TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bunda, 4 cara ini bisa membantu mencegah kanker ovarium

Bacaan 4 menit
Bunda, 4 cara ini bisa membantu mencegah kanker ovarium

Kanker ovarium menjadi penyakit mematikan yang paling umum dialami kalangan wanita. Beberapa faktorberikut diduga bisa menurukan kanker ovarium.

Kanker ovarium memang telah menjadi salah satu kanker utama yang mematikan di kalangan kaum hawa. Penyakit ini menduduki posisi ketujuh di antara jenis-jenis kanker umum lainnya yang dialami perempuan. Mengingat jumlah kasusnya yang terus bertambah setiap tahunnya, cara mencegah kanker ovarium menjadi penting untuk kita diketahui.

Apa itu kanker ovarium?

Kanker ovarium adalah kanker yang tumbuh pada indung telur atau ovarium. Bun, kanker ini bisa dialami oleh segala usia, tetapi umumnya terjadi pada perempuan yang mulai memasuki masa menopause atau berusia di atas 50 tahun.

Setiap perempuan normalnya memiliki dia ovarium, di sisi kiri maupun sisi kanan rahim. Organ satu ini memiliki peran penting dalam proses reproduksi sebagai penghasil sel telur atau ovum, hormon estrogen, dan progesteron.

Pengobatan untuk kanker ovarium sendiri bisa sukses dilakukan bila kondisi terdeteksi sejak dini. Namun, seringkali jenis kanker ini memang sulit terdeteksi. Pada banyak kasus, kanker ovarium belum terdeteksi sebelum menyebar di area perut dan panggul.

Gejala-gejala

mencegah kanker ovarium

Kenali berbagai gejala kanker ovarium yang kerap dirasakan oleh perempuan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Ada beberapa tanda dan gejala dari kanker jenis ini. Perempuan wajib tahu ya, berikut ini berbagai gejala yang biasa dirasakan.

  • Mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis.
  • Merasa tidak nyaman di area panggul.
  • Perut menjadi lebih kembung atau bengkak.
  • Menjadi lebih sering buang air kecil.
  • Ketidaknyamanan di area panggul.
  • Lebih cepat merasa kenyang saat mengonsumsi makanan.
  • Jadi lebih sering sembelit dari biasanya.

Bun, gejala-gejala tersebut bisa saja bervariasi antara satu orang dengan yang lainnya. Keparahan penyakit pun bisa menjadi salah satu penyebabnya. Namun bila merasakan adanya abnormalitas yang mendekati sebaiknya jangan disepelekan, ya.

Artikel Terkait : Inilah beberapa kondisi penderita kanker payudara yang dilarang menyusui bayi

Penyebab dan faktor risikonya

mencegah kanker ovarium

Bagi perempuan, ada beberapa faktor risiko yang bisa membuat dirinya lebih rentan mengalami kanker ovarium

Sama seperti kanker pada umumnya, penyebabnya penyakit jenis kanker ini juga belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko kanker tersebut, seperti:

  • Kondisi ini rentan terjadi pada perempuan yang lebih tua, yakni seorang perempuan di atas 50 tahun.
  • Faktor genetik berperan besar dalam hal ini. Jadi, kika Anda memiliki riwayat kanker ovarium di keluarga, maka risiko Bubda terkena kanker akan meningkat.
  • Perempuan yang menjalani terapi hormon estrogen, terutama dalam jangka waktu lama dan dalam dosis tinggi.
  • Perempuan yang mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Perempuan yang belum pernah hamil sebelumnya.
  • Perempuan yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
  • Mengalami siklus menstruasi sebelum usia 12 tahun dan menopause setelah usia 50 tahun.
  • Pernah atau tengah ,enjalani terapi kesuburan.
  • Kebiasaan yang tidak sehat seperti menjadi perokok atau mengonsumsi alkohol
  • Menggunakan alat IUD..

Adakah cara untuk mencegah kanker ovarium?

Saat ini, para peneliti belum menemukan cara untuk mencegah kanker ovarium. Namun, beberapa hal diketahui bisa menurunkan risikonya, Bun.

Misalnya saja menyusui, melahirkan, atau menggunakan pil KB menunjukkan faktor-faktor tertentu rupanya cukup berkaitan. Jadi, beberapa langkah berikut mungkin bisa mengurangi risikonya, seperti:

  • Menggunakan kontrasepsi dalam bentuk pil dalam waktu yang lama, yakni lebih dari 10 tahun.
  • Menjalani kehamilan dan menyusui.
  • Menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur dan menghindari stres berlebihan.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.

Artikel Terkait : Waspadai gejala kanker vulva dan pahami 5 risikonya sejak dini!

mencegah kanker ovarium

Bunda ada beberapa hal yang diketahui bisa mencegah atau menurunkan risiko kanker ovarium yang mematikan.

Jika Bunda berusia antara 55 dan 64 tahun, atau bila diketahui memiliki riwayat keluarga kanker, Anda disebut lebih berisiko mengalami kondisi ini.

Nah Bun, bila termasuk kedalam faktor risiko tersebut, cobalah konsultasikan dengan dokter Anda sedini mungkin. Seperti jenis kanker lainnya, deteksi dini adalah cara terbaik untuk melawannya.

Yuk, lakukan pola hidup sehat untuk menjaga tubuh Anda dari berbagai risiko kanker dan penyakit mematikan lainnya, Bun!

Artikel ini disadur dari Bianchi Mendoza di theAsianparent Singapura

Sumber lain : Alodokter, Mayoclinic

Baca juga:

Mengenal Kista Ovarium: Gejala, Cara Mengatasi, hingga Pencegahan

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bunda, 4 cara ini bisa membantu mencegah kanker ovarium
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti