TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan Sampaikan 5 Perkataan Ini kepada Bumil Terlambat Melahirkan atau Lewat HPL

Bacaan 6 menit
Jangan Sampaikan 5 Perkataan Ini kepada Bumil Terlambat Melahirkan atau Lewat HPL

Agar bumil tak semakin terpuruk karena sudah lewat HPL, jangan katakan kalimat ini kepada mereka!

Rasa antusias menyambut si kecil semakin melonjak ketika ibu hamil menginjak usia kandungan trimester tiga. Hari demi hari dijalani dengan penuh semangat hingga akhirnya HPL datang. Sayangnya, meski sudah memasuki HPL, ternyata sang buah hati belum ada tanda-tanda akan lahir ke dunia. Kondisi sudah lewat HPL ini bisa membuat ibu hamil semakin cemas.

Sampai saat ini belum ada penyebab pasti bayi belum lahir meski sudah lewat HPL. Namun, ada beberapa kemungkinan kondisi yang bisa membuat HPL seorang ibu hamil mundur, di antaranya yaitu:

  • Hamil bayi laki-laki
  • Merupakan kehamilan pertama
  • Ibu hamil mengalami obesitas
  • Ada anggota keluarga yang pernah melahirkan bayi postmatur atau suda lewat HPL
  • Punya riwayat melahirkan postmatur sebelumnya

Hamil sudah melewati HPL ini bisa menjadi kondisi menantang untuk sebagian bumil. Jika ada kerabat Parents yang sedang dalam kondisi seperti ini, janganlah membuat mereka semakin terpuruk. Contohnya, dengan perkataan yang Anda lontarkan kepadanya.

Artikel terkait: 6 Fakta Unik Cryptic Pregnancy atau Kehamilan yang Tidak Disadari, Apa Saja?

Faktanya, melansir dari laman Today’s Parents, ada beberapa perkataan dianggap tidak membantu bahkan menyinggung ibu hamil yang berada dalam kondisi ini. Terlebih jika ini adalah kehamilan pertamanya. 

Parents, inilah contoh perkataan yang sebaiknya jangan diucapkan kepada ibu hamil yang belum juga melahirkan meski sudah melewati hari perkiraan lahirnya.

Jangan Ucapkan Kalimat Ini kepada Bumil yang Sudah Lewat HPL!

1. Bertanya “Kenapa, kok, Belum Melahirkan?”

lewat hpl

Basa-basi bertanya mengapa ia belum melahirkan rasanya tidak perlu lagi dilakukan oleh Anda. Pertanyaan seperti ini justru bisa membuat ibu hamil bersedih dan cemas akan kondisinya dan sang janin dalam kandungan. 

Tak ada ibu yang menginginkan kondisi seperti ini, Parents. Sejak awal kehamilan, tentu saja ia berharap bisa segera menggendong buah hatinya dan bisa melahirkan sesuai HPL. Coba, deh, kalau sekarang di balik jadi Bunda yang berada dalam kondisi seperti itu dan ditodong pertanyaan yang sama, bagaimana rasanya? Pasti ada sedihnya juga, kan.

Daripada basa-basi bertanya alasan kenapa belum juga melahirkan, ada baiknya Anda merencanakan aktivitas yang membuat mereka merasa lebih rileks. Atau mentraktirnya makan siang di resto favorit.

2. Menyarankan Berbagai Upaya agar Cepat Melahirkan

lewat hpl

“Bun, cobain ini, deh, supaya bisa cepat melahirkan” atau “Bunda sudah coba teknik ini belum? Ini bisa bikin Bunda cepat melahirkan, lo!” Pernyataan seperti itu agaknya kurang tepat untuk disampaikan kepada ibu hamil yang sudah lewat HPL.

Memang tujuan awal Anda adalah memberikan saran untuknya, tetapi hal itu justru bisa membuat ibu hamil lebih tertekan bahkan menyesal karena kenapa ia tidak tahu lebih cepat tentang saran itu. Sehingga kalau tahu lebih dulu, pasti kini ia sudah bisa menggendong buah hatinya.

Lagi pula, apabila dokter mengatakan kondisi si ibu hamil itu masih aman, meski sudah melewati HPL, sebaiknya Bunda tak perlu menggurui, apalagi dengan memberikan saran yang belum tentu aman secara medis.

Daripada memberikan berbagai saran yang bisa membuat ibu hamil kebingungan, lebih baik langsung saja mengajaknya untuk jalan santai di pagi atau sore hari. Salah satu manfaat jalan kaki untuk ibu hamil yaitu bisa membuatnya merasa lebih nyaman dan senang karena efek pengeluaran dopamin atau hormon pengendali emosi.

Artikel terkait: Benarkah Keputihan di Usia Kehamilan Tua Menjadi Tanda Persalinan? Simak 8 Fakta Berikut Ini!

3. Mengatakan “Mumpung Bayi Belum Lahir, Nikmatin Dulu Waktu Tidurnya”

lewat hpl

Kalimat seperti itu seakan ibu hamil sangat beruntung karena waktu tidurnya belum terganggu lantaran belum memiliki bayi. Padahal kenyataannya, sejak hamil pun waktu tidur ibu sudah cukup terganggu. Mulai dari harus bolak-balik toilet karena ingin buair air kecil pada malam hari, kondisi tubuh yang dirasa serba salah saat dalam posisi tidur, dan lain sebagainya. 

Sebaiknya Parents, coba dengarkan keluh kesah mereka, kekhawatiran mereka akan kondisinya ini. Berikan semangat dan mengakui kalau kondisi yang sedang dihadapinya itu memang tidak mudah dan menantang. 

4. Membandingkan dengan Ibu Lain yang Juga Mengalami Hamil Lewat HPL

Jangan Sampaikan 5 Perkataan Ini kepada Bumil Terlambat Melahirkan atau Lewat HPL

Jangan katakan, “Ibu itu lewat HPL lebih lama, lo, Bun!” Jangan jadikan kondisi ini layaknya sebuah kompetisi bagi ibu yang mengalaminya. Perkataan seperti itu pun seolah kondisi yang dialami kerabat Anda lebih mending daripada orang lain. Padahal, Parents tidak tahu kondisi pastinya seperti apa, kan?

Hilary, seorang ibu yang mengalami kondisi ini, pernah berkata: “Mendengar bahwa seseorang mengalaminya lebih buruk daripada yang saya alami justru tidak membantu saya yang sedang bersabar menunggu untuk kelahiran buah hati.”

Daripada membandingkan kondisinya dengan ibu hamil lain, lebih baik berikan afirmasi positif untuknya seperti, “Tenang, Bun, anggap saja setiap hari menjadi satu hari lebih dekat untuk bertemu bayi Anda.”

“Saya mengakui bahwa bayi saya lahir di waktu yang tepat dan setiap hari membuat saya semakin dekat untuk bertemu dengannya. Daripada membandingkan waktu dengan HPL saya, ada baiknya memikirkan hari-hari yang berlalu saat saya semakin dekat dengan kedatangan bayi saya,” kata Hilary.

5. “Jangan Mau Diinduksi!”

Jangan Sampaikan 5 Perkataan Ini kepada Bumil Terlambat Melahirkan atau Lewat HPL

“Berkali-kali, orang-orang memberi tahu saya betapa buruknya jika saya harus diinduksi. Dari mengingatkan saya bahwa persalinan akan sangat intens sehingga saya tidak akan bisa mengatur napas, hingga efek buruk yang dapat ditimbulkan oleh induksi kepada bayi. Saya mendengar semuanya kala itu,” curhat Hilary.

“Dengan setiap hari yang berlalu, saya merasa lebih panik karena nasib saya sedang diputuskan untuk saya dan komentar orang-orang tentang bagaimana saya harus menghindari induksi sangat jauh dari membantu,” sambungnya.

Artikel terkait: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasi Perut Kembung saat Trimester Akhir Kehamilan

Padahal, dari pengalaman Hilary, beberapa temannya yang diinduksi justru mengaku hal itu memberikan manfaat.

Cerita mitra kami
Biar Tidak Mubazir, Ini Tips Membeli Perlengkapan Bayi Baru Lahir
Biar Tidak Mubazir, Ini Tips Membeli Perlengkapan Bayi Baru Lahir
4 Daftar Perlengkapan yang Perlu Dimiliki Bumil di Trimester 3 Kehamilan, Cek!!
4 Daftar Perlengkapan yang Perlu Dimiliki Bumil di Trimester 3 Kehamilan, Cek!!
5 Cara Pintar Belanja Keperluan Bayi Agar Keuangan Tetap Aman
5 Cara Pintar Belanja Keperluan Bayi Agar Keuangan Tetap Aman

“Beberapa teman saya menjalani induksi dan tetap menemukan pengalaman itu memberdayakan dan positif. Mendengar cerita-cerita itu membuatku merasa jauh lebih baik. Ketika saya harus membuat keputusan tentang berbagai tingkat induksi, saya menemukan saran dan dorongan dari sesama ibu yang berarti.

Secara pribadi, saya akhirnya mengikuti saran terbaik dokter saya untuk setiap langkah. Dan itu membuat saya mengetahui lebih banyak cerita ibu yang diinduksi yang tidak berakhir dengan pengalaman melahirkan yang traumatis,” ungkap Hilary. 

Ketika ada teman atau keluarga yang sedang dalam kondisi lewat HPL, Parents perlu memikirkan setiap ucapan, pertanyaan, dan saran yang akan diberikan untuknya. Lebih baik, tanyakan kepada mereka tentang apa yang sedang dibutuhkan dan bagaimana Parents bisa mendukungnya. Yang terpenting, jangan berasumsi Anda memiliki semua jawaban atau tahu apa yang mereka butuhkan. 

Baca juga:

11 Penyebab Kontraksi Palsu di Trimester Akhir Kehamilan

7 Kesalahan yang Sering Ibu Hamil Lakukan saat Trimester Ketiga, Bunda Termasukkah?

Mengenal Mucus Plug, Sumbat Lendir yang Berperan Penting bagi Bumil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Trimester Ketiga
  • /
  • Jangan Sampaikan 5 Perkataan Ini kepada Bumil Terlambat Melahirkan atau Lewat HPL
Bagikan:
  • Rata-Rata Ibu Hamil Melahirkan pada Usia Kehamilan Berapa Minggu? Ini Penjelasannya

    Rata-Rata Ibu Hamil Melahirkan pada Usia Kehamilan Berapa Minggu? Ini Penjelasannya

  • Bacaan Doa 7 Bulan Kehamilan yang Bisa Parents Panjatkan

    Bacaan Doa 7 Bulan Kehamilan yang Bisa Parents Panjatkan

  • 9 Penyebab Air Ketuban Sedikit, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

    9 Penyebab Air Ketuban Sedikit, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

  • Rata-Rata Ibu Hamil Melahirkan pada Usia Kehamilan Berapa Minggu? Ini Penjelasannya

    Rata-Rata Ibu Hamil Melahirkan pada Usia Kehamilan Berapa Minggu? Ini Penjelasannya

  • Bacaan Doa 7 Bulan Kehamilan yang Bisa Parents Panjatkan

    Bacaan Doa 7 Bulan Kehamilan yang Bisa Parents Panjatkan

  • 9 Penyebab Air Ketuban Sedikit, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

    9 Penyebab Air Ketuban Sedikit, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti