TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Waspada Modus Penculikan Anak di Kereta, Pelaku Manfaatkan Keramahan Korban

Bacaan 4 menit
Waspada Modus Penculikan Anak di Kereta, Pelaku Manfaatkan Keramahan Korban

Berawal dari obrolan sederhana, berujung petaka. Waspada modus penculikan anak terbaru!

Penculikan anak masih jadi hal yang mengkhawatirkan bagi setiap orangtua, makin hari modusnya pun kian beragam, bahkan sosok pelakunya pun dari berbagai usia. Kali ini ada kisah modus penculikan anak di kereta yang menghebohkan dunia maya.

Kisah yang dibagikan secara anonim tersebut patut jadi pengingat agar kita meningkatkan kewaspadaan. Parents, yuk simak kisahnya berikut!

Artikel terkait: Waspadai Penculikan Anak Melalui Internet

Pelaku Memanfaatkan Keramahan Orangtua

Viral di dunia maya, sebuah pengguna anonim membagikan ulang pengalaman seorang ibu yang jadi korban modus baru penculikan anak. Membuat merinding orangtua, bahkan sang pelaku tak segan-segan melancarkan aksinya meski sedang ada orangtua sang anak.

“Kemarin saya bawa anak saya naik kereta. Di samping ada seorang ibu-ibu usianya sekitar 60 tahun, sepertinya ia bawa cucu berusia kira-kira 7-8 tahun”, “Selama di perjalanan, ibu ini ngobrol terus sama saya,” katanya.

modus penculikan anak di kereta

Sumber: Unsplash

Menurut korban, bahkan ibu-ibu tersebut mengingatkan dirinya agar waspada dengan barang bawaan, tampak cucu dari sang ibu bermain dengan anak perempuannya yang baru genap berusia 1 tahun.

Selama berbincang, pelaku terus bertanya-tanya soal identitas putrinya, mulai dari tanggal dan tempat kelahiran, berat badan, hingga susu yang dikonsumsi putrinya.

Pelaku Menanyakan Informasi Pribadi Anak Mendetail

Makin mencurigakan, pelaku semakin lama mulai bertanya mendetail soal informasi pribadi sang putri hingga menanyakan nama lengkap.

“Di sini saya sudah semakin curiga. Merasa ada yang tidak beres, saya pun memberitahukan nama palsu,” lanjutnya.

modus penculikan anak di kereta

Sumber: Pexels

Berpamitan ke toilet, pelaku menawarkan diri untuk menjaga putrinya. Gerak-gerik pelaku yang terlihat menantikan kembalinya calon korban kian membuat pengirim cerita curiga.

Hingga turun di stasiun, pelaku membantunya membawakan koper dan akan pergi. Tiba-tiba pelaku bersiap menggendong putri kecilnya dan mengakui itu sebagai “cucunya”. Jelas saja korban kaget dan berusaha melindungi sang putri.

Artikel terkait: Balita Korban Penculikan di Bekasi, Akhirnya Ditemukan di Stasiun Senen

Aksi Penculikannya Dibantu Anak Kecil

Bikin merinding, aksi penculikan ini dibantu pula oleh bocah laki-laki yang dibawa pelaku, ia mengaku jika putri kecil itu adalah sang adik, “Orang jahat! Kembalikan adik saya!” teriak bocah tersebut.

Teriakan sang bocah langsung menarik perhatian banyak orang dan mengira dirinya adalah penculik. Korban juga merasa takut mengingat dirinya harus melawan dua pelaku.

modus penculikan anak di kereta

Sumber: Pexels

Keributan berakhir tatkala kedua orangtua korban datang dan berusaha mencairkan suasana.

“Ada apa ini rame-rame begini?,” tanya sang ayah.

“Itu pak, mereka mau culik anak, bilang ini anak mereka!” jawab korban.

“Ini anak saya kok!”, bela pelaku. Dia menyebutkan satu per satu informasi pribadi yang tadi ditanyakan saat di dalam kereta.

Obrolan Sederhana Berujung Petaka

Tak menyangka bila obrolan biasa dapat berujung petaka seperti ini, namun untungnya korban memberi tahu nama palsu putrinya. Saat ditanya nama, korban pun akhirnya bisa membuat para pelaku diam tak berkutik.

Di akhir tulisan, korban berpesan kepada semua orangtua yang membawa anak kecil agar berhati-hati ketika bertemu orang asing. Meski mereka nampak ramah, namun tetaplah harus waspada bila mulai bertanya lebih mendalam soal kehidupan pribadi.

Artikel terkait: Waspadai Modus Baru Penculikan Anak, Pura-pura Dijemput Ojek Online

Tips Cegah Penculikan Anak di Tempat Umum

  1. Jangan pernah lepaskan anak

Tempat umum seperti stasiun umumnya padat dipenuhi penumpang, mencegah anak hilang atau jadi korban penculikan orangtua wajib terus memantau anak dan jangan pernah melepaskan genggaman tangannya.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
  1. Berhati-hati saat mengobrol

Berbincang dengan orang asing adalah hal biasa bagi orang Indonesia, tapi sayangnya beberapa orang justru memanfaatkan keramahan seseorang sebagai upaya melancarkan aksinya.

Jangan terlalu asyik saat mengobrol, Anda tetap harus awas dan memerhatikan apakah pertanyaan bersifat pribadi atau bukan seperti yang diceritakan korban.

  1. Segera menjauh dan lapor petugas

Apabila merasa ada hal mencurigakan pada situasi tersebut, segeralah menjauh dan laporkan kepada petugas berwajib di sekitar Anda.

***

Parents, semoga pengalaman modus penculikan anak di kereta yang dibagikan oleh korban ini dapat jadi perhatian semua orangtua agar terus berhati-hati saat mengajak Si Kecil ke tempat umum, ya.

Baca juga:

Begini modus baru penculikan anak di tengah keramaian, ibu ini beri peringatan!

Waspada Penculikan Anak, Ketahui Cara Mencegah dan Tips Menghadapi Stranger

Ibu 3 Anak Berhasil Lolos dari Pelaku Penculikan di IKEA Berkat Mewaspadai 4 Hal ini

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Waspada Modus Penculikan Anak di Kereta, Pelaku Manfaatkan Keramahan Korban
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti