TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Terjadi lagi, bayi sungsang lahir dengan leher putus dan kepala tertinggal di rahim

Bacaan 4 menit
Terjadi lagi, bayi sungsang lahir dengan leher putus dan kepala tertinggal di rahim

Hingga saat ini sang ibu masih dalam kondisi kritis. Seperti apa kronologi kejadian mengenaskan ini?

Seorang perawat laki-laki diduga telah melakukan kelalaian saat membantu proses melahirkan bayi sungsang secara normal.  Perawat tersebut menarik bayi terlalu keras saat proses persalinan hingga berujung pada tragedi mengenaskan.

Belum lama ini sebuah peristiwa memilukan baru saja terjadi. Kejadian ini disebabkan terjadinya komplikasi bayi yang lahir dalam posisi sungsang. Karena proses persalinan dilakukan tidak semestinya, kepala bayi tersebut terputus saat dilahirkan. Sementara, sang ibu dilaporkan masih berjuang untuk bertahan hidup.

Insiden melahirkan bayi sungsang secara normal yang berujung maut ini terjadi di India pada 6 Januari 2019, di negara bagian Rajasthan.

Melahirkan bayi sungsang secara normal

Rupanya kesalahan ini dimulai saat seorang perawat lelaki di sebuah klinik kesehatan melakukan proses persalinan normal pada kondisi bayi sungsang. Perawat ini diduga telah menarik kaki bayi terlalu keras selama persalinan yang berujung pada  tragedi itu.

Setelah kejadian itu, dia dan rekannya terlihat membawa tubuh bayi itu ke kamar mayat, dan meminta keluarga pasien untuk memindahkan ibu ke rumah sakit lain. Ia pun mengatakan bahwa sang ibu mengalami masalah sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut dan intensif.

Karena mencurigakan, staf ini akhirnya dianggap menyembunyikan kebenaran dari pihak keluarga.

Sang ibu langsung dibawa ke rumah sakit yang lebih besar dengan peralatan medis lelebih lengkap. Dokter yang memberikan pertolongan segera melakukan tindakan operasi.

Semula dokter berpikir bahwa operasi ditujukan untuk mengambil plasenta yang tertinggal. Namun mereka justru menemukan kepala janin masih di dalam rahim.

Mereka segera memberi tahu keluarga tentang penemuan mengejutkan tersebut.

Sang ibu, yang diidentifikasi bernama Dikhsha Kanwar, dilaporkan masih dalam keadaan kritis.

Polisi telah mengajukan kasus dan melakukan penyelidikan pada perawat karena menyebabkan kematian bayi karena kelalaiannya.

Tragedi serupa juga pernah terjadi di Inggris pada bulan Maret 2014 silam. Ketika ada bayi sungsang mengalami putus kepala di dalam rahim ibu selama persalinan. Ginekolog telah memutuskan untuk melakukan persalinan normal meskipun janin dalam posisi sungsang, yang mengarah pada konsekuensi bencana.

Terjadi lagi, bayi sungsang lahir dengan leher putus dan kepala tertinggal di rahim

Melahirkan bayi sungsang secara normal, ada risikonya dan bisa terjadi komplikasi

Sebagian besar bayi akan pindah ke posisi melahirkan beberapa minggu sebelum tiba waktu proses persalinan. Dengan posisi kepala yang mengarah atau  bergerak lebih dekat ke jalan lahir.

Ketika hal ini gagal terjadi, bokong atau kaki bayi akan diposisikan untuk dilahirkan terlebih dahulu. Ini disebut sebagai “presentasi sungsang”.

Faktanya, sekitar 3-4% wanita hamil aterm (prematur) (37-40 minggu hamil) memiliki bayi sungsang.

Komplikasi melahirkan bayi sungsang secara normal

Ini adalah beberapa alasan mengapa bayi mungkin memposisikan dirinya dalam posisi sungsang di dalam rahim:

  • Sang ibu telah mengalami kehamilan ganda
  • Ada riwayat persalinan prematur
  • Sang ibu mengandung bayi kembar 
  • Ketika rahim memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketuban
  • Ketika ada rahim berbentuk abnormal atau rahim dengan pertumbuhan abnormal, seperti fibroid
  • Sang ibu menderita plasenta previa

Apa sajakah komplikasi melahirkan bayi sungsang secara normal?

Pada kelahiran normal, umumnya bayi akan berbalik dan berbaring dengan kepala menghadap ke bawah di panggul sebelum melahirkan. Karena kepala adalah bagian terbesar dari bayi, ketika bayi sudah dalam posisi normal seperti ini maka bahu dan tubuh cenderung akan keluar dengan mudah.

Sedangkan jika janin masih dalam posisi sungsang, maka proses melahirkan memang akan didahului dengan posisi bayi akan keluar dengan kaki atau pantat terlebih dahulu. Artinya, risiko anak dengan posisi sungsang akan lebih tinggi di mana bayi bisa tersangkut di jalan lahir.

Masalah potensial lainnya adalah prolaps tali pusat. Dalam situasi ini, tali pusar terjepit saat bayi bergerak menuju jalan lahir, sehingga memperlambat pasokan oksigen dan darah bayi.

Oleh karena itu sangat penting saat melahirkan normal, dilakukan pemantauan janin dan detak jantung bayi selama proses persalinan.

Jika dirasa berisiko, tentu saja persalinan caesar akan direkomendasikan. Baik pasien atau keluarga terdekat akan diberitahukan jika ada tanda-tanda menunjukkan bahwa adanya kesulitan pada proses melahirkan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2000 menunjukkan bahwa rencana C-section menunjukkan hasil yang lebih aman untuk bayi sungsang bila dibandingkan dengan kelahiran secara normal lewat vagina.

Menurut The British Journal of Obstetrics and Gynecology, meskipun tenaga medih terlatih dapat melahirkan bayi sungsang secara normal, bedah caesar masih merupakan keputusan teraman. Tentunya demi menyelamatkan bayi dan sang ibu. 

 

Disadur dari artikel Jaya, theAsianparent Singapura

Baca juga: 

Apakah bayi sungsang harus dilahirkan secara caesar? Ini jawaban dokter kandungan

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Terjadi lagi, bayi sungsang lahir dengan leher putus dan kepala tertinggal di rahim
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti