TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Metode melatih anak tidur sendiri, Parents wajib coba!

Bacaan 4 menit
4 Metode melatih anak tidur sendiri, Parents wajib coba!

4 metode melatih anak tidur sendiri ini bisa Parents lakukan di rumah.

Saat usia anak bertambah besar, akan tiba masanya ia harus belajar untuk tidur sendiri, terpisah dari kedua orangtua. Untuk itu, Bunda pun perlu mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk melatih anak tidur sendiri.

Melatih anak tidur sendiri tentu saja bukan pekerjaan yang mudah. Terlebih, jika selama ini si kecil sudah terbiasa tidur bersama.

Namun, melatih anak tidur sendiri sebenarnya bisa dilakukan sejak dini. Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan menyebutkan, sejak anak usia enam bulan sudah bisa dilatih untuk tidur sendiri.

Artikel terkait : Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur di Kamarnya Sendiri?

Tujuan dari anak tidur sendiri ternyata bukan hanya untuk melatih kemandirian, tapi juga meningkatkan kualitas tidur anak. Selain itu, manfaat lainnya untuk mencegah peningkatan kadar kortisol yang membahayakan bayi.

Dilansir dari situs Today’s Parent, Jennifer Garden seorang ahli terapi okupasi dan pengelola Sleepdreams di Vancouver mengatakan, saat usia enam bulan, beberapa bayi mengalami regresi tidur. Hal ini dikarenakan siklus tidur yang berubah dan ada periode tidur yang lebih ringan per siklus.

“Maka dari itu, inilah saat yang tepat untuk melatih anak tidur sendiri. Sebagian besar bayi juga siap untuk belajar keterampilan tertidur sendiri,” jelasnya.

Namun, jika Parents belum bisa melatih anak tidur sendiri di usia 6 bulan, tidak mengapa. Parents pun tak perlu khawatir.

Dokter anak Michael Dickinson, sekaligus Presiden dari the Canadian Paediatric Society, mengungkapkan pelatihan anak tidur sendiri yang baik dapat dilakukan hingga usia anak 9 bulan.

“Mereka berada pada usia yang tepat untuk memahami rutinitas dan tidak perlu makan pada malam hari. Tidak ada kata terlambat untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang baik,” kata Dickinson.

Cara memulai melatih anak tidur sendiri

melatih anak tidur sendiri

Saat Parents berniat untuk melatih anak tidur sendiri, pastikan untuk menetapkan jadwal yang teratur dalam menempatkan mereka di tempat tidur. Waktunya tentu saja harus konsisten dijalankan setiap malam. Misalnya Parents melakukannya sekitar pukul 7 hingga 8 malam.

Hal itu adalah ide yang baik untuk mencoba membiasakan anak tidur sendiri, karena jam tersebut merupakan waktu di mana anak mulai merasa ngantuk. Jangan lupa untuk pastikan jika anak sudah memiliki jam bangun yang sesuai, sebelum akhirnya mereka tidur di malam hari.

Anak yang memiliki kelebihan atau kekurangan jam tidur cenderung akan mengalami kesulitan tidur di malam hari.

Sementara itu, agar anak cepat ngantuk dan tidur, jangan lupa untuk melakukan rutinitas tidur yang menenangkan. Jika masih bayi, lakukanlah proses menyusui, atau lakukan pijat halus  dan membacakan cerita dengan intonasi suara yang halus.

Setelah Parents mengetahui bagaimana cara membuat anak merasa ngantuk dan ingin tidur, kini saatnya untuk mengetahui tentang metode untuk melatih anak tidur sendiri.

Berikut ini adalah 4 metode yang patut untuk dipertimbangkan.

4 Metode untuk melatih anak tidur sendiri

1. Periksa anak saat tidur di malam hari

melatih anak tidur sendiri

Ada banyak variasi pada metode ini, tapi prinsip umumnya sama, yaitu memeriksa bayi yang tertidur di kamarnya dalam beberapa kali.

Sebaiknya Parents menentukan kapan waktu yang tepat untuk memeriksa bayi yang tertidur. Tapi ingat, jangan menyusui anak saat mereka tertidur, karena hal ini justru hanya akan menggagalkan dalam melatih anak tidur sendiri.

Setelah menempatkan anak di tempat tidurnya, Parents bisa memberikan kata-kata manis seperti ungkapan rasa rasa sayang, ‘ibu mencintaimu’ atau sentuhan halus untuk anak. Metode ini bisa dilakukan untuk bayi yang berusia tujuh bulan atau lebih.

2. Membiarkan anak ketika ia menangis di malam hari

melatih anak tidur sendiri

Cara melakukan metode ini adalah dengan membiarkan tangisan bayi dengan cara tidak mereponsnya sama sekali.

Mungkin akan terlihat kejam, tak mengherankan jika metode pelatihan tidur ini memang yang paling kontroversial. Beberapa ahli pun  ada yang berbeda pendapat tentang metode ini.

Walau demikian, jika melakukan metode ini, Parents perlu menyesuaikan dengan perkembangan bayi. Jangan lakukan pada anak yang terlalu kecil.

Tal bisa dipungkiri, metode ini bisa memberikan keraguan. Umumnya para orangtua akan merasa khawatir akan tangisan bayi yang terjadi di malam hari.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Namun, McGinn mengatakan bahwa tangisan tersebut hanya terjadi saat awal orangtua melatih anak untuk tidur sendiri. Seiring berjalannya waktu, tangisan tersebut juga akan berkurang.

3. Menemani anak di samping tempat tidurnya hingga terlelap

melatih anak tidur sendiri

Metode pelatihan tidur ini dilakukan dengan cara orangtua menemani anak di kamar tidurnya hingga akhirnya anak tertidur, kemudian meninggalkannya. Setiap kali anak bangun, orangtua perlu kembali menemani anak, dan meninggalkan anak saat ia kembali tertidur.

“Sisi positif dari metode ini adalah ibu atau ayah ada di samping anak menemani anak hingga ia tertidur. Tapi, masalahnya yaitu kemungkinan masih ada rasa takut pada anak ketika mereka ditinggal, dan sangat sulit untuk anak bisa konsisten tidur sendiri jika menggunakan metode ini,” kata McGinn.

4. Menggendong anak dan menenangkannya agar tertidur

melatih anak tidur sendiri

 

Apabila anak sulit untuk tidur sendiri, Parents bisa menggendong anak sembari menenangkannya agar mereka mengantuk. Setelah itu, baringkan mereka di tempat tidur.

Inilah 4 metode untuk melatih anak tidur sendiri yang dapat Parents coba. Semoga bermanfaat, ya!

Referensi : Today’s Parent

 

Baca juga :

Banyak Manfaat, Ini Cara Melatih Bayi Tidur Sendiri

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 4 Metode melatih anak tidur sendiri, Parents wajib coba!
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti