Menginjak usia 2 tahun, perkembangan seorang anak sangat pesat, sesuai dengan kapasitas otak yang juga bertumbuh maksimal. Seiring dengan perkembangan tersebut, kemampuan berbicara, interaksi sosial, serta kemampuan motorik kasar (gross motor) dan motorik halus (fine motor) si kecil harus berjalan secara bertahap sesuai dengan usianya. Untuk mendukung tumbuh kembang anak, orang tua sebaiknya juga melakukan stimulasi yang tepat sejak usia dini.
Pada usia 2 tahun, si kecil normalnya sudah dapat melakukan sejumlah aktivitas, seperti:
- Mengancingkan kemeja
- Memegang pensil
- Mengambil makanan
- Bertepuk tangan
- Membersihkan gigi
- Mengambil dan menaruh benda
- Mengenakan sepatu
- Menggulung adonan mainan
- Menggoyangkan alat musik
- Menendang bola
- Berjalan
- Menaiki anak tangga dengan atau tanpa bantuan orang tua
Apa Saja yang Termasuk dalam Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 2 Tahun?

Kemampuan motorik halus melibatkan penggunaan tangan dan jari untuk mengendalikan benda-benda kecil. Contoh kemampuan motorik halus antara lain:
- Memegang
- Mencengkeram
- Berpegangan
- Mencubit
- Menendang
- Mengambil
- Bertepuk tangan
Melansir laman Parents, aktivitas keterampilan motorik halus melibatkan ketangkasan manual dan memerlukan koordinasi gerakan jari dengan mata.
Komponen keterampilan motorik halus meliputi kemampuan menggenggam dan memanipulasi objek, menggunakan kedua tangan untuk suatu tugas, dan hanya menggunakan ibu jari atau satu jari untuk mengambil sesuatu bukan menggunakan seluruh tangan.
Seperti Apa Stimulasi Motorik Halus yang Dapat Dilakukan oleh Orang Tua?
Orang tua dapat melakukan stimulasi untuk membantu anak tumbuh dan mengembangkan keterampilan motoriknya dengan permainan, misalnya seperti aktivitas di bawah ini:
- Menggambar, mengelem, menggunting dengan gunting yang aman, mengecat
- Mengambil benda dengan penjepit atau pinset mainan
- Bermain dengan balok, Lego, dan puzzle
- Menggulung playdough menjadi beberapa bentuk lalu memotong dengan cetakan kue
- Membuat garis lurus atau lingkaran
- Menumpuk cangkir atau wadah, berlatih menuang dan mengisi wadah dengan air
Apa Saja Kemampuan Motorik Kasar yang Harus Dimiliki oleh Anak Usia 2 Tahun?
Pada usia ini, seharusnya sudah mampu untuk:
- Berlari, menendang bola, dan melempar bola ke atas kepala
- Naik dan turun dan furnitur (misalnya kasur atau anak tangga) tanpa bantuan
- Membuat atau menyalin garis lurus dan lingkaran
Orang tua dapat memberikan stimulasi untuk mendukung perkembangan si kecil dengan melakukan berbagai aktivitas, seperti bermain, berlari, memanjat, melompat, dan melempar bola.
Kapan Harus Khawatir?
Meskipun setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, melansir UNICEF, Parents sebaiknya khawatir dan segera berkonsultasi dengan dokter anak jika Si Kecil yang berusia 2 tahun dapat melakukan hal-hal berikut:
- Tidak bisa mengikuti tindakan atau mengulang kata-kata
- Tidak bisa menggunakan frasa yang terdiri dari dua kata
- Tidak bisa mengikuti petunjuk dasar
- Tidak bisa berjalan dengan stabil
- Kehilangan keterampilan yang pernah dimiliki
Jika menemukan salah satu tanda di atas, bawalah si kecil untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk diperiksa lebih lanjut sehingga dapat dilakukan intervensi lebih cepat.
Semoga informasi ini bermanfaat, Parents.
Baca Juga:
Panduan Lengkap Perkembangan Anak Usia 2 Tahun, Cek Yuk Bun!
Perkembangan Bicara Anak 2 Tahun dan Cara Menstimulasinya
19 Ide Kado Anak 2 tahun, Bantu Stimulasi Perkembangan Motorik si Kecil
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.