TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tak perlu panik, ini cara tepat menjelaskan wabah corona terhadap anak!

Bacaan 4 menit
Tak perlu panik, ini cara tepat menjelaskan wabah corona terhadap anak!

Meski anak-anak relatif lebih aman dibanding orang tua, mereka juga tetap bisa terjangkit virus corona. Begini cara menjelaskan virus corona pada anak.

Wabah virus corona (COVID-19) telah menjangkiti 90 ribu orang di 77 negara termasuk Indonesia. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengantisipasi penularan dan membatasi penyebaran virus ini. Orang dewasa bisa mengedukasi diri sendiri melalui informasi di berbagai platform, namun bagaimana dengan anak-anak? Kita bisa menjelaskan virus corona pada anak-anak dengan beberapa cara.

Penelitian menunjukkan anak-anak adalah golongan paling aman dari virus corona

Menjelaskan virus corona pada anak perlu langkah yang tepat, ini tipsnya!

Virus corona yang berasal dari China ini memang bisa menyerang siapa saja dari anak-anak hingga dewasa. Namun menurut penelitian yang dilakukan di China, golongan yang paling rentan terjangkit virus corona adalah orang tua dari rentang usia 70 tahun ke atas. Sedangkan anak-anak menjadi golongan paling aman dari kemungkinan terjangkit Virus Corona.

Artikel terkait: 5 Artis ini punya cara hindari virus corona, seperti apa?

Penelitian ini dilakukan kepada lebih dari 72.000 pasien yang terjangkit virus corona. Menurut data saat ini, tidak ada anak-anak yang meninggal karena virus corona. Diketahui bahwa anak-anak yang terjangkit hanya akan menunjukkan gejala ringan, bahkan tidak terdampak efek infeksi virus tersebut.

Meski dianggap paling aman, anak-anak tetap harus dilindungi dari bahaya virus corona. Mereka juga harus diberi pemahaman mengenai apa itu virus corona, seperti penyebarannya, dan bagaimana cara menghindarinya.

Anak-anak juga butuh informasi yang tepat

menjelaskan virus corona pada anak

Mengingat begitu masifnya berita mengenai virus corona di berbagai media, berita itu juga bisa sampai kepada anak-anak. Sayangnya tidak semua berita di media adalah benar, bahkan tidak sedikit berita bohong alias hoax yang beredar.

Dikutip dari Pop Sugar, para ahli kami menekankan pentingnya berbicara dengan anak-anak tentang coronavirus. Sebab jika keliru mendapatkan informasi, anak bisa-bisa malah kebingungan, ketakutan, panik, atau stres.

Tara Allen, RN, CPT, CHC, seorang perawat terdaftar dan pelatih kesehatan bersertifikat, ahli gizi, dan pelatih pribadi, mengatakan;

“Penting bagi anak-anak untuk memahami, sesuai dengan tingkat usia mereka, bahwa ada tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk membantu mencegah penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka. Kekhawatiran yang berlebih tentang peristiwa di luar kendali mereka tidak akan bermanfaat dengan cara apa pun.”

Berikut ini 3 cara menjelaskan virus corona pada anak

1. Beri pemahaman sesuai usia anak

Menjelaskan virus corona pada anak perlu langkah yang tepat, ini tipsnya!

“Anak-anak dibombardir dengan banyak informasi, dan semua yang mereka dengar mungkin tidak akurat. Sangat penting bagi orang tua untuk berdialog dengan anak mereka tentang fakta-fakta virus corona, sehingga mereka tidak percaya pada informasi yang tidak akurat, yang dapat menambah kekhawatiran mereka,” kata ahli kesehatan mental anak psikolog Roseann Capanna-Hodge, dikutip dari Pop Sugar.

Mungkin anak-anak merasa heran ketika melihat banyak orang yang memakai masker di jalan dan tempat umum. Hal terbaik yang dapat Parents lakukan ketika anak menanyakannya adalah dengan menghibur dan meyakinkan mereka. 

“Anak-anak tidak memerlukan informasi yang panjang dan bertele-tele, tetapi perlu fakta dasar tentang virus corona. Hubungkan corona dengan penyakit yang mereka pahami atau mungkin pernah alami sendiri, sehingga mereka dapat memahami bahwa virus corona memang serius, tapi tidak lebih serius daripada flu,” imbuh Roseann.

Artikel terkait: Tak perlu panik! Lakukan ini untuk mencegah terpaparnya virus corona

2. Menjelaskan virus corona pada anak: tenangkan alih-alih menakut-nakuti

mengatasi pilek pada anak

Umumnya anak-anak akan lebih fokus pada cerita yang menakutkan seperti kematian dan keganasan virus. Jelaskan kepada mereka dengan tenang untuk tidak perlu khawatir akan virus corona.

Tara Allen menyarankan agar orang tua untuk menghibur anak alih-alih menakuti mereka dengan virus corona. Jika sekolah terpaksa diliburkan, katakan pada anak bahwa itu sekadar cara sekolah untuk menjaga semua orang tetap sehat. 

Bantu si kecil belajar di rumah dan biarkan ia mengeksplorasi cara baru belajar selain di sekolah. Pastikan kegiatan belajar di rumah berjalan nyaman dan menyenangkan. Parents juga bisa mengajak anak-anak melakukan yoga dan kegiatan seni untuk mengurangi stres.

3. Jelaskan cara mencegah virus corona pada anak dengan memberikan contoh

Cara mencuci tangan Menjelaskan virus corona pada anak perlu langkah yang tepat, ini tipsnya!

Tekankan pada anak bahwa virus corona dapat dicegah dan bisa disembuhkan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Caranya dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Dorong anak-anak untuk makan makanan bergizi dengan banyak sayur dan buah. Pastikan juga anak-anak tidur cukup supaya tetap sehat.

Ajari si kecil untuk sering mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik sebelum dan setelah makan, setelah bermain, sesaat masuk rumah, setelah memegang hewan. Ajarkan pula anak untuk tidak memegang wajah dengan tangan kotor.

Perlu diingat bahwa cara mengajari anak yang paling efektif adalah dengan memberikan contoh langsung. Mereka akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya dalam menjaga higienitas.

Demikian cara menjelaskan virus corona pada anak-anak. Semoga bermanfaat.

Sumber: Pop Sugar,  Tribun News

Baca juga:

Dampak sosial corona di 13 negara, salaman dan ciuman kini dilarang!

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tak perlu panik, ini cara tepat menjelaskan wabah corona terhadap anak!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti