TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Varian Omicron BA.2.75 atau Centaurus Masuk Indonesia, Simak Fakta-Faktanya

Bacaan 3 menit
Varian Omicron BA.2.75 atau Centaurus Masuk Indonesia, Simak Fakta-Faktanya

Varian Omicron Centaurus dilaporkan sudah masuk Indonesia. Berikut ini beberapa fakta yang perlu diketahui.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa varian Omicron BA.2.75 atau Centaurus telah masuk Indonesia pada Senin (18/7) lalu. Dilansir dari Kompas.com, Dante menjelaskan bahwa sudah ada tiga kasus Omicron Centaurus yang telah diidentifikasi. 

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Nasional, Brigjen TNI Purn dr Alexander K Ginting Sp.P(K), FCCP. Menurutnya, beberapa laboratorium di Indonesia melaporkan mengenai kasus Omicron Centaurus tersebut.

Artikel terkait: Efek Long Covid-19 pada Anak yang Perlu Parents Ketahui, Ini Penjelasan dari Dokter

“Dari laboratorium sudah dilaporkan 3 kasus Centaurus. Hanya belum dikonfirmasi dari pasien yang mana. Lagi dipelajari sampelnya berasal dari mana, yang pasti hasil PCR-nya positif,” jelas Alexander. Kali ini, kami akan merangkum beberapa fakta mengenai varian Omicron Centaurus tersebut, simak sampai akhir, Parents!

Omicron Centaurus Ditemukan di Bali dan Jakarta

Omicron Centaurus

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa varian in sudah terdeteksi di dua lokasi di Indonesia, yakni satu kasus di Bali dan dua kasus di Jakarta. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kasus di Bali terjadi dari luar negeri. Sementara itu, dua kasus di Jakarta merupakan transmisi lokal.

“Ini juga sudah mulai masuk ke Indonesia. Satu ada di Bali karena kedatangan luar negeri. Dua ada di Jakarta. Kemungkinan besar merupakan transmisi lokal,” tuturnya dalam Keterangan Pers Menteri Kesehatan tentang Perkembangan PPKM yang disiarkan melalui laman Youtube Sekretariat Kabinet RI.

Budi pun menjelaskan bahwa sumber dari varian tersebut sudah diketahui. Dengan adanya temuan ini, total negara yang telah terindentifikasi mencapai 15 negara di seluruh negara.

Artikel terkait: Penting! Ini Beda Paru-paru Pasien Covid-19 yang Belum Divaksin dan Sudah Divaksin

Ditemukan Pertama Kali di India

Omicron Centaurus

Dilansir dari The National News, strain Centaurus pertama kali ditemukan di India pada bulan Mei lalu. Strain ini pun telah menyebar dengan cepat ke seluruh India dan sudah merambah ke negara-negara lain. 

Para peneliti di Belanda mengatakan varian itu bisa lebih menular daripada bentuk virus sebelumnya karena terus bermutasi untuk menghindari kekebalan yang telah berkembang pada populasi sejak COVID-19 pertama kali pecah pada 2020 lalu.

Gejala yang Muncul

Omicron Centaurus

Dilansir dari Suara.com, Dante menjelaskan bahwa meskipun tingkat penularannya cepat, varian Omicron ini tidak akan menimbulkan keparahan yang terlalu besar. Di samping itu, pihaknya menjelaskan bahwa kasus yang terjadi di Indonesia juga relatif ringan. 

“Kegawatan tak terlalu besar, hospitality tak terlalu besar dan keparahannya tak terlalu besar. Semua kasus sederhana. Tak terlalu berat, karena dari beberapa hal yang kita pelajari dari beberapa negara karakternya seperti omicron,” papar Dante. 

Meski demikian, secara umum, seseorang yang mengalami infeksi strain ini akan mengalami beberapa gejala yang mirip dengan flu musiman, seperti batuk, flu, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.

Artikel terkait: Pandemi Covid-19 Sebabkan Masalah Kesehatan Jiwa Meningkat 2 Kali Lipat

Namun, dilansir dari Express.co, tim di balik aplikasi ZOE Covid Symptom Study Inggris mengatakan bahwa seseorang yang terinfeksi Omicron biasanya akan mengalami sakit tenggorokan dalam durasi yang lebih cepat daripada flu biasa. 

Demikian beberapa fakta mengenai kasus Omicron Centaurus. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita bahwa virus Corona masih berkeliaran di sekitar kita. Oleh karena itu, jangan kendor untuk menerapkan protokol kesehatan, Parents!

Baca juga:

id.theasianparent.com/tanda-bayi-positif-covid-19

id.theasianparent.com/penyakit-komorbid

Haruskah Anak Melakukan Tes COVID-19 Sebelum Vaksinasi? Ini Penjelasannya!

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • COVID-19
  • /
  • Varian Omicron BA.2.75 atau Centaurus Masuk Indonesia, Simak Fakta-Faktanya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti