TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Parents, Tak Perlu Memarahi Anak karena Dia Melakukan 9 Hal Ini

Bacaan 3 menit
Parents, Tak Perlu Memarahi Anak karena Dia Melakukan 9 Hal Ini

Orangtua tak perlu memarahi anak jika dia tidak berbuat nakal. Membiarkan anak menikmati masa kanak-kanaknya dengan bahagia untuk membantu masa tumbuh kembangnya.

Mungkin Parents sering kesal jika anak selalu bertanya hal aneh atau ketika mereka tidak bisa diam. Namun, Anda tak perlu memarahi anak karena bagian dari proses tumbuh kembangnya memang kadang membuat Parents kewalahan.

Para psikolog berpikir bahwa membatasi anak dalam hal tertentu memang membuatnya merasa lebih aman dan tenang. Akan tetapi, ada beberapa hal yang ketika dibatasi justru membuat anak merasa tidak aman  dan menghambat tumbuh kembangnya.

Laman Bright Side memberikan daftar 9 hal yang seharusnya jangan dijadikan alasan Parents untuk memarahi anak meski kelihatannya membuat kesal.

1. Bertanya banyak hal

tak perlu memarahi anak

Dalam masa pertumbuhannya, anak akan memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang ia lihat, dengar dan rasakan. Seringkali, pertanyaan-pertanyan ini membuat orangtua kewalahan.

Sebaiknya orangtua bersabar dalam menjawab berbagai pertanyaan yang dia ajukan. Proses ini membantu tumbuh kembangnya sekaligus juga menguatkan ikatan emosional antara orangtua dan anak.

Artikel terkait: Anak Terlalu Banyak Bertanya, Bagaimana Anda Menghadapinya?

2. Menangis

Tak perlu memarahi anak saat dia menangis. Jangan juga meledeknya karena mengeluarkan airmata.

Anak-anak merasakan segala sesuatu lebih dalam daripada orang dewasa. Cari tahu apa yang membuat anak menangis dan bantu dia menemukan solusinya.

3. Sedikit ‘serakah’

tak perlu memarahi anak

Anak-anak berhak merasa posesif atas benda yang ia miliki. Memaksanya memberikan mainan kesukaan pada orang lain bisa berdampak buruk.

Cobalah untuk memintanya meminjamkan mainan yang sedang tidak ia pakai pada anaak lain. Ajarkan cara berbagi dengan baik tanpa perlu memarahi anak karena ingin menyimpan mainannya sendiri.

Artikel Terkait: Inilah Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi

 4. Berkata ‘tidak’

Sama seperti orang dewasa, anak memiliki hak untuk berkata tidak. Melarang mereka berkata tidak atau menolak perintah Anda, sama saja dengan menyalahi haknya.

Cobalah untuk membuat kesepakatan dengan anak jika Anda ingin dia melakukan hal yang tidak ia sukai. Jelaskan mengapa terkadang ia harus melakukan sesuatu meskipun dia tidak mau melakukannya.

5. Berisik

tak perlu memarahi anak

Ketika anak berisik saat bermain, biarkan mereka. Masa kanak-kanak adalah waktu di mana mereka bebas bermain atau menyanyi sepuasnya.

Karena ketika dewasa, mereka akan dibebani oleh berbagai tanggung jawab. Jadi, biarkan anak menikmati masa kecilnya dengan bahagia.

6. Tak perlu memarahi anak karena dia merasa takut

Anak kecil seringkali merasa takut pada orang yang baru ditemui atau saat dia pergi ke dokter. Hal ini wajar dan orangtua tak perlu memarahi anak karena ketakutannya.

Lebih baik yakinkan dia bahwa ayah dan ibunya selalu ada bersamanya dan tidak ada yang perlu ditakuti.

7. Memiliki rahasia

tak perlu memarahi anak

Seiring bertambahnya usia, anak memiliki kebutuhan untuk sebuah privasi. Kepercayaan anak sangatlah berharga sehingga Parents harus menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak memaksanya berbagi rahasia atau membaca buku harian mereka tanpa ijin.

Orangtua memang perlu mengetahui apa saja yang terjadi dalam hidup anak, namun hal tersebut bisa dilakukan tanpa menghancurkan kepercayaannya terhadap orangtua.

8. Merasa marah atau iri

Anak-anak adalah manusia yang juga memiliki perasaan marah dan iri hati. Ingatlah bahwa kemampuan mereka mengendalikan emosi belum sekuat orang dewasa.

Tidak seharusnya Parents memarahi anak karena ia menunjukkan perasaan marah atau iri. Sebaliknya, ajari anak untuk mengekspresikan perasaannya dengan lebih baik dan tidak menyakiti orang lain, baik dengan ucapan maupun perbuatan.

9. Membuat kesalahan

tak perlu memarahi anak

Tidak ada orang yang suka berbuat kesalahan, apalagi kalau ditegur di depan umum. Memarahi anak karena kesalahan yang ia lakukan, akan membuatnya takut melakukan hal yang sama seumur hidupnya.

***

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Nah, Parents semoga 9 hal di atas memberi Anda gambaran bahwa tidak semua hal yang dilakukan anak harus dimarahi. Berikan dia kesempatan untuk menjadi anak kecil yang sesungguhnya, jangan paksa dia bersikap sebagai orang dewasa sebelum waktunya.

Biarkan anak menikmati masa kecilnya sehingga Anda dan anak pun punya kenangan indah bersama-sama.

 

Baca juga:

12 Aturan Main yang Boleh Dilanggar Orangtua Tanpa Perlu Merasa Bersalah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Parents, Tak Perlu Memarahi Anak karena Dia Melakukan 9 Hal Ini
Bagikan:
  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti