Agar Minyak Kayu Putih Lebih Lembut untuk Anak

lead image

Saat buah hati sudah bukan bayi mungil lagi, Bunda mungkin ingin mencoba minyak kayu putih dan meninggalkan minyak telon. Mari coba terapkan tips berikut.

Bunda, hingga usia berapa anak menggunakan minyak telon? Dan kapan ia bisa mulai pakai minyak kayu putih?

Pada umumnya, bayi menggunakan minyak telon hingga usia 1 tahun. Namun, ini bukanlah patokan yang baku. Bunda harus melihat kondisi kulit si bayi. Bila kulitnya cenderung sensitif, lebih baik teruskan penggunaan minyak telon hingga usia lebih dari 1 tahun, bahkan hingga 2 tahun.

Lalu apa yang digunakan setelah ia tidak menggunakan minyak telon lagi? Apakah ia boleh menggunakan kayu putih?

Bila kondisi kulit si balita sudah siap dengan minyak kayu putih, Bunda bisa mencobanya. Tetapi, saya sarankan Bunda membuatnya jadi lebih lembut untuk kulit si Kecil.

Bau minyak kayu putih umumnya menyengat. Untuk sebagian orang dewasa saja, bau tersebut sering kali membuat tidak nyaman, apalagi untuk indera penciuman si balita.

Lalu bagaimana caranya agar minyak kayu putih lebih lembut untuk anak?

Campurkan saja minyak kayu putih dengan baby oil pilihan Bunda. Perbandingannya, bisa separuh separuh. Atau Bunda bisa atur dengan komposisi yang lebih sesuai.

Gunakan botol minyak telon yang isinya tinggal separuh, lalu tambahkan kayu putih hingga penuh.

Dengan campuran ini, anak bisa pakai minyak yang lebih lembut baunya, dan tidak terlalu keras untuk kulit dan penciumannya.

Bila anak sedang tidak enak badan, bunda bisa gunakan minyak kayu putih biasa pada bagian punggungnya dan minyak “campuran” pada dada dan perutnya.

Mengapa? Tentu supaya bau minyak yang lebih menyengat itu tidak langsung terhirup ke hidungnya, karena hanya digunakan di bagian punggung.

Selamat mencoba tips sederhana di atas, semoga bermanfaat.