TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

FOTO: Paus terdampar di Wakatobi, perutnya berisi 115 buah gelas plastik

Bacaan 3 menit
FOTO: Paus terdampar di Wakatobi, perutnya berisi 115 buah gelas plastik

Maafkan kami ya, paus! Kamu jadi menanggung rasa sakit akibat ulah kami membuang sampah sembarangan.

Seekor paus sperma dengan panjang 9,5 meter atau setara tinggi rumah tingkat dua ditemukan terdampar di Pulau Kapota, Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu, 18 November 2018. Paus tersebut terdampar dalam kondisi sudah mati membusuk. Ketika perut paus terdampar ini dibelah, isinya membuat prihatin.

Paus terdampar dalam kondisi mati membusuk

Paus terdampar ini kemudian diperiksa. Saat perutnya dibelah, di dalam organ yang diperkirakan adalah lambung, ditemukan sampah seberat 6 kilogram.

Sebagian besar isi perut paus terdampar itu adalah sampah plastik. Bentuknya beragam, dari kantung plastik (260 buah), serpihan kayu (6 potong), plastik keras (140 gram), gelas plastik (115 buah), botol plastik (4 buah), sandal jepit (2 buah), karung (1 potong), dan rafia (lebih dari 1.000 potong). Namun, yang mendominasi adalah rafia dan gelas plastik.

paus terdampar - 1

Bagaimana sampah-sampah itu bisa berada di perut paus terdampar tersebut, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Andry Indryasworo Sukmoputro mengatakan, “Bisa jadi di mereka menemukan sampah-sampah tersebut di daerah lain yang dianggapnya sebagai makanan.”

paus terdampar - 2

Paus tersebut ditemukan warga pada Minggu malam, 18 November 2018 di pantai yang berjarak 2 kilometer dari pemukiman. Warga kemudian langsung memotong-motong paus tersebut dan menemukan tumpukan sampah plastik dalam perutnya.

paus terdampar - 3

Seninnya, investigasi pada paus terdampar tersebut dilakukan Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi (AKKP-KKP), didukung Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi, Balai Taman Nasional Wakatobi, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi (AKKP-KKP), dan WWF.

paus terdampar - 4

Menurut Tika Sumolang dari WWF, dikutip dari Mongabay.co.id, mereka belum bisa memastikan apakah paus tersebut mati karena memakan plastik. Masih dikutip dari Mongabay, Saleh Hanan dari Yayasan Wakatobi mengatakan, sampah tersebut sudah lama berada di dalam perut paus.

paus terdampar - 5

Wakatobi adalah salah satu tujuan wisata laut terkenal di Indonesia. Namun, keterkenalan itu belum diimbangi dengan pengelolaan sampah di salah satu surga bawah laut Indonesia tersebut.

Menteri Susi turun tangan atasi sampah di Wakatobi

Pada akhir 2017, Menteri KKP Susi Pudjiastuti pernah menjanjikan imbalan Rp5 juta kepada siapa saja yang mau bekerja bakti membersihkan sampah-sampah di Wakatobi.

Sampah-sampah tersebut belum bisa dipastikan apakah berasal dari sampah warga pesisir Wakatobi atau sampah dari tempat lain yang terbawa arus.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications, Indonesia adalah salah satu negara penyumbang sampah plastik paling banyak di dunia. Sungai-sungai di Indonesia juga tercatat sebagai satu dari 20 sungai paling tercemar di dunia.

Sampah plastik sudah lama dikenal sebagai pengancam kehidupan flora dan fauna laut. Saat ini, 12,7 juta ton sampah plastik dibuang ke laut. Dilaporkan bahwa 90 persen dari burung laut di seluruh dunia memiliki sampah plastik di dalam perut mereka.

Referensi: Whale Stranding Indonesia

Baca juga:

Ryan Hickman, Bocah 7 Tahun yang Sukses Membuka Bisnis Daur Ulang Sampah

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Prima Sulistya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • FOTO: Paus terdampar di Wakatobi, perutnya berisi 115 buah gelas plastik
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti