Hati-hati, 7 hal ini pertanda Anda terlalu keras pada anak!

lead image

Apakah Bunda sering melakukan ketujuh hal ini kepada si kecil?

Perkembangan mental anak yang sering dibentak orangtua untuk mendisiplinkannya bisa tidak optimal. Tapi jika dibiarkan, anak dapat membangkang dan tidak menghormati orangtuanya.

Seperti apa batasannya? Dilansir dari Young Parents, psikolog anak Dr. Richard C. Woolfson memberikan tanda-tanda apakah Anda terlalu keras pada anak Anda.

Perkembangan mental anak yang sering dibentak bisa tidak optimal, ini 7 tanda Anda terlalu keras terhadapnya

1. Anda terus-terusan memarahi anak dan bertengkar dengannya

Hati-hati, 7 hal ini pertanda Anda terlalu keras pada anak!

Siapa yang tidak kesal ketika si kecil selalu membangkang dengan semua yang Anda katakan? Jika Anda mendapati diri Anda terus-terusan berkonflik dengan si kecil, bisa jadi karena Anda terlalu keras kepadanya. Menerapkan disiplin yang baik dan batas-batas untuk dipatuhi tanpa harus bertengkar itu sangat memungkinkan, kok.

2. Anda tidak pernah mengatakan hal positif

Jika Anda terus-terusan fokus pada kelakuan buruk si kecil namun tidak pernah mengatakan hal positif terhadapnya ketika ia sedang bersikap baik dan kooperatif, si kecil akan merasa tidak dihargai. Label negatif itu juga akan menempel lama pada dirinya dan ia akan melupakan hal-hal baik tentang dirinya.

3. Anda tidak punya waktu untuk diri sendiri

Meskipun sulit, usahakan untuk memiliki waktu untuk diri sendiri meskipun hanya 10  menit setiap harinya, ketika si kecil sedang menonton acara favoritnya atau bermain. Hal ini akan membantu Anda mengisi ulang energi dan menenangkan pikiran sehingga Anda tidak emosional.

4. Anda cerewet sepanjang waktu

Tidak ada yang suka berpikir bahwa ia bersikap negatif kepada anaknya, namun percayalah sangat mudah untuk menjadi emosional ketika Anda kelelahan. Pikirkan berapa sering Anda mengomel, dan cobalah tenangkan pikiran, ucapkan hal-hal yang lebih positif.

5. Anda tidak memberinya ‘hadiah’

Hati-hati, 7 hal ini pertanda Anda terlalu keras pada anak!

Anda selalu memberinya hukuman ketika si kecil melakukan hal tidak baik, namun apakah Anda memberikannya ‘hadiah’ ketika ia melakukan hal baik?

Sekali-kali, anak membutuhkan ‘hadiah’ lho. Tidak usah yang terlalu mahal, kok. Tidak perlu menunggu saat ulang tahun atau natal untuk memberinya hadiah. Selama ia memang pantas mendapatkannya, memberinya hadiah bisa memberikan efek positif kepada hubungan kalian.

6. Anda tidak menghargai pencapaiannya

Pencapaian sekecil apa pun yang ia berhasil lakukan, hargailah itu dan rayakan. Menceritakannya ke orang lain (misal ke neneknya) akan membuatnya merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan akan membuatnya merasa dekat dengan Anda.

7. Anda tidak pernah memeluknya

Sudahkah Anda memeluk si kecil hari ini? Kontak fisik penuh cinta bisa menghapus hal-hal negatif di antara kalian.

Dari ketujuh poin di atas, kira-kira mana nih yang sering Bunda lakukan? Kurangi ya, Bun, banyak cara lain untuk mendisiplinkan anak tanpa harus memarahinya.

Referensi: Young Parents

Baca juga:

Parents, Tak Perlu Memarahi Anak karena Dia Melakukan 9 Hal Ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner