Apa penyebab orang mengigau saat tidur? Ini penjelasannya

lead image

Suka mengigau atau ngelindur? Ingin sembuh dari kebiasaan tersebut? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Mengigau saat tidur atau biasa disebut juga ngelindur, sering terjadi pada beberapa orang. Hal ini kerap membuat takut teman sekamar, apalagi jika orang yang mengigau tidak mengingat apapun ketika dia bangun.

Penyebab mengigau saat tidur

Mengigau saat tidur disebut solimnoquy, yang merupakan salah satu bentuk gangguan tidur, yakni parasomnia. Mengigau saat tidur bisa terjadi pada siapa saja. Stres, atau kecemasan adalah salah satu hal yang menjadi pemicu orang mengigau ketika tidur.

Baca juga: 10 Rahasia Menjadi Orangtua Bahagia Tanpa Stres

Jika Anda termasuk orang yang punya kebiasaan ngelindur, bisa jadi ada hal-hal yang ingin dikatakan namun tak sanggup diutarakan ketika sedang sadar. Akibatnya hal tersebut masuk ke alam bawah sadar, dan muncul ke permukaan ketika sedang tidur dalam bentuk igauan.

Mengigau saat tidur juga biasa terjadi pada orang-orang kreatif, yang perlu mengekspresikan dirinya dengan melukis, menulis buku, atau menyanyi. Mereka punya hal-hal terpendam yang ingin dikatakan namun tak bisa, hingga kemudian terbawa saat tidur dalam bentuk ngelindur.

 

Kabar baiknya, mengigau saat tidur bukanlah hal yang patut dicemaskan. Namun, bisa jadi hal ini berkaitan dengan kondisi rahang yang terlalu ketat, atau bruxism (gemeretak gigi saat tidur).

Mengatasi masalah mengigau saat tidur

Mengutarakan pemikiran dan emosi terpendam, bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kebiasaan mengigau saat tidur.

Bila tidak bisa mengungkapkannya di depan orang lain, Anda bisa menulis buku harian, mengikuti kelas yoga agar pikiran lebih tenang, atau menyanyi kencang mencurahkan isi hati.

Bila kebiasaan mengigau dikarenakan oleh kondisi rahang, Anda bisa melakukan latihan seperti senam yang bisa melonggarkan rahang.

Caranya: Hirup napas dalam-dalam dari hidung, kemudian keluarkan dengan keras melalui mulut dengan mengucap A panjang dan mulut terbuka lebar. Tahan selama beberapa detik, kemudian tutup mulut Anda. Ulangi latihan ini beberapa kali, dan usahakan membuka mulut lebih lebar setiap kali membuang napas.

Latihan ini bisa mengurangi gejala ngelindur, dan menjaga pola tidur yang rutin.

Mengigau sendiri bukanlah hal membahayakan. Namun, bila kebiasaan ngelindur mulai menganggu hubungan pernikahan, atau membuat Anda tidak nyaman, saatnya berkonsultasi pada tenaga medis agar bisa ditangani.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Cosmopolitan

Baca juga:

Suami Mendengkur, Waspadai Penyakit Jantung