TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Makan Telur Mentah saat Hamil, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?

Bacaan 5 menit
Makan Telur Mentah saat Hamil, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?

Makan telur mentah saat hamil sering kali dilarang karena dapat membahayakan ibu dan janin dalam kandungan.

Ngidam sepertinya menjadi salah satu tanda seorang perempuan sedang hamil. Meski begitu, ibu hamil acap kali dilarang mengonsumsi makanan tertentu, misalnya makanan mentah seperti ikan, telur, atau daging. Bukan tanpa sebab, makan telur mentah saat hamil dinilai dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Benarkah demikian?

Klik image di bawah ini untuk baca lebih lanjut

Apakah Aman Mengonsumsi Telur Mentah Saat Hamil? 

makan telur mentah saat hamil

Dikutip dari laman Baby Center, telur mentah atau telur setengah matang dapat membawa organisme penyebab penyakit. Misalnya bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Ibu hamil sangat rentan terhadap penyakit bawaan makanan, karena masa kehamilan untuk sementara waktu dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Artikel Terkait: 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

Perlu diketahui, paparan bakteri Salmonella saat hamil dapat menyebabkan risiko dehidrasi. Jika tidak ditangani dengan baik, dehidrasi tersebut dapat menyebabkan kelahiran prematur, cairan ketuban rendah, dan cacat lahir. Selain itu dalam beberapa kasus, ketika ibu hamil menjadi sangat sakit dan infeksi masuk ke aliran darah, hal itu dapat menyebabkan sepsis atau infeksi darah yang mengancam jiwa. Ada laporan kasus kelahiran prematur dan keguguran akibat penyakit tersebut.

Dalam kebanyakan kasus, bakteri Salmonella memiliki sedikit atau tidak berdampak pada janin dalam kandungan. Bayi Anda sangat terlindungi dari penyakit di perut, bahkan jika Anda merasa tidak enak badan. Sangat jarang, salmonella dapat melewati plasenta dan menginfeksi janin. 

Akan tetapi, kemungkinan besar terjadi jika ibu masih sakit dengan infeksi saat melahirkan. Jika bayi terpapar selama persalinan, maka si kecil dapat tertular infeksi. Bayi yang terpapar Salmonella saat lahir membutuhkan perawatan segera karena sistem kekebalan mereka yang rentan.

Gejala paparan Salmonella akibat makan telur mentah saat hamil, termasuk:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Demam dan kedinginan
  • Mual dan muntah
  • Dehidrasi
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Darah dalam tinja.

Makan Telur Mentah saat Hamil, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?

“Sementara bukti terbaru dari Komite Penasihat Keamanan Mikrobiologi Makanan mengatakan bahwa risikonya sangat berkurang. Badan Standar Makanan (FSA) terus merekomendasikan bahwa kelompok rentan termasuk ibu hamil tidak makan telur mentah atau setengah matang, atau telur apa pun yang tidak dimasak atau hanya dimasak sebentar dan mengandung telur mentah,” kata Louise Silverton, Direktur Kebidanan di Royal College of Midwives. 

Dengan kata lain, beberapa ibu hamil dari berbagai belahan dunia harus memerhatikan bahwa makan telur mentah saat hamil sangat tidak direkomendasikan. Mengingat adanya dampak mengonsumsi telur mentah dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Artikel Terkait: 5 Manfaat mengonsumsi telur bebek saat hamil, cek di sini!

Tips Mengonsumsi Telur saat hamil 

Ada beberapa catatan penting bagi ibu hamil, seperti harus menghindari:

  • Hidangan yang mengandung telur mentah atau setengah matang, seperti saus (mayones, saus hollandaise, saus aioli, saus béarnaise, dan saus salad Caesar), es krim, whip cream, meringue, tiramisu, adonan mentah atau adonan kue, eggnog dan minuman lain yang mengandung telur yang belum matang sempurna. Kecuali telur tersebut dipasteurisasi.
  • Semua hidangan dengan telur mentah atau setengah matang disajikan di restoran, karena sulit untuk memverifikasi apakah telur yang dipasteurisasi digunakan saat Anda makan di luar.
  • Makanan yang dibuat dengan telur, seperti salad telur, kecuali Anda yakin bahwa makanan tersebut telah disiapkan dengan aman (dimasak dengan matang, misalnya) dan telah disimpan selama kurang dari dua jam (atau satu jam pada waktu yang sangat lama). 

Sebagai gantinya, paling aman untuk membuat makanan ini di rumah, jadi ibu hamil tahu telurnya dimasak dan ditangani dengan mengikuti langkah-langkah keamanan makanan yang tepat. Departemen Pertanian AS atau US Department of Agriculture (USDA) merekomendasikan agar ibu hamil hanya makan produk telur yang dimasak.

Artikel Terkait: Bolehkah Ibu Hamil Makan Salmon Mentai? Ini Penjelasannya

Pasteurisasi dan memasak menghancurkan bakteri Salmonella. Untuk alasan ini, penting untuk hanya makan telur yang dimasak dengan matang atau dipasteurisasi selama kehamilan untuk memastikan bakteri telah terbunuh.

Makan Telur Mentah saat Hamil, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?

Untuk memastikan telur aman untuk dimakan ibu hamil, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan, yaitu:

  • Hindari membeli telur yang cangkangnya retak dan kotor.
  • Cuci telur sampai bersih dan keringkan cangkangnya.
  • Simpan telur dalam lemari es pada tempat yang terpisah dengan makanan lain.
  • Pastikan telur dimasak sampai kuning dan putih benar-benar matang. Biasanya, berarti Parents harus merebus telur setidaknya selama 12 menit.
  • Simpan di lemari es (dalam cangkang atau kupas) pada suhu 4 derajat Celcius, dan gunakan dalam waktu seminggu setelah dimasak.
  • Jangan biarkan telur rebus lebih dari 2 jam (1 jam jika cuaca hangat).
  • Panaskan kembali telur rebus yang disimpan di lemari es hingga 75 derajat Celcius sebelum dimakan.

Yang perlu dicatat, makan telur mentah saat hamil berisiko mengalami keracunan makanan. Untuk itu, selalu jaga kebersihan dan pastikan beberapa catatan penting tersebut selalu dilakukan selama masa kehamilan. Tidak hanya berlaku untuk telur saja, melainkan untuk makanan protein hewani lainnya, seperti daging, unggas, dan ikan. 

Semoga informasi tersebut bermanfaat ya, Bunda!

***

Eating eggs while pregnant
www.babycenter.com/pregnancy/diet-and-fitness/is-it-safe-to-eat-eggs-when-im-pregnant_10415304

Salmonella During Pregnancy
www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/salmonella-during-pregnancy

Raw eggs ‘safe for pregnant women’
www.bbc.com/news/health-3688828

Raw eggs are ‘safe to eat in pregnancy’
www.tommys.org/pregnancy-information/blogs-and-stories/im-pregnant/pregnancy-news-and-blogs/raw-eggs-are-safe-eat-pregnancy

 

Baca Juga:

Bolehkah ibu hamil makan telur asin? Ini penjelasannya

Amankah ibu hamil konsumsi telur puyuh? Simak penjelasannya di sini!

Dapat Berbahaya Jika Dikonsumsi, Inilah Ciri-ciri Telur Infertil yang Beredar di Masyarakat!

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Nikita Ferdiaz

Diedit oleh:

Aulia Trisna

Diulas oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Makan Telur Mentah saat Hamil, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti