Sarapan favorit anak ini diduga mengandung pestisida, peneliti peringatkan risiko kanker

lead image

Apa jadinya jika sarapan yang kita makan diduga mengandung bahan pemicu kanker?

Banyak ahli yang mengingatkan tentang pentingnya sarapan. Sarapan membantu menyehatkan tubuh, yang dipercaya memberi energi untuk menghadapi hari, karena itu sangat penting bagi anak-anak dan orang dewasa. Namun, bagaimana jika makanan yang kerap menjadi menu sarapan, seperti sereal sarapan instan disebut sebagai makanan pemicu kanker?

Benarkah sereal sarapan termasuk makanan pemicu kanker?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/sereal isi.jpg Sarapan favorit anak ini diduga mengandung pestisida, peneliti peringatkan risiko kanker

Sebuah studi yang dilakukan oleh Environmental Working Group (EWG) di Amerika Serikat baru-baru ini mengamati tingkat glifosat dalam 61 produk sereal sarapan yang terbuat dari gandum, termasuk granola dan granola batangan (granola bar).

Glifosat adalah bahan kimia yang biasanya digunakan untuk membunuh gulma dan hama. Zat ini sebagai pestisida yang membunuh gulma, yang disebut Roundup di Amerika Serikat.

Menurut World Health Organisation (WHO), kandungan glifosat dicurigai sebagai makanan pemicu kanker pada manusia. Menanggapi hal ini, Environmental Protection Agency di Amerika Serikat telah menentukan  batas takaran baru untuk kandungan bahan kimia yang diduga beracun ini, di dalam bahan pangan.

Sayangnya, penggunaan Roundup merupakan hal yang umum bagi petani di Amerika Serikat untuk mempertahankan kesegaran bahan pangan. Diperkirakan setiap tahunnya, hampir 100.000 ton Roundup disemprotkan pada tanaman yang ada di Amerika Serikat.

Environmental Working Group (EWG) menduga, ada beberapa makanan yang diperkirakan mengandung glifosat. Mereka menjabarkannya sebagai berikut:

  • Sebanyak 43 dari 45 produk makanan dari AS yang dibuat menggunakan gandum yang terpapar glifosat.
  • Sebanyak 31 dari 43 produk memiliki tingkat jenis pestisida yang jauh lebih tinggi dari batas yang direkomendasikan oleh EPA.
  • Dikhawatirkan, sebanyak 5 produk organik juga memiliki kandungan glifosat.
Artikel terkait: 10 Makanan Penyebab Kanker Yang Perlu Anda Waspadai

Sekitar minggu lalu, Monsanto, perusahaan yang memproduksi Roundup, sempat menderita kerugian besar. Seorang pria yang mengatakan bahwa kanker yang ia derita berasal dari paparan Roundup telah menggugat mereka, dan membawanya ke jalur hukum.

Namun, kasus tersebut ternyata hanya salah satu dari beberapa kasus yang masih berlangsung di pengadilan.

Batas aman kadar glifosat pada makanan

Lembaga Environmental Working Group menganggap produk yang memiliki 160 ppb (part per billion) glifosat termasuk aman dikonsumsi anak-anak. Namun, banyak produk yang ternyata memiliki kadar jauh di atas tingkat glifosat yang direkomendasikan ini.

Salah satu brand produk sereal sarapan terkemuka yang pernah diduga memiliki kandungan berbahaya sebagai makanan pemicu kanker adalah Quaker Old Fashioned Oats, yang disebut memiliki rata-rata 900-1000 ppb kadar  glifosat. Selain itu, Quaker Dinosaur Eggs dan Brown Sugar Instant Oatmeal, menempati posisi kedua dengan rata-rata 700 ppb kandungan glifosat.

 

Paparan bahan kimia pada makanan memang kurang baik bagi kesehatan. Untuk mengurangi risikonya, batasi makanan instan untuk si kecil. Sisipkan banyak asupan sayur dan buah pada  menu harian si kecil. Hal lain yang juga tak kalah penting adalah perhatikan kandungan makanan dengan membaca label yang ada di dalam kemasan ya, Bun!

 

 

Dilansir dari artikel Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura
Baca juga: 

Mitos-fakta 8 hal penyebab kanker, Parents harus tahu kebenarannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.