TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan sampai salah! Ini perbedaan probiotik dan prebiotik dan manfaat keduanya

Bacaan 4 menit
Jangan sampai salah! Ini perbedaan probiotik dan prebiotik dan manfaat keduanya

Sering tertukar, probiotik dan prebiotik adalah dua bahan yang berbeda. Keduanya bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Apa perbedaannya dan apa manfaatnya?

Parents tentu sudah tidak asing dengan istilah prebiotik dan probiotik. Keduanya sering disebut-sebut berhubungan dengan kesehatan pencernaan. Namun, tak jarang keduanya tertukar dan dianggap sama saja. Padahal mereka merupakan bahan yang berbeda meski sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh .

Tahukah Parents bahwa di dalam usus kita terdapat triliunan mikroorganisme yang membentuk flora usus? Mikroorganisme ini termasuk bakteri, virus, dan jamur. Bakteri adalah bagian penting dari flora usus.

Beberapa bakteri baik untuk tubuh kita karena mereka membantu usus untuk memecah jenis makanan tertentu. Selain itu, bakteri baik juga membantu membuat vitamin tertentu.

Biar bagaimana pun, meningkatkan jumlah bakteri baik dapat membantu dalam beberapa faktor seperti di bawah ini:

  • Mengurangi gejala beberapa jenis diare, misalnya diare yang terkait dengan antibiotik.
  • Gejala kolik pada bayi
  • Memperbaiki gejala sindrom iritasi usus besar (IBS)
  • Memperbaiki gejala yang berhubungan dengan intoleransi terhadap laktosa.

Meski  demikan, ada beberapa bakteri bisa berbahaya. Berbicara mengenai prebiotik dan probiotik, ternyata keduanya bisa dapat membantu meningkatkan keseimbangan antara bakteri baik dan bakteri berbahaya di dalam usus.

Artikel terkait: Ingin pencernaan sehat? Konsumsi 7 makanan kaya probiotik ini

Apa itu probiotik?

Jangan sampai salah! Ini perbedaan probiotik dan prebiotik dan manfaat keduanya

Probiotik adalah bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan khususnya usus. Secara umum probiotik dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Lactobacillus. Ini yang paling sering dan mudah ditemukan. Bakteri ini bermanfaat dalam mengobati diare dan gangguan penyerapan laktosa. yogurt dan produk-produk makanan yang difermentasikan biasanya mengandung bakteri jenis ini.
  • Bifidobacterium. Bakteri ini bisa ditemukan pada produk-produk susu olahan. Manfaatnya untuk meredakan gangguan pencernaan jangka panjang seperti irritable bowel syndrome (IBS).
  • Saccharomyces boulardii. Berbeda dengan kedua jenis lainnya yang merupakan bakteri, Saccharomyces boulardii tergolong sebagai jamur pada probiotik. Jamur ini digunakan untuk mengobati diare dan gangguan pencernaan.

Probiotik bisa ditemukan dalam produk-produk makanan dan minuman seperti yogurt, tempe, susu, acar, kefir, dan kimchi. Disamping itu, bisa juga berupa suplemen dalam bentuk minuman, kapsul, atau bubuk yang dapat dibeli di pasaran dan apotik.

Apa itu prebiotik?

Berbeda dengan probiotik, prebiotik adalah makanan yang berfungsi sebagai asupan untuk bakteri baik (probiotik) dalam tubuh manusia agar jumlahnya tetap terjaga. Prebiotik biasanya berupa makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan. Prebiotik juga dapat ditemui dalam gandum, kacang kedelai, bawang putih, bawang bombay, daun bawang, asparagus, dan pisang.

Singkatnya, probiotik adalah bakteri baik sedangkan prebiotik adalah asupan makanan untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik tersebut.

Artikel terkait: Anak butuh probiotik untuk tumbuh kembang yang optimal, ini alasannya

Apa saja manfaat prebiotik dan probiotik?

probiotik

Keduanya bekerja sama di dalam tubuh kita untuk memberi manfaat bagi kesehatan antara lain:

  • Membantu atasi gangguan pencernaan.
  • Mengurangi gejala radang usus.
  • Menjaga kesehatan mulut.
  • Membantu jaga kesehatan saluran cerna.
  • Menjaga kesehatan saluran kemih dan area kewanitaan.
  • Membantu mengatasi penyakit kulit, seperti eksim.
  • Mencegah alergi, pilek, dan infeksi saluran napas atas.
  • Mencegah diare terkait pemakaian antibiotik.

World Allergy Organization merekomendasikan konsumsi probiotik untuk mencegah alergi. Terutama bagi ibu hamil dan menyusui bayi yang memiliki risiko alergi tinggi 

Dalam sebuah literatur, dijelaskan bahwa keberadaan bakteri baik dalam usus manusia dapat menurunkan kadar lemak darah, walaupun efektivitasnya belum terbukti secara pasti.

Manfaat lainnya adalah melindungi sistem pencernaan dari bakteri, virus, dan jamur. Selain itu juga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, merangsang pembentukan enzim pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Tips mengonsumsi prebiotik dan probiotik

Jangan sampai salah! Ini perbedaan probiotik dan prebiotik dan manfaat keduanya

Menurut dr. Riana Nirmala Wijaya, manfaat dari keduanya akan lebih maksimal dengan mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  • Beli produk yang sudah teruji klinis.
  • Pastikan produk yang akan dibeli sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
  • Ketahui cara penyimpanan produk, misalnya apakah produk harus disimpan pada suhu tertentu.
  • Perhatikan dosis dan anjuran pakainya.
  • Jangan lupa untuk selalu mengecek tanggal kadaluarsa produk.

Secara umum penggunaan probiotik termasuk aman untuk anak-anak, dewasa, dan lansia. Namun, perlu diketahui bahwa pasien yang memiliki daya tahan tubuh lemah tidak dianjurkan menggunakan probiotik. Misalnya, mereka yang sedang menjalani pengobatan kanker, mengonsumsi obat-obatan penekan sistem kekebalan tubuh, atau menderita HIV/AIDS.

Sumber: Alodokter, AboutKidsHealth

Baca juga:

6 Makanan Sumber Probiotik Alami yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Jangan sampai salah! Ini perbedaan probiotik dan prebiotik dan manfaat keduanya
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti