Mucus Plug, Si Sumbat Lendir yang Punya Peran Penting Selama Kehamilan

Mucus Plug, Si Sumbat Lendir yang Punya Peran Penting Selama Kehamilan

Benarkah keluarnya mucus plug (sumbat lendir) menjadi pertanda persalinan semakin dekat?

Pernah mendengar mucus plug atau sumbat lendir? Bagi ibu hamil, istilah ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi, ya.

Namun, seberapa pentingnya peran mucus plug selama kehamilan? Apakah keluarnya mucus plug menjadi tanda berbahaya bagi ibu hamil atau justru sebaliknya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bun!

Artikel Terkait: Kenali 8 tanda janin masuk panggul yang jarang diketahui ibu hamil

Apa Itu Mucus Plug?

 

Mucus Plug, Si Sumbat Lendir yang Punya Peran Penting Selama Kehamilan

Gambar: Freepik

Mucus plug (sumbat lendir) pada dasarnya adalah gumpalan lendir yang menutupi mulut rahim. Sumbat lendir ini terbentuk setelah pembuahan sel telur terjadi. Adanya mucus plug akan melindungi janin di dalam kandungan dari infeksi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Kehamilan tidak mungkin terjadi tanpa adanya sumbat lendir.

Seberapa Pentingnya Mucus Plug?

Mucus Plug, Si Sumbat Lendir yang Punya Peran Penting Selama Kehamilan

Gambar: Freepik

Sumbat lendir terbentuk dari sekresi kelenjar serviks dan memiliki tekstur yang kental seperti agar-agar. Mucus plug (sumbat lendir) ini mulai terbentuk saat sel telur yang telah dibuahi ditanamkan di dinding rahim. Ketika hal ini terjadi, serviks melunak dan membengkak saat sel mukosa mulai memompa lendir ke dalam rongga sampai tidak ada celah yang tersisa.

Hormon progesteron memicu lendir mengental dan terus dikeluarkan selama kehamilan, sehingga sumbat tersebut selalu tetap segar. Di dalam cairan kental dan lengket ini terdapat antibodi yang dapat melindungi janin yang sedang tumbuh di dalam kandungan Bunda. Janin pun terlindungi dari banyak bakteri, virus, dan agen penyebab penyakit lainnya.

Sebelum persalinan dimulai, keseimbangan hormon ibu hamil mulai berubah. Kadar estrogen meningkat seiring proses perkembangan janin yang hampir memasuki tahap akhir. Akibatnya, sumbat lendir mulai menipis dan serviks secara bertahap melunak serta melebar.

Selama waktu tersebut, biasanya ada cairan yang keluar (yang biasanya tidak berbau), atau ada juga garis-garis merah hingga merah muda yang disebabkan oleh pecahnya kapiler. Itulah sebabnya hilangnya sumbat lendir terkadang disebut sebagai “bercak berdarah”.

Robin Elise Weiss, PhD, MPH, seorang ahli pendidik persalinan dan nifas,  mengatakan bahwa hilangnya sumbat lendir menunjukkan tanda persalinan Bunda semakin dekat, terlepas dari tahap kehamilannya. Oleh karena itu, jika sumbat lendir keluar di masa awal kehamilan, kemungkinan bisa menjadi pertanda kelahiran prematur.

Artikel Terkait: 5 Masalah cairan ketuban yang sering terjadi, Bumil perlu waspada nih!

Ciri-ciri Mucus Plug

Mucus Plug, Si Sumbat Lendir yang Punya Peran Penting Selama Kehamilan

Gambar: Freepik

Ukuran sumbat lendir diperkirakan seperempat dan terdiri dari sekitar 2 sendok makan lendir. Ciri-cirinya bisa agak berbeda, antara lain:

  • Biasanya berwarna krem hingga putih kekuningan dan terkadang diwarnai dengan merah muda
  • Terkadang tampak seperti noda darah — keluarnya cairan berwarna merah muda, coklat, atau merah yang mungkin Bunda lihat pada pakaian dalam atau tisu toilet setelah Bunda buang air kecil
  • Terkadang berwarna lebih krem, atau bahkan coklat

Keluarnya sumbat lendir pada ibu hamil bisa bervariasi antara satu dengan yang lainnya. Beberapa hal berbeda yang dapat terjadi ketika sumbat lendir hilang, antara lain:

  • Dalam banyak kasus, keluarnya cairan akan dibuktikan dengan lendir yang ditemukan di pakaian dalam atau seprai, dalam beberapa hari
  • Bagi beberapa wanita, sumbat lendir bisa keluar saat buang air kecil atau mandi
  • Beberapa ibu hamil akan merasakan kram ringan atau mengeluhkan nyeri yang mengganggu di perut bagian bawah. Rasanya mirip dengan kram saat menstruasi, meskipun hal ini jarang terjadi

Jika Bunda menyadari sumbat lendir keluar atau Bunda melihat bercak darah, itu bisa menandakan bahwa persalinan Bunda sudah dekat, mungkin hanya beberapa jam lagi atau beberapa minggu lagi.

Bagaimana Jika Bunda Kehilangan Mucus Plug Lebih Awal?

mucus plug

Gambar: Freepik

Kehilangan sumbat lendir sebelum minggu ke 37 kehamilan belum tentu merupakan tanda keguguran. Pada beberapa kasus, banyak ibu hamil yang mengalami keputihan dan bahkan bercak ringan, tetapi tetap bisa menjalani kehamilan yang sehat.

Mucus plug yang muncul di awal kehamilan juga bukan berarti bahwa janin di dalam kandungan Bunda akan mengalami peningkatan risiko infeksi. Pada masa akhir kehamilan, cairan ketuban juga berperan dalam memberikan perlindungan yang cukup sampai ketuban Bunda pecah.

Akan tetapi, kehilangan sumbat lendir lebih awal kemungkinan bisa menjadi pertanda Bunda akan melahirkan lebih awal. Di samping itu, Bunda perlu mengetahui tanda-tanda persalinan prematur serta keguguran. Ini akan dapat membantu Bunda untuk menentukan kapan harus menghubungi dokter:

Gejala persalinan prematur antara lain:

  • Keluarnya darah berwarna merah cerah dari vagina Bunda
  • Adanya kontraksi atau kram, lebih dari lima kali dalam satu jam
  • Tekanan panggul yang intens
  • Sakit punggung bagian bawah
  • Tiba-tiba keluar cairan bening dan encer dari vagina Bunda

Tanda-tanda keguguran (keguguran sebelum minggu ke-20) antara lain:

  • Sakit perut atau kram
  • Sakit punggung
  • Adanya jaringan yang keluar dari vagina
  • Kehilangan gejala kehamilan secara tiba-tiba dan lengkap
  • Pendarahan vagina

Selain itu, Bunda juga perlu mengetahui tanda stillbirth atau lahir mati (keguguran setelah minggu ke-20), yaitu:

  • Tidak merasakan janin menendang
  • Jumlah tendangan janin terus-menerus rendah, atau meningkat drastis
  • Sakit perut atau punggung yang parah
  • Pendarahan vagina

Jika Bunda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dokter obgyn atau rumah sakit terdekat.

Artikel Terkait: Waspadai cairan ketuban keruh akibat infeksi, bisa membahayakan janin

Jika sumbat lendir keluar, jangan sungkan untuk menghubungi dokter ya, Bun! Terlebih lagi jika sumbat lendir yang keluar disertai dengan pendarahan hebat atau keluarnya cairan berwarna merah tua. Ini bisa menjadi tanda adanya potensi komplikasi pada kehamilan.

Semoga informasi terkait dengan mucus plug ini bermanfaat, Bunda!

 

Baca Juga:

Benarkah ukuran panggul menentukan jalannya persalinan? Ini penjelasan dokter

5 Pantangan untuk Ibu Hamil saat Memasuki Trimester Akhir, Apa Saja?

Usia Kehamilan Sudah Menginjak 7 Bulan? Jangan Lupa Bacakan Doa Ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner