TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19 lagi, mengapa bisa terjadi?

Bacaan 4 menit
Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19 lagi, mengapa bisa terjadi?

Mengapa pasien sembuh di Korea Selatan bisa dinyatakan positif Covid-19 kembali? Simak penjelasan beberapa ahli berikut ini.

Pasien sembuh Covid-19, dinyatakan kambuh kembali terinfeksi virus? Ya, kondisi ini memang bisa terjadi.

Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan penanggulangan pandemi virus corona paling efektif. Jumlah pasien sembuh Covid-19 lebih banyak daripada kasus kematian yang diumumkan.

Namun, Korea Centers for Disease Control and Prevention (KCDC) mengumumkan bahwa kasus pasien sembuh corona yang dinyakatan terninfeksi kembali kini mencapai ratusan.

Sebelumnya, pihak pemerintah di negeri Gingseng tersebut sudah melaporkan beberapa kasus pasien sembuh yang kembali dinyatakan positif Covid-19 pada Februari. Namun, jumlah pasien tersebut dinyatakan meningkat dua kali lipat.

Dilansir dari lama South China Morning Post, Hingga Kamis (18/4), kasus pasien yang kembali terinfeksi sudah mencapai total 141 orang.

Berdasarkan laporan KCDC, kebanyakan pasien sembuh yang terinfeksi kembali berasal dari pusat wabah pertama kali muncul, yakni Daegu. Dari seluruh kasus, 55 di antaranya berada di rentang usia 20 – 30 tahun.

Artikel terkait: Virus corona bisa ditularkan melalui pakaian? Ini kata peneliti

Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19, ini penjelasan peneliti

pasien sembuh covid

Kim Woo Joo, seorang ahli penyakit menular di Rumah Sakit Universitas Korea menjelaskan beberapa kemungkinan mengenai fenomena ini. Ia memaparkan, bahwa ada kemungkinan virus corona bermutasi sehingga pasien sembuh dinyatakan kembali terinfeksi.

“Sekitar seperlima dari mereka adalah orang sehat dengan sistem kekebalan tubuh yang baik. Namun, mereka masih dinyatakan positif Covid-19 setelah awalnya didiagnosis sembuh,” ungkap Woo Joo seperti yang dikutip dari laman South China Morning Post.

Woo Joo juga menjelaskan, para peneliti masih mempelajari sifat virus corona ini, termasuk mengapa pasien yang sudah sudah sembuh dinyatakan positif lagi. Menurutnya, para peneliti juga masih menguji sampel darah pada pasien yang terinfeksi kembali. Apakah mereka memiliki masalah pada imunitasnya atau virus corona bermutasi.

“Meski kemungkinan kecil dan belum ada penelitian pasti, tetapi bisa saja pasien sembuh terinfeksi lagi,” ungkap Woo Joo.

Ia melanjutkan, “Biasanya, dalam dua hingga tiga minggu setelah terpapar virus, tubuh akan memproduksi antibodi. Namun, ini tidak selalu terjadi pada setiap orang sehingga ia mungkin bisa terinfeksi kembali oleh virus.

Kemungkinan virus aktif kembali dan salah diagnostik

pasien sembuh covid

Sedikit berbeda dengan Kim Woo Joo, Direktur KCDC Jung Eun Kyung berpendapat bahwa kasus ini lebih mengarah pada virus corona yang kembali aktif di dalam tubuh. Jadi, pasien tersebut dinyatakan kembali kambuh, bukan terinfeksi ulang.

Virus bisa saja melakukan ‘hibernasi’ di tubuh pada pasien dalam jangka waktu yang lama. Sehingga virus  kemungkinan tidak terdeteksi dan pasien dinyatakan sembuh. Tidak hanya itu, virus juga bisa saja tetap aktif tetapi di bagian tubuh lain sehingga tidak terdeteksi.

Sementara itu, pendapat berbeda juga datang dari Profesor epidemiologi penyakit menular di Curtin University, Australia, Archie Clements. Ia menduga bahwa kasus pasien sembuh yang kembali positif terjadi karena salah diagnostik. Archie memaparkan, bahwa tidak ada tes diagnostik yang sempurna untuk penyakit.

Artikel terkait: WHO tidak merekomendasikan vaksin BCG untuk cegah COVID-19, ini alasannya!

pasien sembuh covid

“Pasien-pasien tersebut kemungkinan dinyatakan positif palsu. Karena saya pikir, sangat tidak mungkin virus menginfeksi ulang untuk kedua kalinya,” ungkap Archie seperti yang dikutip dari laman Aljazeera.

Archie melanjutkan, ada banyak bukti bahwa sistem imun terbilang cukup kuat menghadapi virus corona. Ini seharusnya melindungi orang dari infeksi kedua untuk jangka waktu tertentu.

“Masalahnya, yang saat ini belum kita ketahui, adalah berapa lama waktu pastinya virus itu akan menginfeksi lagi,” ujar Archie.

Namun, seperti yang dijelaskan oleh Archie, bisa juga virus di dalam tubuh aktif kembali meski pasien sudah pulih dan tidak menunjukan gejala apa pun. Virus corona juga bisa saja masih ada dalam tubuh pasien, tetapi bersifat tidak menular atau membahayakan.

Secara keseluruhan, ada banyak kemungkinan dan variabel yang menyebabkan kasus pasien sembuh bisa kembali positif Covid-19. Bukan hanya di Korea Selatan, tetapi para peneliti di negara lain juga masih menyelidiki perihal ini.

Artikel terkait: Setelah China kini Korea darurat Virus Corona, ini kiat agar tidak terpapar!

Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19 lagi, mengapa bisa terjadi?

Penyebaran infeksi di sebuah gereja yang berada di Daegu menjadi awal mula virus corona mewabah di Korea Selatan. Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus yang positif Covid-19 di negara tersebut adalah 10,635. Setengah dari jumlah tersebut dilaporkan berasal dari Daegu.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 7,829 dan kasus meninggal mencapai 230 orang.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Kasus sembuh di Korea Selatan juga semakin tinggi karena adanya upaya pencegahan yang dilakukan secara maksimal, baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat. Langkah pencegahan tersebut di antaranya transparasi data, tes swab drive thru, dan disiplin physical distancing atau swakarantina.

***

Referensi: South China Morning Post, Reuters, Detik Health, CNN Indonesia

Baca juga:

Anak 4 tahun pengidap kanker berhasil sembuh dari corona, ini kisahnya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Pasien sembuh dinyatakan positif Covid-19 lagi, mengapa bisa terjadi?
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti