Pentingnya Kelengkapan Nutrisi untuk Perkembangan Anak

Pentingnya Kelengkapan Nutrisi untuk Perkembangan Anak

Dokter Eddy Fadyana SpA(K), M. Kes mengemukakan betapa pentingnya kecukupan nutrisi untuk setiap tahap perkembangan anak.

Perkembangan anak dan nutrisi saling berhubungan

Sebagai orangtua kita tentu ingin putra-putri kita menjadi yang terbaik dalam setiap bidang yang dipilihnya. Pertanyaan yang kemudian biasa terlintas di benak kita adalah sebetulnya bagaimana sih proses perkembangan anak; dan apa yang bisa kita lakukan agar perkembangan tersebut bisa optimal?

Menurut Dr. Djaja Nataatmadja, Senior Medical Manager PT. Wyeth Nutrion Indonesia, orangtua di Asia memang sangat termotivasi untuk membesarkan anak yang pintar.

Untuk itu penting kiranya bagi para orangtua untuk memahami bagaimana berlangsungnya proses belajar alami pada anak.

Selain, itu pemahaman tentang apa saja yang bisa mendukung perkembangan anak agar optimal juga sangat perlu untuk orangtua ketahui.

Baca juga: Perkembangan Anak Dipengaruhi oleh Rasa Bahagia

Proses belajar dalam perkembangan anak

Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak

Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak

Dalam rangka peluncuran “Wyeth Nutrition Science Center (WNSC)”, Wyeth Nutrition Indonesia mengadakan diskusi dengan tema “The Power of Combined Nutrient for Seeing, Thinking, and Doing”.

Dalam diskusi tersebut, dr. Eddy Fadyana SpA(K), M. Kes, menjelaskan tentang bagaimana cara dan apa saja tahapan proses belajar pada perkembangan anak.

Secara alami, ada tiga tahap proses belajar yang anak lalui, yaitu:

  1. Seeing (mengamati)
  2. Thinking (berpikir)
  3. Doing (beraksi)

Agar ketiga proses di atas berhasil ada beberapa hal yang kita bisa lakukan yaitu :

1. memberikan akses pada mainan dan alat belajar yang tepat

2. menciptakan lingkungan yang positif

3. gizi atau nutrisi yang cukup.

Dr. Eddy sangat menekankan pentingnya kecukupan nutrisi pada anak; sebab ketiga proses belajar di atas termasuk juga pertumbuhan fisik, emosi dan daya tahan tubuh anak, sangat terpengaruh oleh kecukupan nutrisi yang anak butuhkan.

Dan sebagai awal dari nutrisi yang anak perlukan adalah ASI. Alasannya, ASI adalah makanan utama untuk bayi yang belum mengenal makanan padat dan sangat kaya akan nutrisi.

Jenis dan peran nutrisi ASI dalam perkembangan anak

Peran DHA pada otak

Peran DHA pada otak

Dalam konferensi pers yang Wyeth adakan kemarin, Carol L. Cheatham, Phd., peneliti di Nutrition Research Institute mengemukakan hasil penelitiannya tentang peranan ASI pada anak.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada tiga zat utama dalam ASI yang berperan penting dalam perkembangan anak yaitu Docosahexaenoic Acid (DHA), Kolin,dan Lutein.

Adapun peran ketiga zat tersebut adalah:

1. DHA

Salah satu bagian dari asam lemak omega 3 ini berperan penting dalam perkembangan visual anak. DHA menyumbang 17% dari berat total asam lemak yang dibutuhkan oleh otak.

DHA banyak ditemukan pada telur, minyak ikan, daging dari hewan yang hanya makan rumput dan algae.

Selain itu, DHA sebetulnya dibentuk secara alami oleh tubuh, namun sayangnya proses pembentukannya ini lambat.

2. Kolin

Selama kehamilan dan pasca melahirkan, kolin yang ibu miliki akan membantu membentuk ingatan pada anak. Kolin juga dibutuhkan untuk melepaskan DHA dari hati.

Kolin banyak terdapat dalam telur, kacang-kacangan, udang dan kerang.

3. Lutein

Lutein berperan aktif dalam membangun penglihatan pada anak. Zat ini disimpan langsung di dalam retina dan berfungsi sebagai penahan sinar biru yang merusak mata. Lutein juga merupakan antioksidan yang melindungi retina.

Jadi, mari Parents, kita bantu proses perkembangan anak kita tidak hanya dengan memberikan stimulasi yang cukup, namun juga berusaha memenuhi kelengkapan nutrisi yang mereka butuhkan.

Parents dapat menemukan aneka info tentang nutrisi untuk anak atau kesehatan wanita pada tautan kumpulan artikel nutrisi anak.

Semoga info di atas bermanfaat ya, Parents.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Kasih Ibu Mempengaruhi Kecerdasan Anak Secara Signifikan 

10 Makanan yang Dapat Menurunkan Kecerdasan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner