TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimanakah pembentukan ASI saat hamil? Ini penjelasan lengkapnya!

Bacaan 3 menit
Bagaimanakah pembentukan ASI saat hamil? Ini penjelasan lengkapnya!

Mungkin Bunda merasa penasaran tentang proses pembentukan ASI saat hamil. Ternyata prosesnya berlangsung sangat unik lo, Bunda.

Mungkin banyak dari kita yang merasa penasaran tentang proses pembentukan ASI saat hamil. Bagaimanakah cara kerja payudara dalam proses pembentukan ASI ini? 

Dilansir dari Baby Centre, payudara mulai bersiap untuk memproduksi ASI segera setelah Anda hamil. Saat puting terasa kesemutan, nyeri saat ditekan, dan payudara mulai bengkak, adalah salah satu tanda awal kehamilan dan tanda payudara mulai bersiap menghasilkan ASI.

Kulit di sekitar puting susu (areola) juga mungkin terlihat lebih gelap, dan memiliki tonjolan kecil. Ini adalah cara visual alami untuk mengarahkan bayi baru lahir pada makanannya.

Benjolan kecil di sekitar areola Anda menghasilkan zat berminyak yang dapat membersihkan, melumasi dan melindungi puting Anda dari infeksi selama menyusui. Zat ini berbau seperti cairan ketuban, sehingga bayi Anda akan secara naluriah akan bergerak ke arah aroma yang ini sesaat setelah lahir.

Artikel terkait: Perhatikan 7 perubahan payudara saat hamil

Bagaimana proses pembentukan ASI saat hamil?

proses pembentukan ASI saat hamil

Pada pertengahan atau akhir kehamilan, atau bahkan setelah Anda melahirkan jaringan penghasil susu di payudara Anda, yang disebut kelenjar susu mulai menggandakan diri yang membuat payudara terlihat lebih besar. Namun, tidak ada hubungan antara seberapa besar payudara Anda selama kehamilan dan kemampuan Anda untuk menghasilkan ASI.

Kelenjar susu di payudara menghasilkan ASI. Dalam setiap kelenjar susu, bagian-bagian berbeda memainkan peran masing masing.

  • Alveoli, tempat ASI diproduksi. Kelompok-kelompok kantung kecil mirip anggur ini dikelilingi oleh otot-otot kecil yang akan mendorong ASI dari payudara ke mulut bayi Anda. Alveoli berkembang selama kehamilan.
  • Ductules, kanal bercabang kecil yang membawa ASI dari alveoli ke saluran susu utama.
  • Saluran ASI, membawa ASI dari saluran langsung ke bayi Anda melalui puting susu. Saluran ini tumbuh selama kehamilan.

ASI mungkin merembes beberapa tetes selama kehamilan. hal itu karena payudara telah bersiap untuk menghasilkan ASI selama trimester kedua kehamilan. Hal tersebut ditujukan agar ibu bisa menyusui bayi bahkan saat bayi terlahir prematur.

Artikel terkait: ASI rembes saat hamil, normal atau bahaya? Ini penjelasannya

proses pembentukan ASI saat hamil

Proses pembentukan ASI saat hamil.

Proses pengeluaran ASI setelah melahirkan

Setelah bayi lahir, dan Anda telah melahirkan plasenta, kadar hormon estrogen dan progesteron mulai turun. Ini memberi jalan bagi hormon prolaktin untuk dilepaskan dari kelenjar hipofisis di otak Anda. Prolactin memberi tahu tubuh untuk membuat banyak ASI untuk memberi makan bayi Anda.

ASI pertama yang akan Anda berikan kepada bayi adalah kolostrum. Kolostrum merupakan zat yang terkonsentrasi, tampak seperti krim, berprotein tinggi, dan rendah lemak. Makanan seperti inilah yang dibutuhkan bayi Anda dalam tiga hari pertamanya dalam hidupnya.

Kolostrum juga penuh dengan sel dan protein penangkal penyakit yang memperkuat sistem kekebalan bayi Anda. Kolostrum juga mengandung bahan-bahan unik yang mendorong pertumbuhan bayi And. Selain itu, kolostrum juga dapat mengisi ususnya dengan mikroba baik. Mikroba ini membantu usus bayi Anda untuk melawan kuman penyebab diare dan infeksi lainnya.

Mungkin Anda tertarik: Foto Viral ini tunjukkan ASI berubah seperti Kolostrum saat Bayi Sakit

Kira-kira tiga hari setelah bayi mendapatdari kolostrum ini, ASI akan mulai keluar. ASI Anda mengandung semua bahan pembasmi kuman dan mikroba. Selain itu, ASI memiliki kadar protein dan lemak yang dirancang sempurna untuk membantu bayi Anda tumbuh pada tingkat yang paling sehat.

ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan bayi Anda selama sekitar 6 bulan ke depan, tetapi bayi  akan mendapat manfaat paling sempurna jika Anda bisa menyusuinya selama 2 tahun (setelah 6 bulan disertai dengan MPASI).

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Baca juga:

Payudara Sakit Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Bagaimanakah pembentukan ASI saat hamil? Ini penjelasan lengkapnya!
Bagikan:
  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti