TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Parents, ini yang harus diterapkan untuk menjalin komunikasi dengan anak autis

Bacaan 4 menit
Parents, ini yang harus diterapkan untuk menjalin komunikasi dengan anak autis

Menjalin komunikasi dengan anak autis membutuhkan metode sederhana yang aplikatif. Baca penjelasan selengkapnya dalam artikel ini, yuk, Parents!

Menjalin komunikasi dengan anak autis jelaslah bukan perkara mudah. Namun bukan juga hal yang mustahil untuk dilakukan.  Dibutuhkan metoda yang tepat untuk membentuk dan menjalin komunikasi dengan anak autis, tentunya komunikasi yang baik dan berkualitas. Dan hal itu sebaiknya dilakukan sejak dini.

Orangtua perlu mempelajar cara menjalin komunikasi dengan anak autis.

Orangtua perlu mempelajar cara menjalin komunikasi dengan anak autis.

Menjalin komunikasi dengan anak autis: Langkah tepat untuk memulainya

Leo Kanner dalam tulisannya yang berjudul Autistic Disturbances of Affective Contact, menyebutkan beberapa gejala yang didapat pada anak autisme. Diantaranya adalah kesendirian (bermain seorang diri) pada anak autis begitu hebat serta perkembangan bahasa yang terlambat.

Hal ini menyebabkan anak-anak autis tidak mampu membentuk jalinan emosi dengan orang lain. Selain itu, beberapa anak autis merasa sensitif terhadap bunyi atau suara yang didengar telinga, sentuhan, pandangan mata dan penciuman. Kondisi ini jelas menyulitkan orangtua dan orang lain untuk menjalin komunikasi dengan mereka.

Kita pun amat memahami, berkomunikasi dengan anak autis merupakan salah satu jembatan yang harus dibangun untuk membantu mereka agar berkembang untuk menjadi pribadi-pribadi mandiri, keluar dari dunia mereka menuju dunia luar dan masa depannya.

Untuk berkomunikasi dengan anak autis, hal yang pertamakali harus kita lakukan adalah melihat dan mengembangkan hal-hal penting yang menjadi dasar membentuk komunikasi dengan anak autis.

 

Metode sederhana dalam menjalin komunikasi dengan anak autis

Berikut beberapa metoda sederhana yang saya kutip dari makalah Keriyadi yang berjudul Percakapan Pada Anak Usia Dini dengan Metode Maternal Reflektif , yaitu :

1. Sikap Keterarahwajahan

komunikasi dengan anak autis

Merupakan dasar utama untuk menangkap ungkapan orang lain, sehingga anak dapat memahami percakapan orang di sekitarnya.

Metode yang dilakukan bisa dengan cara :

  • Bermain “ci luk ba” bersama anak
  • Berbicara setiap mendapat kontak mata dengan anak
  • Berbicaralah tentang hal-hal yang disukai anak, untuk mendapatkan kontak mata yang bersifat spontan
  • Hentikan kegiatan sejenak sampai anak melihat kita, barulah sampaikan informasi yang ingin diketahui anak.

 

2. Sikap Keterarahsuaraan

Penyadaran terhadap adanya berbagai suara dan bunyi akan memperkaya batin anak serta menghubungkannya dengan dunia di luar dirinya.

Latihan dapat dilakukan di dalam maupun di luar ruangan dengan cara bermain.

Misalnya :

  • Selalu mengajak anak bercakap-cakap dalam segala situasi.
  • Menangkap dan membuat bunyi secara bergantian
  • Tunjukkan sumber bunyi, bila anak bereaksi terhadap bunyi tertentu.
  • Menyadarkan anak, bahwa bunyi datang dari berbagai arah. Bisa dari depan, samping, belakang, dsb.

3. Suasana bersama antara anak dan ibu/terapis

komunikasi dengan anak autis

Perkembangan bahasa anak sangat tergantung pada terjadinya percakapan-percakapan ringan antara anak dengan ibu atau orang terdekatnya ketika melakukan kegiatan bersama dalam kehidupan sehari-hari.

4. Tanggap terhadap apa yang ingin dikatakan anak

Biasanya anak autis akan menggunakan berbagai cara untuk mengungkapkan dirinya, seperti : gerakan tubuh, suara bermakna, senyuman, tangisan, mimik wajah dan isyarat tangan.

5. Komunikasi dengan anak autis perlu adanya dorongan untuk meniru

Dasar berbahasa bukanlah sekadar memberikan atau menanamkan kosakata pada anak, melainkan menciptakan kondisi yang membangkitkan minat anak untuk berkomunikasi. Salah satunya dengan menggunakan media gambar.

6. Mengapresiasi spontanitas anak

Berlah pujian ketika anak berani mengkomunikasikan dirinya, meskipun ungkapan itu masih sangat sederhana.

7. Komunikasi dengan anak autis perlu menggunakan Reinforcement/Penguat

 

komunikasi dengan anak autis

Kita bisa memberi hadiah terhadap prilaku positif anak dan memberikan teguran untuk hal-hal negatif yang dilakukannya.

8. Menumbuhkan rasa empati dalam percakapan

Untuk membangun rasa empati anak terhadap perasaan orang lain, sejak dini anak harus dikenalkan dan ditanamkan pada berbagai bentuk ungkapan yang mampu mewakili perasaan dan menggambarkan suasana hati.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Misalnya dengan memilih ungkapan yang menyiratkan kesedihan dan diikuti dengan mimik wajah yang mendukung untuk suatu peristiwa yang membuat anak merasa sedih.

Demikianlah metoda sederhana yang bisa kita lakukan dalam keseharian baik di dalam maupun di luar ruangan. Keberhasilan kita menjalin komunikasi dengan anak autis  akan semakin besar seiring dengan besarnya upaya dan intensitas kita dalam menerapkan metoda ini dalam kehidupan kita sehari-hari.

Selamat mencoba, Parents!

Baca juga artikel menarik lainnya:

Anak Terlambat Bicara atau Autis?

Autisme Terkait Erat dengan Kelahiran Menggunakan Induksi?

5 Tips Membesarkan Anak Autis

Anugerah Tersembunyi, Hidup Bersama Anak Autis

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Parents, ini yang harus diterapkan untuk menjalin komunikasi dengan anak autis
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti