TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Inilah beberapa kondisi penderita kanker payudara yang dilarang menyusui bayi

Bacaan 3 menit
Inilah beberapa kondisi penderita kanker payudara yang dilarang menyusui bayi

Meskipun menyusui dapat mencegah kanker payudara, tapi para penderita kanker payudara dilarang untuk menyusui bayi.

Menyusui memiliki banyak manfaat untuk ibu, salah satunya dipercaya dapat meminimalkan risiko terkena kanker payudara. Walau demikian, tapi apakah para penderita kanker payudara tetap bisa menyusui bayi?

Terkait anggapan mengenai menyusui dapat meminimalkan risiko kanker payudara pada wanita, tentu saja hal itu berdasarkan penelitian. Penelitian tersebut yaitu dari World Health Organization dan American Academy of Pediatrics.

Menyusui memang dapat meminimalkan risiko kanker payudara, tapi saat ibu menyusui sudah terlanjur mengidap penyakit berbahaya itu, nyatanya tak semua penderita kanker payudara bisa menyusui. Penderita kanker payudara bisa menyusui bayi atau tidak tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya.

Artikel terkait : Ibu ini Selamat dari Kanker Payudara Berkat Bayinya yang Tidak Mau Menyusu

Selain itu, juga tergantung bagaimana cara perawatan yang dilakukan oleh penderita kanker payudara. Ada beberapa kondisi yang mana penderita kanker payudara dilarang untuk menyusui bayinya.

Tidak semua penderita kanker payudara bisa menyusui bayi

penderita kanker payudara

Sekitar 1 dari 3.000 ibu hamil mengalami kanker payudara saat masa kehamilan hingga satu tahun setelah melahirkan. Kanker payudara merupakan jenis kanker paling umum yang terjadi pada ibu hamil.

Dilansir dari situs UT Southwestern Medical Center, ketika ibu telah didiagnosis mengidap kanker payudara, sebagian besar dokter merekomendasikan ibu tersebut untuk tidak menyusui bayinya. Tetapi, ada kemungkinan juga ibu tidak harus berhenti menyusui selamanya.

Lantas, para penderita kanker payudara siapa saja yang tidak direkomendasikan untuk menyusui bayinya? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Penderita kanker payudara yang sedang kemoterapi

penderita kanker payudara

Tidak aman menyusui selama kemoterapi karena banyak obat kemoterapi yang dapat masuk ke dalam ASI dan memengaruhi kesehatan bayi. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan menyusui ketika Bunda sedang menjalani kemoterapi.

Ibu yang menjalani kemoterapi untuk kanker payudara lebih baik memilih untuk menyapih bayinya sebelum memulai terapi. Agar lebih aman, bunda disarankan untuk konsultasi langsung dengan dokter.

2. Ketika sebelum dan sesudah operasi

penderita kanker payudara

Apabila operasi adalah pilihan perawatan yang ideal untuk kanker payudara, maka anda harus berhenti menyusui sebelum operasi untuk mengurangi aliran darah ke payudara. Selain itu, berguna juga untuk mengurangi aliran ASI, yang mana dapat mengurangi risiko infeksi dan mencegah penumpukan ASI pada saat operasi.

Beberapa hari setelah operasi selesai sebenarnya ibu masih dilarang untuk menyusui bayinya, tapi jika sudah melewati rentan waktu yang ditentukan, ibu dapat kembali menyusui bayi. Jika ingin melanjutkan menyusui setelah operasi, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

3. Saat melakukan terapi radiasi

penderita kanker payudara

Penderita kanker payudara yang melakukan terapi radiasi sebenarnya masih memungkinkan untuk bisa menyusui bayinya. Asalkan sudah diizinkan oleh dokter atau memang sudah berdiskusi dengan dokter sebelumnya.

4. Penderita kanker yang melakukan operasi mastektomi ganda

Mastektomi yaitu operasi untuk mengeluarkan seluruh jaringan payudara sebagai penanganan kanker payudara. Operasi mastektomi ganda menandakan adanya pengangkatan kedua jaringan payudara yang membuat anda tidak memungkinkan untuk bisa menyusui lagi.

***

Nah Bun, itulah beberapa kondisi para penderita kanker payudara yang tidak dapat menyusui bayinya. Semoga bermanfaat ya.

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Referensi : UT Southwestern Medical Center

Baca juga :

Kanker payudara bisa dicegah! Simak cara pencegahannya berikut ini!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Inilah beberapa kondisi penderita kanker payudara yang dilarang menyusui bayi
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti