MPASI saat liburan, 3 tips yang perlu diperhatikan Bunda!

MPASI saat liburan, 3 tips yang perlu diperhatikan Bunda!

Liburan bersama di kecil yang baru mulai MPASI bisa berjalan tanpa ribet, kok!

“Punya bayi yang baru mulai MPASI, mau liburan kaya gini kok malah nggak tenang, deh! Kebayang gimana repotnya siapin MPASI saat liburan. Tapi kalau nggak ke mana-mana kasihanm juga sama si kakak,” ujar Mirna, ibu muda yang memiliki dua orang anak.

Apa yang dirasakan Mirna mungkin dialami puluhan Bunda yang lainnya. Mau menghabiskan waktu liburan mumpung si kakak sedang tidak sekolah, tapi kebayang repotnya menyiapkan MPASI untuk si adik. Dilema!

Tenang, asal tahu kuncinya, liburan bisa berjalan lancar, kok. Si kakak atau pun adik yang masih MPASI juga tetap nyaman.

Mpasi saat liburan

Artikel terkait: Tips Mempersiapkan MPASI Untuk Anak Saat Perjalanan Mudik

Berikut 3 hal yang perlu diperhatikan saat menyiapkan MPASI saat liburan

1. MPASI saat liburan, bawa buah-buahan segar

Paling mudah, sih, Bunda bisa membawa buah-buahan segar yang bisa langsung dikonsumsi si kecil. Misalnya pisang, buah naga, atau alpukat.

Buah yang dipilih memang sebaiknya buah-buahan yang mudah dilembutkan dan diolah menjadi puree dengan alat seadanya. Bunda tinggal memotongnya, kemudian memberikan secara langsung pada si kecil. Jika memang si kecil sudah memasuki usia 8 bulan, Bunda juga bisa memilih apel atau pir dan berikan sebagai finger food.

MPASI saat liburan, 3 tips yang perlu diperhatikan Bunda!

2. MPASI saat liburan, gunakan MPASI terfortifikasi

Memberikan MPASI yang dibuat sendiri, dengan memastikan kandungan nutrisnya sudah lengkap memang sangat baik dan dianjurkan. Tapi, bukan berarti tidak boleh memberikan MPASI instan yang telah terfortifikasi, lho!

Selain praktis, MPASI instan juga mengandung nutrisi yang dibutuhkan si kecil. Hal ini bahkan telah ditegaskan oleh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

MPASI terfortifikasi telah dibuat berdasarkan ketentuan khusus yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan dunia (WHO). Ketentuan ini meliputi standar keamanan, higienitas dan kandungan nutrisinya.

MPASI komersial mengandung zat pengawet yang aman bagi bayi, dibuat dengan steril, dan memiliki kandungan makro dan mikronutrien yang sesuai kebutuhan nutrisi bayi.

3. Mpasi saat liburan, hati-hati memilih wadah 

Mpasi saat liburan

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menyiapkan MPASI sebelum perjalanan liburan dimulai. Namun perlu digarisbawahi MPASI yang telah diolah di rumah ini perlu disimpan dalam kondisi yang baik untuk mencegah risiko terpaparnya bakteri.

Sebuah penelitian di luar negeri mengatakan insulated food jar merk terbaik cuma bisa menjaga suhu makanan tetap di atas 60 derajat sekitar 2-3 jam saja. Artinya, olahan MPASI ini memang tidak bisa bertahan lama, selain itu perhatikan juga wadahnya. 

Bunda bisa mengguanakan lunch jar yang berfungsi membawa MPASI agar hangat dan higienis, setidaknya selama perjalanan berlangsung. Selain itu, jangan sampai menggunakan wadah plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Wadah tempat si kecil menikmati makanannya. 

Salah satu produk yang aman dan bisa diberikan sebagai ‘teman’ makan si kecil adalah rangkaian produk yang telah dikeluarkan oleh Nuby, yaitu Nuby Traveling. Hingga saat ini Nuby telah dipercaya dan menjadi pelopor produk yang melarang penggunaan PVC dan BPA. Sehingga Parents tidak perlu lagi khawatir soal keamanan untuk Si Kecil.

Biar bagaimana pun, menyajikan MPASI tidak hanya harus memperhatikan kandungan gizinya saja, namun juga keamanan dan kebersihan wadahnya.

Parents tentu tidak ingin si kecil justru terpapar penyakit akibat zat kimia yang terdapat dalam wadah makanan mereka, bukan?

 

Baca juga :

4 Panduan MPASI menurut pakar gizi, jangan sampai terlewatkan Bun!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner