TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur di Kamarnya Sendiri?

Bacaan 4 menit
Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur di Kamarnya Sendiri?

Jangan biarkan si kecil terbiasa tidur bersama Anda, karena akan membuatnya tidak mandiri. Berikut 8 tips mudah agar si kecil tidur di kamarnya sendiri.

Terkadang membuat agar anak tidur di kamarnya sendiri menjadi masalah tersendiri bagi Parents. Mungkin hal ini dikarenakan si kecil sudah terbiasa berada di tempat tidur Anda.

Namun jika membiarkan anak masih tidur bersama Anda hingga ia berumur 8 tahun, sepertinya akan menjadi suatu masalah. Mengapa? Karena ini akan membuat dirinya tidak merasa mandiri.

Maka, ada baiknya Anda mulai mengajarkannya untuk tidur di kasurnya sendiri jika ia telah menginjak usia sekolah. Dilansir dari The Huffington Post, berikut adalah 8 alasan untuk meyakinkan anak agar tidur di kamarnya sendiri:

  1. Si kecil perlu dilatih untuk menenangkan dirinya sendiri pada malam hari. Jika Anda terus berada di sisinya, ia tidak pernah akan mengetahui bagaimana caranya.
  2. Buah hati Anda juga perlu mengerti bahwa Parents memiliki privasinya sendiri di dalam kamar.
  3. Percayalah, si kecil akan merasa bangga jika ia telah terbiasa mengurus dirinya sendiri dimulai dari hal-hal kecil yang bersifat pribadi, seperti mengganti baju atau mengatur waktu tidur dengan usahanya sendiri.
  4. Ia akan mulai berani untuk keluar rumah sendiri dengan alasan menginap di rumah temannya pada umur 8 tahun. Jika ia masih terbiasa tidur dengan Anda, maka hubungan pertemanannya pada saat menginap tersebut akan terbatasi.
  5. Parents yang sibuk bekerja dari pagi hingga malam pastinya akan merasa rindu dengan si buah hati. Namun jangan jadikan tidur bersama ini sebagai solusi dari kerinduan Anda. Carilah kegiatan lain yang dapat meningkatkan hubungan Anda dengan si kecil.
  6. Sebagian besar anak kecil cenderung takut akan kegelapan, hantu di bawah tempat tidur, hingga sosok seorang penculik. Sikap ini terbilang normal saat ia berada di tempat tidur miliknya sendiri. Namun seiring berjalannya waktu, si kecil secara perlahan akan mampu mengendalikan rasa takutnya dan menjadi lebih pemberani di kamarnya sendiri.
  7. Anak akan merasa tertantang untuk tidur di kamarnya sendiri jika teman-teman sebayanya mampu melakukan hal yang sama. Jika ia masih tidur bersama Anda, maka akan timbul rasa malu dari dalam dirinya dan bisa saja ia menjadikannya sebagai sebuah rahasia.
  8. Saat si kecil memanggil Anda di kala ia tiba-tiba terbangun di malam hari (yang biasanya dikarenakan mimpi buruk), cobalah Anda belajar untuk menunggu sesaat, dan tidak langsung menuju kamarnya. Dengan sikap Anda yang menunggu sesaat dan si kecil berani untuk tidur kembali, akan mulai terbangun sebuah sistem kepercayaan diri dalam diri anak.

Dari sejumlah tips di atas agar si kecil tidur di kamarnya sendiri, apakah ada tips yang telah Parents coba lakukan terhadap si kecil?

 

Baca juga:

3 Masalah tidur pada balita, bagaimana cara tepat mengatasinya?

Orang tua mungkin telah terbiasa tidur bersama sang buah hati, sejak mereka masih berusaha di bawah tiga tahun. Hal tersebut yang membuat para orang tua sulit melepaskan si kecil tidur di kamarnya sendiri. Akan tetapi, tahukah bahwa jangan membiarkannya tidur bersama Anda hingga usia 8 tahun? Banyak alasan yang melatarbelakangi seharusnya anak tidur sendiri, salah satunya melatihnya mandiri. Yuk simak cara cara meyakinkan si kecil untuk tidur di kamarnya!

Alasan Untuk Meyakinkan si Kecil

1. Belajar Menenangkan Diri Sendiri

Sering kali si kecil takut tidur di kamarnya saat malam. Jelaskan bahwa ia harus mencobanya untuk melatih menenangkan diri sendiri di malam hari.

mau tau Anak Tidur Sendiri ini

2. Mengerti Privasi

Jelaskan pada si kecil bahwa orang tuanya memiliki privasi dan si kecil juga dapat membangun privasinya.

3. Membuat Si Kecil Bangga pada Dirinya

Belajar mengatur diri sendiri dari hal hal kecil adalah hal yang membanggakan. Itulah yang akan dirasakannya kelak.

4. Mulai Menginap Di luar

Dengan membiasakannya tidur sendiri, ia akan berani menginap di luar rumah. Jika tidak ia akan tidak akan pernah berani.

mau tau anak tidur sendiri itu

5. Carilah Solusi untuk Menyalurkan Rindu

Rindu kepada si kecil adalah hal yang wajar, tetapi jangan jadikan tidur bersamanya sebagai solusi.

6. Mampu Mengendalikan Rasa Takut

Tidur di kamar sendiri kerap menimbulkan rasa takut, tetapi dengan begitu ia akan belajar untuk mengendalikan rasa takutnya.

7. Malu di Hadapan Temannya

Jika ketahuan masih tidur dengan orang tua, ia akan merasa malu. Itulah yang dapat memacunya untuk tidur sendirian.

ini anak tidur sendiri Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur Sendiri

8. Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Saat anak tidur sendiri dan mimpi buruk, jangan langsung pergi ke kamarnya. Tunggulah beberapa saat, hingga ia dapat menumbuhkan kepercayaan dalam diri hingga dapat tidur lagi.

Melatih si kecil untuk berani tidur di kamarnya sendiri adalah hal yang sulit bagi sebagian orang tua. Banyak alasan yang melatarbelakanginya, salah satunya rindu dan tidak ingin berpisah dengan buah hati. Akan tetapi, dengan melatih si kecil tidur seorang diri, Anda menumbuhkan rasa percaya diri dan berani dalam diri anak Anda. Hal tersebut sangat baik untuk proses tumbuh kembangnya. Sudahkah Anda melatih si kecil tidur di kamarnya sendiri?

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ardi

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur di Kamarnya Sendiri?
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti