TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Bacaan 4 menit
Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Seorang gadis kecil meninggal karena serangan jantung dan anemia parah. Dugaan sementara, hal itu terjadi karena masalah kutu rambut tahunan.

Kutu rambut pada anak-anak mungkin dianggap lumrah oleh sebagian orang. Namun siapa sangka, seorang anak tewas karena serangan kutu rambut yang parah.

Penyebab kematian seorang gadis bernama Kaitlyn itu harusnya dapat dihindari. Namun, orang tuanya yang lalai membiarkan kutu rambut menghisap darah sang anak selama tiga tahun belakangan.

Mengalami Anemia Parah Karena Gigitan Kutu

Gadis kecil berusia 12 tahun itu tidak memiliki memar di sekujur tubuhnya. Dia juga tidak menderita kekurangan gizi menurut jaksa. Pendek kata, tak ada tanda kekerasan yang mungkin dialami Kaitlyn. 

anak tewas karena kutu

Orangtua Kaitlyn. Foto: The New York Times

Kaitlyn Yozviak baru saja makan sebelum ibunya menemukannya tak sadarkan diri pada akhir Agustus di rumah mereka di pedesaan Georgia. Dia mengalami serangan kutu yang begitu parah sehingga dokter yang merawatnya pada hari ia meninggal mengatakan itu sudah cukup untuk membunuhnya.

Dugaan sementara, penyebab kematiannya adalah karena serangan jantung. Penyebab sekundernya adalah anemia parah akibat gigitan kutu berulang sehingga menurunkan kadar hemoglobin dalam darahnya.

Artikel terkait: Bocah 4 tahun ini hampir tuli akibat kutu masuk ke telinganya

Anak Tewas Karena Kutu, Orangtua Diadili Karena Dianggap Lalai

Orang tua gadis itu, John Joseph Yozviak, 38, dan Mary Katherine Horton, 37, ditangkap dan didakwa atas tuduhan pembunuhan. Mereka dianggap lalai mengurus anak.

Pengacara Mr. Yozviak, Keri Foster Thompson, mengatakan bahwa kliennya tidak bersalah, ia justru merasa sangat terpukul dan patah hati.

anak tewas karena kutu

Kediaman Keluarga Kaitlyn. Foto: Metro.co.uk

“Bukti pada akhirnya akan menunjukkan bahwa Tuan Yozviak adalah seorang ayah yang penuh kasih dan pengabdian,” kata Thompson.

Namun, Departemen Layanan Keluarga dan Anak Negara Bagian Georgia menyimpan beberapa catatan kelam tentang bagaimana kedua orangtua Kaitlyn mengasuh anak. Kedua saudara Kaitlyn tercatat sempat harus dikeluarkan dari rumah lantaran kondisi rumahnya sangat kotor untuk seorang anak bisa hidup dengan layak.

Bahkan, pada tahun 2008 ketika Kaitlyn baru saja lahir, ayah dan ibunya sempat berencana menyerahkan bayi mungil itu untuk diadopsi. Saat itu keluarga Kaitlyn belum punya rumah, sang ayah bekerja serabutan sementara ibunya tak bekerja sama sekali.

Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Kaitlyn kecil saat akan diadopsi. Foto: First Coast News

Namun, rencana itu urung dilakukan. Kaitlyn tetap berada di bawah pengasuhan orangtua kandungnya. Selama hidupnya, gadis malang itu dibesarkan di rumah yang sangat kotor, dipenuhi kucing, kotoran, serangga, dan kutu.

Anak tersebut terlantar tak terurus. Bahkan, sang ibu sendiri mengakui di hadapan hakim bahwa seminggu lebih sebelum kematiannya, Kaitlyn tidak mandi sama sekali.

Hingga saat ini, proses hukum atas tewasnya Kaitlyn masih terus berjalan. Hasil autopsi sedang dinantikan untuk mengetahui penyebab resmi kematiannya.

Artikel terkait: Mengenal siklus hidup kutu rambut pada anak dan cara mengatasinya

Bisakah Kutu Sebabkan Kematian?

Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Melansir The New York Times, kutu di tubuh dapat membawa bakteri yang berpotensi mematikan, tetapi kutu rambut membutuhkan inang yang hidup untuk terus memakan darah, kata Alejandra Perotti, seorang profesor biologi invertebrata di University of Reading Inggris. Ia telah mempelajari bagaimana kutu dan tungau dapat membantu menentukan penyebab kematian.

Dr. Perotti mengatakan, keberadaan kutu yang parah ditandai dengan banyaknya telur kutu pada satu helai rambut. Kondisi seperti itu sangat umum terjadi pada anak-anak yang diabaikan oleh orangtua atau pengasuh.

“Masalah kutu yang parah pada orang yang meninggal biasanya terjadi bersamaan dengan pengabaian yang serius. Sebagai akibat dari pengabaian ini, kondisi kesehatan makin memburuk,” terangnya.

Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Ada beberapa kasus anak-anak dengan serangan kutu parah yang dirawat di rumah sakit karena anemia hingga kadar hemoglobinnya sangat rendah, kata Dr. Mary Groll, seorang dokter anak dan profesor ilmu kesehatan di North Central College di Naperville, Illinois.

“Tapi saya tidak pernah tahu ada kematian karena kutu,” kata Dr. Groll. 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Ia menambahkan, ada kemungkinan seorang anak menderita aritmia (gangguan detak jantung) yang fatal jika kadar hemoglobin turun drastis. Namun menurutnya, sebelum menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah kutu saja, dokter perlu mengetahui apakah ada faktor lain, seperti pola makan atau menstruasi.

****

Parents, terlepas dari penyebab utama kematian Kaitlyn adalah kutu atau bukan, yang jelas masalah kutu menahun telah membuat kondisi kesehatannya semakin memburuk. Jika si kecil di rumah juga menghadapi masalah kutu rambut, segera cari cara untuk mengatasinya ya.

Baca juga:

Mengapa Kutu Rambut Jadi Perhatian Guru di Belanda?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti