TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

COVID-19 Varian Omicron Rentan Menyerang Anak-Anak, Begini Tips Mencegahnya

Bacaan 3 menit
COVID-19 Varian Omicron Rentan Menyerang Anak-Anak, Begini Tips Mencegahnya

Bentengi keluarga dengan vaksinasi COVID-19, jangan lupa lengkapi imunisasi rutin untuk si Kecil!

Kemunculan Virus COVID-19 varian baru, Omicron, di Afrika Selatan baru-baru ini sangat meresahkan. Virus ini disebut lebih menular daripada varian Delta. Tak hanya itu, Omicron disebut rentan menyerang anak-anak.

Virus tersebut telah menyebar ke sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Singapura. Oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Omicron diklasifikasikan sebagai Variant of Concern (VoC) atau varian yang menjadi perhatian. 

Omicron Lebih Menular dari Varian Delta

omicron rentan menyerang anak-anak

Kasus COVID-19 di Afrika Selatan meningkat pesat didorong oleh kemunculan varian Omicron. Ntsakisi Maluleke, seorang spesialis kesehatan masyarakat di provinsi Gauteng mengatakan kepada Reuters bahwa dari 1.511 pasien positif COVID-19 di rumah sakit provinsi tersebut, 113 berusia di bawah 9 tahun, proporsi yang lebih besar daripada gelombang sebelumnya.

Para ahli pun memperingatkan bahwa Omicron bisa menjadi strain yang dominan. Dr. Rochelle Walensky, Direktur Centers for Disease and Prevention bahkan mengatakan ada kemungkinan varian ini lebih kuat daripada varian Delta. Sebab, data awal menunjukkan Omicron lebih menular.

Senada dengan itu, European Centre for Disease Prevention and Control juga menyatakan bahwa Omicron dapat menyebabkan lebih dari setengah kasus infeksi virus COVID-19 di wilayah Eropa dalam beberapa bulan ke depan. Hingga saat ini, Uni Eropa sendiri melaporkan 352 kasus Omicron.

Artikel terkait: Waspadai Varian Baru COVID-19 Delta Plus, Ini Penjelasannya

Omicron Rentan Menyerang Anak-Anak

omicron rentan menyerang anak-anak

Penasihat medis pemerintah Afrika Selatan Waasila Jassat dalam konferensi pers mengatakan, antara 14 November dan 27 November 2021, periode waktu ketika Omicron pertama kali terdeteksi, lebih dari 100 anak di bawah 5 tahun dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 di kota Tshwane. Sementara pada bulan Mei, kurang dari 20 anak dirawat di rumah sakit.

“Kami selalu melihat anak-anak tidak terlalu terpengaruh oleh epidemi COVID-19 di masa lalu. Pada gelombang ketiga, kami melihat lebih banyak kasus pada anak-anak di bawah 5 tahun dan pada remaja, 15 hingga 19 tahun,” kata Jassat.

“Dan sekarang, pada awal gelombang keempat ini, kami telah melihat peningkatan yang cukup tajam di semua kelompok umur, tetapi terutama di bawah umur 5,” ujarnya.

Artikel terkait: Ditemukan Lagi Varian Baru Covid-19, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Tips Mencegah Anak Terinfeksi Varian Omicron

COVID-19 Varian Omicron Rentan Menyerang Anak-Anak, Begini Tips Mencegahnya

Dalam sebagian besar kasus di rumah sakit Tshwane di daerah itu, dokter anak mengatakan kebanyakan orang tua dari anak-anak yang dirawat di rumah sakit tidak divaksinasi.

“Dan anak-anak yang lebih muda, di bawah 12 tahun, yang tidak memenuhi syarat untuk divaksinasi, hampir tidak ada orang tua mereka yang divaksinasi, kecuali hanya tiga,” kata Jassat.

“Ini menunjukkan bahwa vaksinasi pada orang dewasa dapat melindungi anak-anak di rumah,” tambahnya.

Hanya memang, gejala varian Omicron disebut lebih ringan jika dibandingkan dengan varian lain. Umumnya, mereka yang terinfeksi akan mengalami gejala berupa kelelahan hingga mirip seperti sakit flu.

omicron rentan menyerang anak-anak

Lantaran gejalanya mirip seperti infeksi virus lain, relatif sulit membedakan apakah gejala yang diderita si kecil akibat COVID-19 atau akibat justru penyakit lainnya.

Oleh karena itu, selain membentengi keluarga dengan vaksinasi COVID-19, Parents juga perlu melengkapi imunisasi rutin si kecil. Pasalnya, imunisasi dasar yang lengkap akan melindungi anak dari risiko terpapar COVID-19 maupun penyakit KLB PD3I (Kejadian Luar Biasa Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi).

Terakhir, yang tak kalah penting adalah membiasakan anak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Parents dapat mengajak mereka rutin mencuci tangan pakai sabun dan selalu menggunakan masker.

****

Parents, varian Omicron disebut rentan menyerang anak-anak. Oleh karena itu, jangan lewatkan vaksinasi dan terapkan pola hidup bersih dan sehat, ya.

Baca juga:

Kasus Pertama Covid Varian Omicron Malaysia Seorang Mahasiswi Asing

Lebih Menular, Varian Baru COVID-19 Virus Omicron Diprediksi Picu Gelombang Ketiga

Wajib Tahu! Perbandingan Varian COVID-19, Manakah yang Paling Berbahaya?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • COVID-19 Varian Omicron Rentan Menyerang Anak-Anak, Begini Tips Mencegahnya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti