rumah sakit. Maka, pemberian vitamin dilakukan melalui intravena dan harus sesuai resep dokter. 

Jenis vitamin tersebut bisa didapatkan secara bebas oleh masyarakat. Selain itu, pasien juga tetap dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan yang telah diberikan sesuai dengan resep dokter.

“Vitamin boleh dibeli. Tapi kalau yang lain (obat) harus dengan resep dokter,” ungkap Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto seperti yang dikutip dari laman CNN Indonesia. 

Artikel terkait: Penelitian: Vitamin K dalam Makanan Disebut Bisa Bantu Melawan Virus Corona

Tips Agar Cepat Sembuh Bagi Pasien COVID-19

4 Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19, Apa Saja?

Selain mengonsumsi jenis vitamin yang direkomendasikan, keadaan psikologis pasien juga memengaruhi proses penyembuhan terkait COVID-19. 

Hal ini pun dijelaskan oleh Dewiyana Andari, Dokter Spesialis Paru dan Konsultan Intensivist dan Gawat Napas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Ia memaparkan, pasien yang tidak panik dan bersikap tenang cenderung lebih cepat sembuh dibandingkan mereka yang gelisah saat terpapar Virus Corona. 

“Penelitian awal pada pasien COVID-19, mereka yang tidur di bawah pukul 9 malam itu antibodinya mudah terbentuk sehingga bisa cepat sembuh. Sebaliknya, saat gelisah, maka tubuh akan semakin tegang dan makin banyak penyakit lain yang dimunculkan,” ungkap Dewiyana seperti yang dikutip dari laman Komite Penanganan COVID-19 Indonesia (covid19.go.id). 

4 Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19, Apa Saja?

Khususnya bagi pasien tanpa gejala dan bergejala ringan, beberapa hal yang bisa dilakukan agar bisa cepat sembuh dari penyakit ini diantaranya adalah:

  • Tidak telat makan dan mengonsumsi makanan bernutrisi serta bergizi seimbang
  • Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik
  • Belajar kelola stres dan lakukan olahraga secara teratur
  • Istirahat yang cukup 
  • Jangan panik dan tenang saat dinyatakan positif Virus Corona

Untuk pasien bergejala sedang atau pun kritis perlu melakukan perawat di rumah sakit sesuai dengan gejala yang dialami. 

Artikel terkait: Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19 lagi, mengapa bisa terjadi?

Itulah informasi mengenai rekomendasi vitamin untuk pasien COVID-19 dan tips agar cepat sembuh dari penyakit tersebut. Bagi Parents yang masih sehat, jangan lupa untuk senantiasa menerapkan disiplin pencegahan Virus Corona, ya. Tetap di rumah saja apabila tidak ada keperluan mendesak, selalu pakai masker dan jaga jarak saat ke luar rumah, rajin cuci tangan, serta terapkan pola hidup sehat. 

***

Baca juga:

Sembuh dari COVID-19, Iis Sugianto Ceritakan Pengalaman Melawan Virus

Pasien COVID-19 Alami Gangguan Pendengaran, Gejala Baru Virus Corona?

Sedih! Pasien kritis COVID-19 menikah di rumah sakit beberapa jam sebelum meninggal

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner